Mindset yang Benar tentang Bisnis Online dari Rico Huang

No Selling = Dying

Jualan ya jualan aja... jangan gengsi !

Pernah denger kata - kata ini?
Atau pernah berucap seperti ini?

Perkataan ini sering banget saya denger dan bagi saya ga heran kalau orang jualan.. yang saya heran. Kenapa masih ada orang yang suka nyinyir kalo orang lagi jualan, padahal setiap hari di TV, radio, buka facebook semua penuh dengan iklan.. sehatkah Anda?

Jangan sampe berhenti jualan hanya karena omongan orang...

Karena mereka ga ngasih makan Anda, mereka cuma penonton, bukan pemain.

Jadi buat teman - teman grup BAM yang masih aja takut untuk jualan, harus inget ini :

Esensi jualan itu untuk membantu orang, dan bantuan kita dibayar dengan uang, simple itu aja.

Kalau emang ada orang yang ga mau dibantu ya udah biarin aja, mungkin dia punya cara lain untuk membantu dirinya sendiri hehe

Yang keterlaluan itu kalau barang murah, belinya dipasar, apalagi barang murahnya temen sendiri pake ditawar lagi..

Wong temen lagi bantu kita, tapi kita malah ga menghargai bantuan mereka

Bayangin kalau Anda diposisi dia gimana? Kecuali barang mahal ya gapapa deh sesekali.

Dan juga jangan maksa orang untuk beli kalau orang itu ga mau, kayak suka numpang promosi di grup tanpa etika juga ga boleh

Sahabat saya Dewa Eka Prayoga juga bilang

No Selling = Dying

Semua orang itu jualan, mau hardselling kek, mau softselling kek. Boleh - boleh aja

Urusan teknik bebas mau pakai cara apa, yang jelas jualan - jualan aja ga usah pake gengsi apalagi kalau ada yang bilang " jualan mulu sih "

Apa aja saya jual. Mulai dari casing hp, suplemen, aksesoris hp, alat rumah tangga, buku, suara saya, video saya.
Hehe..

Seperti pendaftaran sekolah bisnis online di pasukanalona.com yang juga sedang dibuka pendaftarannya sampai tanggal 2 Mei 2017

Ga di promosiin gimana - gimana tapi banyak yang ndaftar...

Apa itu jualan? Iya.... jualan, boleh? Boleh banget...

Setiap hari buka facebook itu jualan..
Iklan di tv itu jualan..
Ngobrol ama temen juga kadang - kadang sambil jualan..

Inget, ujung - ujungnya bisnis adalah jualan & manfaat.

Saya juga mau ngasih manfaat, setiap pelatihan jutaan bahkan sampe puluhan juta yang saya ikuti sampe saya ikutin karena pengen belajar dan sah sah saja kalau mentor - mentor saya jualan mah, saya malah seneng dijualin haha.

Intinya buat yang suka nyinyir, kalau mau hidup Anda berubah, perbaiki dulu mindset tentang jualan.

Apalagi kalau yang nyinyir ini utangnya bejibun tapi ga bisa bayar dan waktu mau jualan gengsi tingkat langit, sedangkan yang jualan ini bersih jujur tanpa hutang hutangan.. #Jleb

Buat yang pernah disindir orang soal jualan, santai aja... yang kaya itu kamu, mereka ga ngasih kamu makan.. kalau saya sih sudah biasa haha

Jauhi gengsi, perbanyak manfaat
Karena gengsi ga akan bikin kita kaya, tapi kalau kita kaya kita bergengsi, bisa terus ngasih manfaat.

Share Ya !

PS : foto diambil di kaki gunung alphen di Swiss

PSS : Sekolah Bisnis Online Alona >> www.pasukanalona.com

Membongkar Strategi Penjualan Matahari Dept. Store dari Yeheskiel Zebua

[Strategi Penjualan Matahari Dept. Store]

Oke sebelumnya saya jelaskan terlebih dahulu..
Strategi Matahari ini tidak ada gunanya untuk Anda, jika Anda hanya membacanya saja.. Setelah selesai Anda membaca tulisan saya ini sampai habis, saran saya coba ambil sebuah kertas & pulpen, mulailah memikirkan Sistem Penjualan Seperti apa yang bisa Anda lakukan di bisnis Anda..
.
.
.

Oh iya, satu lagi, setelah itu, jangan lupa dipraktikkan...
Semua yang sudah Anda dengar, semua yang sudah Anda baca, semua seminar yang sudah Anda hadiri, tidak ada gunanya...

.
.

Sampai Anda merenungkan ilmu tersebut & mempraktikkannya..

Sip?
.
.

Oke, sudah siap semua?
Mari kita mulai..
.
.
.

Strategi 1: Pancingan untuk Calon Pelanggan Tertarget

Target Market Terbesar bagi Matahari adalah Seorang Wanita..
Wah tapi kan banyak juga produk-produk Pria.. hehe silahkan baca lagi postingan saya sebelum2nya tentang perbedaan Konsumen & Target Market..
Mayoritas yang datang ke Matahari adalah Mereka yang sudah berkeluarga dan biasanya si pengambil keputusan terbesar dalam membeli sesuatu di keluarga adalah Ibu (yang notabene Wanita) hehe
.
.

Nah, Matahari menemukan ada 1 Hal yang dapat membuat Target Market Hot-nya  “Terpancing” untuk minimal mengunjungi Dept. Store mereka adalah dengan DISKON..
.
.

Oleh sebab itu, Thema2 iklan Matahari Dept. Store di media promosi apapun hampir tidak pernah berubah, selalu tidak jauh-jauh dari DISKON dan Warna Merah.. Betul?
.
.

Strategi 2: Produk Umpan di taruh di depan..

Oke, Anggaplah Anda adalah salah satu dari sekian banyak orang yang melihat iklan mereka, apa yang ada di benak Anda mengenai Matahari?
.
.

Ya, tentu adalah Diskon, betul?
.
.

Jadi, ketika Anda mulai “Terpancing” untuk pergi ke Matahari apa yang akan Anda cari?
.
.

Hehe.. Produk yang ada Diskonnya..
.
.
.
.

Ya, Matahari juga paham alur berpikir Anda, itu sebabnya barang-barang diskonnya terkadang di taruh di depan gerainya dan mereka akan memberikan Angka diskonnya di sebuah Papan Kotak yang Berwarna Merah..
.
.

Sehingga ketika dari jauh-pun, Anda sudah bisa melihat Tanda Warna Merah dan Persentase Diskon yang Menggiurkan hehe
.
.

Tidak sampai disitu, ketika Anda sudah mencoba masuk ke dalam pun, di area tempat pembeli jalan, ditengahnya sudah tersedia  produk-produk diskon lainnya yang sudah rapi tersusun (dan biasanya susunannya hancur kembali oleh ibu-ibu yang sedang lihat-lihat hehe)
.
.

Wah sampai disini Ibu-Ibu sudah Mabuk Kepayang, karena dari depan sampai ke belakang bertebaran Produk DISKON, DISKON & DISKON hehehe
.
.

Strategi 3: Produk dengan Harga Normal/ Lebih Mahal (tentunya
dengan kualitas atau motif yang lebih oke) ditaruh di dalam
.
.

Ketika pelanggan sudah melihat-lihat produk Diskon tersebut ada
2 respons yang biasanya terjadi:

Pertama, Pembeli menemukan Produk yang ia sukai di area Diskon lalu mencobanya
.

Kedua, Setelah melihat-lihat produk yang diskon, dia merasa masih kurang “Sreg”.. Biasanya mereka berpikir produk-produk diskonan ini modelnya sudah tidak begitu Trendy, dan mereka memiliki pemikiran mungkin kalau yang harganya Normal pasti modelnya Lebih Up to Date..
.
.

Akhirnya mereka mulai masuk ke dalam Matahari Dept Store, dan melihat-lihat Produk Terbarunya yang sudah rapih tersusun di Area masing-masing Brand Mereka.
.
.

Sadar tidak sadar, sebenarnya mereka sendiri sudah ter- Upsell oleh pemikiran mereka sendiri hehehe
.
.

Apalagi kalau udah sampai ke dalam, berarti sudah menghabiskan waktu cukup lama sejak dari lihat-lihat barang diskon tadi, sepertinya sayang kalau akhirnya tidak jadi beli apa-apa hehehehe.. Kena deh hehe
.
.
.
.

Strategi 4: Si  SPG Tidak Pernah Jualan, tapi Closing Terus
.
.

Oke mari kita lanjut...
.
.

Tentunya ketika kita milih-milih barang akan ada SPG yang bertugas mulai menghampiri kita..
.
.
Strategi Si SPG ini cukup elegan.. Cara mereka menawarkan tentu jauh berbeda dengan mbak-mbak di mangga dua, “Ayo kak.. Boleh kak... Lihat-lihat dulu kak... Ayo dong kak... Belum jualan nih dari pagi kak...” Dan cara-cara ngemis lainnya...
.
.

SPG di Matahari Dept. Store akan membantu mencari produk yang Anda inginkan, sampai Anda menemukannya..
.
.

Nah, kuncinya disini..

Setelah Anda menemukan produknya.. Tentunya karena di Matahari mayoritas Produk Fashion, Anda pasti ingin untuk mencobanya terlebih dahulu di fitting room..
.
.

Disini, SPG Memainkan Peranan yang Penting..
Tugas mereka bagaimana supaya Anda pergi ke fitting room, tidak hanya membawa 1 Produk saja, tapi membawa 2 Produk..
.
.

Misalnya Anda membeli sebuah kemeja, dengan size M
SPG akan menyarankan Anda untuk membawa juga kemeja dengan size L.. “Siapa tahu yang M, ga muat, kalau pakai L lebih nyaman”
.
.

Atau menyarankan Anda juga mencoba motif yang lain...
.
.

Pokoknya bagaimana caranya supaya Anda membawa minimal 2 Produk ke Fitting Room..
.
.
.

Mengapa hal ini menjadi sangat penting?
.
.

Hmm.. Begini.. ketika Anda hanya membawa 1 Produk.. Yang ada dalam pemikiran Anda adalah “Bagus (Beli) atau Tidak”
.
.

Kalau Anda membawa 2 Produk, yang ada dalam pemikiran Anda adalah “Bagus (Beli) ini atau Lebih bagus (Beli) yang Itu”
Hehehe Apapaun jawabannya, intinya Beli Juga hahaha
Nah, Kena Deh hehehe Silahkan ke Kasir yah hahaha
.
.
.
.
.

Strategi 5:  Voucher Repeat Order
.
.

Ketika Anda akhirnya sampai di kasir dan ternyata total pembelian Anda lebih dari Rp 150.000,- , maka kasirnya akan menginformasikan seperti ini,”Selamat pak/bu, karena pembelanjaan Anda lebih dari Rp 150.000,- maka Anda mendapatkan Voucher senilai Rp 50.000,- khusus untuk pembelanjaan produk apapun dengan Warna Biru (Harga Normal), tapi berlakunya hanya untuk hari ini ya. Jadi Bapak/Ibu bisa melakukan pembelanjaan lagi dengan potongan Rp 50.000,- di hari ini”

.
.
.

Hahahaha...
Saya tahu apa yang ada di benak Anda
“Wah asyiknya bisa belanja lagi disini dengan modal Rp 50.000,-“
“Sayang nih kalau ga digunain, Rp 50.000,- nya hangus”
Dan lain sebagainnya..
.
.

Tapi mari coba kita pelajari lebih dahulu...
.
.

Produk-produk yang bertanda warna biru memang adalah produk-produk yang biasanya Trendy tapi dengan harga yang Tidak Diskon/ Harga Normal.. Biasanya juga harganya dikisaran Rp 200.000,- ke atas..
.
.
.

Memang sepertinya Strategi ini sudah diperhitungkan matang-matang oleh Manajemen Matahari Dept. Store, dan pemikiran ini Cerdas Banget.
.
.

Begini penjelasannya..
.
.

Dengan Memberikan Voucher Rp 50.000,- ke Pelanggan, maka akan ada 2 Respons Pelanggan yang akan mereka lakukan:
.
.

Pertama, Pelanggan tidak menggunakan Voucher Tersebut, walaupun ini merupakan keputusan berat (Terutama buat ibu-ibu, sayang euy Rp 50.000,- lumayan kan hehehe).. Tapi biasanya sebelum memutuskan tidak menggunakan Voucher Tersebut mereka akan keliling terlebih dahulu mencari produk apa yang bisa dibeli (terserah itu benar-benar butuh atau tidak hehehe)
.
.

Kedua, Pelanggan akhirnya menemukan Produk yang dia inginkan untuk dibeli dengan Voucher Rp 50.000,-
.
.

Nah karena biasanya harga produk yang bertanda biru (Harga Normal) diatas Rp 200.000,- maka setelah dikurangi Voucher Rp 50.000,- total yang harus dibayar masih di atas Rp 150.000,-
.
.

Oke, karena pembelanjaan kedua Anda diatas Rp 150.000,- maka kasir akan memberikan Anda lagi Voucher Rp 50.000,- untuk pembelanjaan produk bertanda warna biru hehehe
Yah, begitu terus sampai Linkin Park bikin lagu Religi..
.
.

Suatu kali saya pernah tanya sama kasirnya, “Mbak, saya dikasih voucher Rp 50.000,- ini terus-terusan sampai kapan, Mbak?”
Mbaknya hanya senyum-senyum saja tanpa mampu menjawab..
Hahaha tapi dari situ saya bisa simpulkan, jawabannya adalah, “Sampai uang bapak habis pak hehehe”
.
.
.
.

Oke itulah strategi yang dilakukan Matahari Dept. Store..
.
.
.

Saran saya sekarang lupakan Matahari Dept. Store.. Sebagus apapun strategi mereka tidak akan menambah saldo rekening Anda..
.
.
.
.

Sekarang mari kita fokus ke Strategi Penjualan Anda..
.
.

Pertama: Apa pancingan yang Anda berikan untuk menarik hati Target Market Anda?
.
.

Kedua: Apa Produk Utama Anda yang bisa Anda tawarkan kepada pelanggan Anda di awal?
.
.

Ketiga: Apa Produk yang Anda tawarkan untuk Up-Sell?
.
.

Keempat: Apakah Anda memiliki Produk Pembanding, sehingga
Anda bisa menawarkan minimal 2 Produk kepada Pelanggan, dan membuat Konversi Penjualan Anda lebih Tinggi?
.
.

Kelima: Apa Insentif yang Anda berikan sehingga Pelanggan rela membeli melalui Anda lagi & lagi?
.
.

Saran saya, Baca Kembali Postingan saya  ini, Renungkan Pertanyaan-Pertanyaan saya dan Praktekkan...
.
.
.

Sebagai Pengusaha sebenarnya Anda tidak selalu perlu hebat dalam menjual, tapi yang lebih penting adalah Anda hebat dalam membuat Sistem Penjualan..

.
.

Semoga bermanfaat yah :)

Mau Mendapatkan Strategi Lainnya yang keren secara GRATIS? Temukan disini http://omsetmeroket.gr8.com/  
.
.
.

Yeheskiel Zebua
Penulis Buku National Best-Seller "Rocket Marketing"
http://bukurm.yeheskielzebua.com
.
.

Nb: Saya tidak begitu tahu, apakah Strategi ini Bermanfaat untuk Anda atau tidak, tapi sepertinya saya begitu yakin Strategi ini akan bermanfaat untuk teman-teman Anda.. Oleh sebab itu jangan sungkan untuk memberika Like & Share di postingan saya ini, sehingga apa yang saya bagikan ini dapat bermanfaat juga buat teman-teman Anda..
.
.

Dan setiap Like & Share Anda juga menjadi penyemangat saya untuk terus berbagi Strategi Terbaik untuk kemajuan bisnis Anda secara GRATIS..

Persiapan Memulai Bisnis Online supaya Hasilnya Lebih Maksimal

GIVE dulu baru GET !

Percaya atau tidak, ga ada orang yang mau direpotin dengan minta tolong diajarin bisnis. Apalagi yang minta diajarin belom kenal tiba - tiba bilang

" ajarin saya bisnis dong mas... ayo mas ayo... idih sombong banget sih kok ga dibales "

****

Kenapa begitu?

Karena pada dasarnya mengemis itu tindakan yang sungguh merepotkan, belom apa - apa orang pasti udah males duluan.

Salah satu cara supaya bisa diajarin adalah dekati mentornya... bukan ngarep ilmunya.

Kalo ngarep... ya ga bakal ada yang mau ngajarin. Saya juga maleslah..

Kenal juga engga, ngemis - ngemis minta diajarin..

****
Coba deh.. anda lagi di jalan, tiba - tiba Anda dimintai tolong orang untuk anterin ke rumahnya. Pokonya diajarin, dibimbing sampe depan rumahnya. Mau?

Kalo ga kenal ya ga.. kalo kenal kemungkinan besar akan bantu menolong

Oleh sebab itu, saya selalu sarankan kalau mau deket sama mentor, PDKT dulu !

Cara saya dekat sama beberapa mentor sih begini :
Ikut seminarnya, beli bukunya, kasih testimoni supaya diingat, sering - sering komen, likes, share statusnya

Kalau mentor yang tidak mengadakan seminar / apapun, saya akan kenalan dengan bertemu & ngobrol ringan sampai akrab dan tidak ngemis ilmu

Kalau konsisten mentor juga akan inget dengan Anda.

Saya kalau mau belajar sama orang juga ga akan ngemis - ngemis ilmu, tapi saya akan bantu dia dulu, GIVE dululah pokoknya!

Kalau orang itu terbantu, maka ketika kita butuh bantuan orang itu tidak akan segan - segan bantuin kita

Makanya kenapa ada istilah, silahturami membuka pintu rezeki

Karena dengan silahturahmi kita jadi kenal, dekat, dan kalau udah dekat kita minta apa aja juga enak.. mau nolong juga enak

So, buat yang suka ngemis ilmu, jangan salahin mentor Anda kenapa ga dibimbing, udah kenalan belom? :)

Beberapa orang yang saya kenal dekat justru mereka malah ga pernah ngemis ilmu, tapi mereka dekat & memberi manfaat ke saya.

Akhirnya saya yang dengan terang - terangan bantuin mereka. Tidak dibayar..

JUJUR selama ini yang mudah patah hati itu karena dia NGEMIS. Mau ya jadi istriku... pacarku... cintaku...

Kenal belom, menunjukkan kalau dirinya sudah layak jadi suami / istri idaman juga belom, eh sudah ngarep & ngemis.. gawat

GIVE dulu baru GET !

Share Ya !

Penyebab Pentingnya Memiliki Partner Bisnis dari Rico Huang

Sharing ya,

Saya pernah jalanin bisnis Custom Case. 6 bulan jalan saya investasi mesin cukup mahal.

Produksinya sih oke... Dari mulai 100 casing, 300, 500, 1000, sampe dititik 1,800pcs / bulan

Reseller aktif, omset bagus, dan ningkat terus -  terusan. Tapi, saya ga nyaman. Saya memilih untuk melepas bisnis & tidak memimpin disana. Saya percayakan pada Gian Dwi Saputro dan jadilah kita sebagai partner bisnis.

Mengapa?

Saya mungkin jago memasarkan, tapi saya kurang dalam manajemen produksi. Kekurangan saya bisa jadi kelebihan orang lain. Disitulah saya memutuskan untuk berpartner.

Mimpinya sih sederhana, 1 bulan bisa cetak 100.000 casing dulu aja sudah cukuplah, kemudian platform affiliate bisa jadi, kemudian, bisa masarin untuk market luar, packaging ciamik, bisa ngasih banyak income untuk affiliate & reseller sampe titik bisa berdiri sendiri itu udah cukup !

Pernah ada orang yang ngasih nasehat ke saya : " Kalau kamu mau besar, kamu harus berpartner "

Butuh 1 tahun buat mencerna kalimat itu, tapi akhirnya saya bisa merealisasikannya.

Buat yang pernah jadi reseller dropshipaja.ckm di zaman orde lama ( zaman Rico Huang ) maaf ya kalau ada service yang tidak memuaskan, orde baru ( zaman gian ) lebih wenak & smooth pokoknya... :v wkwk

Doakan...

Pesan dari saya, semua orang bisa berpartner, tapi partner itu tidak bisa dicari dengan waktu yang cepat... yang cocok, selevel, sevibrasi, dan layak untuk berjuang bersama, mari kita ajak untuk bersama

Penghasilan setelah dibagi 2 jadi kecil? Tidak....

Justru makin akan besar kok hehe

Share Ya !

ALASAN ANDA HARUS BERHENTI MEMBANDING-BANDINGKAN BISNIS ANDA DENGAN BISNIS ORANG dari Rico Huang

BERHENTI MEMBANDING-BANDINGKAN BISNIS ANDA DENGAN BISNIS ORANG

Pernahkah dalam suatu kesempatan Anda memulai percakapan dengan beberapa pertanyaan seperti :

“Sebulan bisa jual berapa produk?
Omset sebulan berapa?
Komisi affiliate sebulan berapa?
Keuntungan sebulan berapa?”

Niatnya mau sharing tapi ujung-ujungnya malah terjadi pembicaraan berupa “Saya sebulan bisa menjual sekian ratus barang loh.

Sebulan bisnis saya untung Rp 100.000.000. Sebulan komisi affiliate saya Rp 120.000.000” WOW !

Lalu setelah sharing Anda jadi termenung dan otak kita berpikir :

• ”Kok bisnis dia lebih besar keuntungannya? Produk yang dijual sama. Apa saya salah bisnis?”
• “Kok barang jualan dia laris banget? Apa saya salah pilih produk?”
• “Kok dia komisinya besar? Apa saya salah ikut program affiliate?”

Lalu setelah itu jadi galau, menerka-nerka apakah bisnis yang dijalani benar-benar bisnis yang cocok atau tidak?

Kenapa dia lebih menghasilkan sedangkan Anda belum sebanyak itu?

Contoh lain : Si A berjualan jilbab, sebulan laku ribuan pcs. Anda jualan tas, sebulan Cuma laku ratusan pcs.

Lalu Anda mulai galau, mulai tidak fokus, dan berpikiran untuk mengganti bisnis Anda dengan produk jilbab, meninggalkan tas

Contoh lainnya : Si B ikut affiliate hotel, sebulan komisinya Rp 10 juta. Anda ikut affiliate software, sebulan komisi Anda cuma Rp 3 juta.

Lalu Anda galau dan tergiur ingin pindah affiliate mengikuti jejak kawan Anda.

Padahal :
- Anda sudah susah-susah meluangkan waktu untuk belajar teknik marketing yang pas untuk menjual produk Anda

- Anda sudah mengeluarkan banyak tenaga untuk membangun “kolam ikan” Anda.

- Anda sudah mengeluarkan banyak dana untuk beriklan supaya “kolam ikan” Anda terisi oleh calon-calon customer yang sesuai dengan target market Anda

- Bisnis yang Anda jalankan saat ini belum bisa Anda tinggal

Emang lo kira segampang itu? #Plak !

Hanya karena teman Anda berhasil menjual lebih banyak, mendapatkan komisi lebih banyak, mencetak keuntungan lebih banyak.

Anda jadi gagal fokus dan berpikiran untuk mengganti bisnis dengan bisnis lain mengikuti jejak teman Anda.

Hei, yang salah bukan di bisnis Anda. Yang salah belum tentu di pemilihan produk. Bisa jadi yang salah adalah Anda sebagai pebisnis.

Mungkin kurang tekun, kurang banyak action-nya, kurang berani mengeluarkan budget besar untuk scale up iklan, atau kurang ramah dalam melayani customer sehingga tidak bisa mendapatkan banyak penjualan.

Mungkin Anda adalah pemain baru, dan teman Anda adalah pemain lama yang sudah berkali-kali mengalami kegagalan dan kerugian jauh lebih banyak daripada Anda sampai dia akhirnya sukses seperti sekarang.

Mungkin pula, Anda masih kurang bisa fokus sehingga masih mudah tergoda oleh penawaran lain yang lebih menarik.

Kawan, pebisnis yang sukses adalah mereka yang fokus dan banyak actionnya.

Orang bisa lebih sukses karena ia fokus pada apa yang ia kerjakan

Mereka mengerjakan lebih banyak, gagal lebih banyak, belajar lebih banyak, sampai akhirnya mereka sukses.

Percuma berkali-kali berganti produk/bisnis, jika masih tidak bisa fokus. Sekarang sharing dengan teman jualan hijab yang sudah sukses, Ah pengen jual hijab ah !

Besok sharing dengan teman affiliate sukses, Ah ikut - ikut ah seru nih !

Rezeki sudah ada yang mengatur, setiap orang punya jatah masing - masing.

Terkadang kita lihat orang lain itu enakkkk banget bisnisnya. Eh kadang orang lain lihat kita juga enak banget sih cuma gitu - gitu saja jalaninnya.

Padahal mah semua juga sama saja, ada plus & minusnya masing - masing. Maklum, rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau.. padahal bisa saja sintetis

Berhentilah membandingkan bisnis Anda dengan bisnis orang lain. Fokuslah, perbanyak action-nya, perbanyak belajarnya, habiskan jatah gagal Anda, dan niatkan Anda segera bisa melampaui kesuksesan teman-teman Anda.

Share Jika Bermanfaat Ya !

Rahasia Rico Huang Membuat Reseller Menjadi Lebih Aktif Jualan

Bagaimana Membuat Reseller Menjadi Lebih Aktif?

Ini jawabannya :)

Salah satu cara memperbanyak orderan kita adalah dengan memiliki reseller. Kalau sudah ada reseller berarti Anda harus stok barang dalam jumlah banyak. Untung mungkin ga banyak, tapi quantity bisa banyak.

Kalau dropship tapi pengen punya reseller? Ya fokuslah pada konsumen langsung ga perlu punya reseller, maruk banget euy !

Kalau 2 2nya boleh? Itu namanya maruk. Malah kalau ditarik benang merahnya sampai pada bisnis yang nanti akan jadi besar, tidak bisa kita fokus ke 2 hal yang berbeda, itu bisnis model yang berbeda.

Sebenarnya lebih banyak mana sih untungnya & lebih besar mana resiko gagalnya?

UNTUNG & RESIKO GAGAL nya sama - sama besar ! Ga ada yang lebih enak, kalau mau enak ga usah jadi pengusaha, kerja aja yang bener :)

Jadi supplier berarti harus stok, ngurus barang rusak, manage karyawan, manage stok barang, pajak pasti besar, keuntungan tidak besar.

Jadi reseller / dropshipper berarti harus buka toko yang banyak, kena makian konsumen, manage tim CS karena berurusan langsung dengan konsumen, siap - siap saat ikaln ternyata iklan jelek padahal udah bayar

Sama aja bukan? :) hehe

Pengen punya reseller ya fokus reseller, fokus ngebina, menciptakan produk, service ke reseller, membuat komunitas yang positif. Iklannya juga lebih ke PELUANG USAHA. Nangkep?

Sedangkan yang fokus ke konsumen langsung wajib perbanyak toko, iklan, dan sediakan CS yang banyak untuk menampung.

kalau Anda cuma main - main hanya sekedar untuk UANG & OMSET meningkat ga bakal kesampaian masbro & mbasis.

Untuk mendapatkan 10jt / bulan dengan 100jt / bulan jelas ga bisa pake cara yang sama, harus punya skill & fokus yang berbeda juga :)

So.... buat yang mau fokus membuat reseller, coba resellernya dibina, diajarin, diminta masukkan apalagi yang kurang.

Diajarin bisa lewat berbagai cara. Dikasih ebook, materi video di youtube, atau diajarkan beriklan langsung.

Dengan begitu, omset pasti meningkat :)

Learn = belajarnya mulai jadi reseller, biar kalau punya reseller bisa ngerasain apa enak & gaenaknya, supaya next saat punya reseller Anda tahu perasaan mereka.

Grow = Kalau sudah jadi supplier, jangan cuma nyaman sama orderan dari reseller, harus bisa tumbuh & inovasi produk & pelayanan terus - terusan. Reseller sukses Anda ga sukses, sama saja bohong.

Lead = Saat memiliki reseller, berarti Anda bekerjasama dengan seorang yang memiliki kemampuan menjual. Intinya Anda sediakan barang, dia ( reseller yang jual ). Anda harus memimpin mereka agar tidak keluar jalur karena gagal fokus & sukses bersama

Learn, Grow, and Lead.

So... mau jadi supplier yang sukses? Bina reseller & terima semua resiko yang ada. Mau jadi reseller / dropshipper sukses? Iklan yang banyak & terima semua resiko yang ada

Share ya !

4 Kebiasaan Entrepreneur Dalam Mengelola Keuangan dari Rico Huang

4 Kebiasaan Entrepreneur Dalam Mengelola Keuangan

Sadarkah Anda, seorang entrepreneur yang sukses bukanlah Entrepreneur yang asal  - asalan dalam mengelola keuangan. Mereka punya cara & strategi agar keuangan bisa dikelola dengan baik.

Permasalahan milyaran umat manusia, baru bentar uang masuk tabungan, besok sudah habis. Jadi itu uang cuma numpang duduk aja, habis itu langsung transit, udah kayak penumbang bandara ! #SAKIT

Nah, saya mencermati ada 4 kebiasaan entrepreneur sukses dalam mengelola keuangan. Simak baik baik :

1. Pay Me First

Artinya Bayar saya duluan, maksudnya?

Ketika Anda memilik sebuah income, jangan gunakan uang ini untuk keinginan semata. Tapi gunakan uang ini untuk urusan perut dahulu atau disebut kebutuhan pribadi baru setelah itu uang di tabung.

Ingat, keinginan sama kebutuhan beda, harus bisa bedain mana yang lagi ingin dibeli tapi ga butuh, mana yang butuh banget karena itu memang kebutuhan

Ingat ! Pay Me First, bukan Pay All First !

2. Penghasilan Harus Lebih Tinggi Daripada Gaya Hidup !

Orang kaya itu beda sama Orang Kaya Baru !

Makin tinggi suatu penghasilan, gaya hidup harus tetap sama. Kalau mikirin gengsi modar koe !

Kombinasikan tips nomor dua ini dengan tips nomor satu. Jadi setelah punya penghasilan bagus, gaya hidup biasa aja, sudah menabung, bolehlah gunain self reward dengan memberikan hadiah pada diri sendiri :)

Anda punya ide, bekerja keras, maka boleh setelah semua komitmen terpenuhi, apresiasi diri dengan hadiah.

3. Pisahkahan Rekening Pribadi dengan Bisnis !

Jangan lagi campuradukan rekening pribadi dengan bisnis. Buka - bukaan, saya digaji 10jt / bulan di perusahaan saya sendiri.

Uang saya gunakan untuk bensin, makan dengan client, hiburan seperti nonton, makan, jalan - jalan, sisanya saya gunakan untuk beramal & ditabung.

Penghasilan yang lain? Masuknya itu ke uang perusahaan

Kalau kita tidak memisahkan, maka nanti kecampur antara pengeluaran perusahaan sama pribadi. Semakin tidak disiplin semakin jadi lah kelihatan boncosnya itu uang.

Misal seperti uang parkir 2000, uang tol ini harus dicatet detail. Ga dicatat nanti bakal bingung deh ini uang kemana. Selain itu kita juga bisa tahu nanti ujungnya, uang kita selama ini habis dimana.

4. Prioritas Investasi

Ketika kita menerima uang banyak, prioritaskan dulu mau gengsi & gaya atau malah investasi.

Semua pengusaha yang benar - benar usaha, bukan gaya - gayaan sama ! Akan investasi ke hal yang berguna

Jadi, kalau ada sebuah peluang dimana butuh uang banyak dan bisa mendatangkan omset maka prioritaskan untuk invest kesana bukan untuk gaya - gayaan

Contoh :
Pada saat memutuskan untuk berbisnis custom casing, saya tidak memilih untuk membeli mobil mewah, uangnya ada, tapi tidak untuk itu

Tapi saya tidak untuk itu, saya memilih untuk membeli mesin, moulding, serta peralatan dan membangun pabrik produksi kecil untuk meningkatkan omset penjualan.

Hingga akhirnya Custom Case jadi salah satu source of income saya di dropshipaja.com

Jangan punya uang banyak langsung ganti handphone, ganti ini itu, wah gengsi nomor satulah. Gawat ini mah....

Hati - hati, sering kali orang membeli suatu barang karena emosi, bukan karena prioritas, catat hal ini baik baik :)

Baik, semoga 4 hal ini bisa bermanfaat untuk Anda.

Share ya !

3 HAL YANG SUKSES HANCURKAN DAYA MOTIVASI KAMU dari Yodhia Antariksa

3 HAL YANG SUKSES HANCURKAN DAYA MOTIVASI KAMU

Jalan meraih sukses dimulai dengan motivasi yang kuat untuk take action. Benar, yes?

Nah sayangnya, banyak orang yang suka menunda action, atau bahkan malas melakukannya. Mungkin ini terjadi karena motivasi kita termehek-mehek. Alias nyungsep.

Kenapa kita suka malas melakukan action? Kenapa motivasi kita suka lemot kayak smartphone yang batereinya mau habis?

Jawabannya mungkin mengejutkan. Ternyata ada berbagai hal atau kejadian yang tanpa kita sadari diam-diam merusak daya motivasi dan daya resiliensi kita (daya resiliensi adalah kegigihan dan keuletan berjuang mengubah nasib).

Apa saja kejadian yang diam-diam membuat motivasi kita tergeletak tidak berdaya? Berikut tiga kejadiannya.

Motivation Destroyer # 1 : Berita dan Informasi Negatif

Sadar nggak sih kita sering menghabiskan waktu untuk membaca berita online atau status di Facebook yang acap isinya sarat dengan nuansa negatif (berita tawuran, kecelakaan, korupsi, konflik gara-gara pilkada, atau berita kelam seperti pembunuhan dan pemerkosaan).

Nah, beragam penelitian menunjukan kalau kita sering terekspose dengan berita atau informasi negatif semacam itu, maka diam-diam motivasi dan daya optimisme kita akan memudar.

Sebaliknya, informasi negatif semacam itu mudah memicu emosi kita – dan energi kita jadi terbuang secara sia-sia. Membaca informasi/berita-berita negatif acap menghabiskan energi emosi yang sering tidak ada hubungannya dengan perubahan nasib dan penghasilan kamu.

Solusinya : kurangi waktu untuk membaca status atau share berita yang isinya bernuansa negatif, dan hanya memicu emosi jiwa.

Sebaliknya, lebih banyak luangkan waktu untuk membaca dan mempelajari status atau konten yang inspiratif (contohnya yang sedang Anda baca ini).

MOTIVATION Destroyer # 2 : Lingkaran Pergaulan yang Tidak Produktif

Ada sebuah pepatah bilang : masa depanmu amat ditentukan oleh 5 orang sahabat terdekatmu.

Jika tipe sahabatmu adalah mereka yang berpikiran maju dan produktif, maka masa depanmu juga akan ikut jadi cetar membahana.

Sebaliknya jika teman-teman terdekatmu lebih sering komplain dan juga tipe yang males melakukan action – ya nasib dan masa depanmu bisa ikut suram juga.

Sebab mood itu menular. Bergaul dengan teman-teman yang penuh semangat, akan membuatmu hidupmu jadi lebih optimis. Bergaul dengan teman-teman yang pesimis, akan membuat jiwamu menjadi tidak percaya diri dengan masa depan.

So choose your friends wisely.

Info tambahan : penelitian ternyata juga menunjukkan kegemukan itu menular. Jadi kalau kamu bergaul dengan orang-orang gendut, kamu juga akan ikut-ikutan gendut.

Sebaliknya, jika bergaul dengan orang yang ramping, tubuhmu juga akan ikut menjadi ramping dan six packs :)

MOTIVATION Destroyer # 3 : Jalanan yang Macet

Nah kalau yang ini memang dilema bagi yang kerja di kota besar sepertio Jakarta. Solanya macet hampir tiap hari.

Namun penelitian memang menunjukkan : tiap hari terjebak macet itu akan membuat daya motivasi kita akan menurun. Energi kita acap seperti tercecer sia—sia di jalanan yang penuh dengan kemacetan.

Solusinya kalau bisa ya kerja dari rumah. Kita bisa terhindar dari kemacetan di jalanan hampir tiap hari.

Menjalani bisnis yang dikerjakan dari rumah mungkin akan membuat kita lebih nyaman dan makin produktif. Apalagi jika profitnya maknyus. Mantappp.

Ebook panduan bagaimana menjalani bisnis online dari rumah dengan profit melimpah bisa Anda download di :

www.MenjadiWirausaha.com/Sukses

DEMIKIANLAH tiga hal yang diam-diam sering mensabotasi daya motivasi dan daya resiliensi kita. Mudah-mudahan kamu semua bisa menemukan solusi yang tepat untuk mengatasinya.

PS : dari 3 hal diatas, problem apa yg kamu temui? Silakan share di komen. Nanti kita bahas solusinya dg kreatif.

Salam sukses,
Yodhia Antariksa, Msc in Human Resource Management

Download 12 ebook bagus tentang sukses bisnis di :

www.MenjadiWirausaha.com/Sukses
.
.

Pencerahan Rahasia Super Cepat melalui Bisnis Online dari Rico Huang

Mindset,

Agak panjang tapi super penting :)

Mengapa Bisnis Online Itu Bayar Melulu Ya?

Begini....

Selama Anda melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan. Berapa biaya bulanan yang harus Anda bayar mulai dari :

- uang semester
- uang buku
- uang parkir motor / mobil
- fotocopy materi
- belajar siang malem
- uang formulir saat gabung

Apakah ini bukan sebuah bisnis? Ini bisnis mas & mba bro :)

Kenapa Anda tidak protes? Karena pikiran Anda sudah dibentuk untuk tidak protes & melanjutkan pendidikan.

****
Sedangkan di bisnis online kenapa malah protes bayar ini & itu? Karena Anda yang memutuskan untuk menjadi lebih baik & maju dari sekarang, sedangkan di jenjang perkuliahan Anda terpaksa untuk membayar & mengikuti semua aturan yang berlaku, secara tidak sadar selama 4 tahun agar mendapat ijazah.

Kalau di bisnis semua proses untuk mendapat ijazah ( income di bisnis Anda ) ya kita harus membayar semua proses itu mulai dari harga, tenaga dan waktu.

Saya pribadi selalu setor uang ke facebook puluhan juta perbulan, masih ikut kursus - kursus bisnis bernilai puluhan juta.

Masih bayar pajak (ini nih sedap), masih bayar buat gaji karyawan, beli tools ini & itu untuk kebutuhan bisnis. Beli buku juga.

Terus Anda protes kenapa bayar mulu? :v

Bisnis itu memang tidak menyenangkan. Makanya selalu saya bilang, kalau tidak siap bisnis ya jangan bisnis.

Segala resiko harus diterima.

Saya pribadi akan fokus memaksimalkan 24 jam saya dengan baik. Meski saya harus bayar pakai uang saya akan bayar.

Misal Anda mau belajar tentang pajak, apapun yang bisa bikin Anda mengerti tentang konsep & cara membayar pajak akan saya ikuti sampai akhirnya bisa bayar.

Keluar 5jt buat ikut workshop beli ini & itu? Saya bayar... daripada waktu saya berbulan - bulan saya habisan untuk mempelajarinya, ini ga sampe 1 minggu saya sudah mulai paham & tahu harus ngapain ^_^

So.... pilihan ada ditangan Anda...

Selalu ada harga yang harus dibayar untuk menjadi lebih sukses

Share Ya !

PS : sesekali foto lagi jalan - jalan, perbedaan waktu disini 5 jam jadi baru jam 7 pagi saat saya posting. Belum mandi, nyari lifebuoy susah pake sabun hotel aja jadinya.

Memahami Tipe Pembeli Produk atau Jasa dalam Bisnis online dari Rico Huang

TIPE - TIPE PEMBELI SAAT BERBELANJA ONLINE

Rada panjang , bacanya pelan - pelan ya, hehe

Seringkali kita menemui beragam tipe pembeli dengan beragam sikap dan kemauan.

Barang yang dijual itu itu aja, tapi sikap pembeli yang datang ke toko kita bisa jadi beragam.

Lalu, apakah bisa kita memperlakukan semua pembeli dengan cara yang sama? Ternyata tidak. Beda jenis pembeli, beda pula cara menanganinya.

Berikut ini ulasan singkat tentang jenis2 pembeli saat berbelanja online berikut cara menghadapinya.

1) BARU PERTAMA KALI BELANJA ONLINE

Orang yang baru pertama kali belanja online biasanya tingkat "kepo"nya tinggi, dan masih awam dengan proses berbelanja online. :v

Biasanya dia akan menanyakan produknya dengan sangat detail, dan dia juga akan bertanya soal cara pembayaran dan pengiriman barang.

Biasanya dia juga akan mempertanyakan
kejujuran dan keseriusan kita saat menjual.

Yang dibutuhkan customer ini adalah keyakinan akan produk yang kita jual plus keamanan/kepastian pengiriman.

Tugas kita sebagai seller adalah menjelaskan dengan detail apapun yang dia tanyakan. Buat dia senyaman mungkin untuk berbicara/chatting dengan kita. Yakinkan ia bahwa toko kita adalah yang terbaik dan aman.

Jika customer jenis ini nyaman dengan kita, tidak menutup kemungkinan dia akan order lagi ke kita.

***

2) SUDAH TERBIASA BELANJA ONLINE

Ini jenis customer paling enak. Karena sudah terbiasa belanja, dia biasanya kontak seller untuk langsung order, kasih alamat, dan minta nomor rekening ๐Ÿ˜

Seller pun tidak perlu capek-capek meyakinkan dan membimbing dia tentang bagaimana cara membeli barang Anda. Karena dia sudah paham caranya.

Kalau dapat customer ini, tinggal layani saja semua order dari dia. Tidak perlu ribet negosiasi ini itu.

***

3) PENGEN BELANJA TAPI NGGAK BISA TRANSFER

Biasanya yang pernah kedatangan customer model beginian adalah toko online yang menjual barang fashion (baju, sepatu, tas), makanan, atau kosmetik.

Customer tipe ini biasanya berasal dari kalangan anak sekolah (SMA/SMP) yang sudah melek gadget tapi masih belum memiliki kartu debit untuk transfer.

Jika customer ini berniat membeli, yakinkan dia supaya dia bisa transfer uangnya.

Tuntun dia supaya bisa transfer. Bisa dengan mengarahkan dia untuk datang langsung ke bank untuk menyetorkan uangnya, atau membuat dia berani transfer dengan cara meminta tolong orang tua atau saudaranya yg lebih tua supaya bisa transfer pakai kartu ATM mereka.

***

4) PERFEKSIONIS

Tipe customer ini bisa jadi sudah terbiasa belanja online. Tapi karena ia adalah tipe perfeksionis (pengejar kesempurnaan) bisa dipastikan dia ingin mendapatkan yang terbaik.

Biasanya dia akan sangat banyak bertanya tentang produk, memastikan pengiriman berjalan lancar, dan biasanya hobby komplain kalau ada sedikit saja yang tidak berkenan di hati dia. Entah produknya kurang bagus menurut dia, pelayanan kita kurang memuaskan, atau pengiriman kurang cepat.

Jika didatangi customer tipe ini, terkesan dia adalah customer yang bawel. Tapi sebagai penjual, kita tetap harus melayani dia secara profesional. Hitung-hitung customer tipe ini bisa dijadikan ajang melatih kesabaran.

Tapi jangan salah, di balik kebawelannya dia, jika dia puas dengan produk dan pelayanan kita, bisa jadi dia justru loyal merekomendasikan kita kepada teman-temannya.

***

5) ROMBONGAN

Pernah kedatangan customer yang belinya rombongan bareng teman-temannya?

Biasanya bisa dikenali jika si customer bilang "Bentar aku tanya temenku dulu."

Itu artinya dia beli bareng sama teman dia dan order lebih dari satu!

Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. Melayani satu kali, langsung dapat dua customer atau lebih!

Ini kondisi yang menyenangkan. Sekali promosi, dapat pembelinya rombongan.

Nah, kesempatan ini jangan sampai Anda sia-siakan. Buat si customer dan teman-temannya menjadi pelanggan loyal Anda.

Misalnya, berikan bonus atau diskon khusus bagi customer yang rombongan supaya mereka senang dan mau order lagi ke Anda.

***

6) CUSTOMER BAWEL

Jika customer tipe perfeksionis terkesan bawel karena banyak bertanya dan minta pelayanan terbaik, maka jenis customer nomor 6 ini adalah jenis customer bawel yang sesungguhnya.

Berbeda dengan tipe perfeksionis. Terkadang memang ada tipe pembeli yang benar-benar bawel, suka seenaknya sendiri kepada penjual, tapi minta pelayanan terbaik dari kita.

Sudah dijelaskan panjang lebar tentang produk, masih menanyakan kekurangan produk kita.

Sudah dikasih diskon, masih menawar harga biar dapat lebih murah lagi.

Sudah dilayani, katanya kita balas chat dan order dia kelamaan.

Barang sudah dikirim, masih komplain katanyanya kita kelamaan packing.

Sudah diberikan yang terbaik, tapi masih bilang kita seller yang ga profesional.

Jika tidak puas dengan pelayanan kita, si customer marah-marah.

Disadari atau tidak, tipe customer seperti ini pasti pernah mampir di semua toko online milik siapapun.

Jika Anda belum pernah didatangi tipe seperti ini, berarti umur toko Anda masih terlalu muda atau belum cukup tua, hehehe.

Jika mendapatkan customer model begini, memang akan sangat menyebalkan. Tapi sebagai penjual, kita tetap harus sabar melayani sesuai dengan standar operasional kita sendiri.

Jika suatu saat customer marah-marah, dengarkan saja dia meluapkan kekecewaan dan kemarahannya. Jangan dijawab, meskipun kata-katanya bisa memancing emosi.

Jika dia bawel minta ini itu, sebisa mungkin katakan "Iya".

Jika tidak memungkinkan, tolaklah dengan cara halus dan negosiasikan supaya dia tetap mengikuti aturan permainan toko kita tanpa merasa ditolak.

Sisi baiknya, jika kita bisa mengatasi tipe customer seperti ini, selanjutnya akan mudah bagi kita untuk mengatasi customer tipe lain. Mengingat, customer tipe ini adalah Customer paling susah untuk dilayani.

***

Manusia itu beragam, cara kita berkomunikasi dengan mereka juga beragam. Terkadang ada customer yang sangat ramah dan baik hati. Tapi suatu saat kita juga harus siap menghadapi tipe customer yang tidak baik dan ramah.

Tugas kita sebagai seller/pebisnis online adalah melayani setiap orang yang datang ke toko kita dengan ramah dan profesional.

Jika pun ada tipe customer yang sangat menguras tenaga dan emosi, jadikan itu bahan latihan Anda supaya Anda makin lihai dan luwes dalam menghadapi beragam customer.

Punya pengalaman ketemu customer rese? ^_^
Coba share ya....

Inspirasi untuk terus Menulis dari Rico Huang

MENULIS

Belakangan ini banyak orang yang curhat ke saya bilang kalau mereka pengen nulis hal - hal baik tapi takut dinyinyirin orang. Haduh haha

Apa tanggapan saya?

I'm doing (action) while you're only watching.

...Sebenarnya...

Selagi tulisan Anda baik, ya ga masalah, tulis saja...
Selagi banyak hal yang bisa di share, share saja..

Makin banyak mikirin apakah nanti ada orang yang nyinyir itu ibarat Anda memelihara sebuah rantai yang mengikat diri Anda sendiri dan itu sungguh BULLSHIT

Menulis di bisnis online itu sebuah kewajiban

1. Menulis deskripsi produk
2. Membangun personal branding
3. Membuat sebuah headline
4. Merancang copywriting
5. Berbagi manfaat
6. Menulis artikel di blog
Dan sebagainya

Semua hal di bisnis online dilakukan dalam bentuk tulisan.

Lebih baik kita menulis status yang baik daripada nulis status negatif.

Jualan ya jualan aja, ga ada yang melarang kan? Saya jualan & yang bayar pajak juga saya bukan yang nyinyir vroh ^_^

Urusan orang bakal nyinyir & mengganggu hidup Anda, ya kan gampang orang itu tinggal di BLOCK saja beres.. karena orang seperti itu ya orang kurang piknik... beda level sama kita hehe

Yang penting kita bisa terus berbagi manfaat & hal baik salah satunya dengan menulis kebaikan.

Bukankah sebaik - baiknya hidup adalah hidup yang bermanfaat?

Jadi, menulislah....

Buang jauh - jauh pikiran " saya tidak pantas " itu tuh super bullshit & mental block !

Diatas langit masih ada langit. Tidak ada batasan pantas atau tidaknya seseorang dalam menulis. Semua bisa dimulai dari sekarang. :)

Pernah dinyinyirin orang? Gimana tanggapan Anda?

Share Ya !
Supaya teman - teman lain bisa ikut terinspirasi

Waktu Singkat yang Terbukti Menghasilkan Uang dari Internet

Berapa Jam Sehari ?

Saya sering mendapatkan pertanyaan dari teman - teman. Intinya sama

- Saya sibuk
- Saya tidak punya waktu luang
- Saya kerja, kuliah, dan ibu rumah tangga, ga sempet ngurus bisnis
dan lain - lain

Pertanyaaan saya, sekarang sudah punya berapa jam sehari untuk bisnis online? Ya... paling saya cuma punya waktu 4 jam saja sehari untuk bisnis online.

Apa itu cukup? CUKUP PAKE BANGET !

Sebenarnya ga perlu ngabisin waktu banyak - banyak untuk bisnis online. Yang biasanya ngabisin waktu banyak itu berarti dia ga jalanin bener - bener. Mungkin dia sambil scroll timeline di facebook, atau buang - buang waktu di internet.

Bukannya jualan, malah baca berita politik
Bukannya jualan, malah adu debat sama orang
Bukannya jualan, malah belanja & chit - chat sama temen.

Inget ! Ada saatnya santai & ada saatnya kerja.
Waktu santai, santailah dengan gila - gilaan, tapi saat kerja, jangan pernah santai gila - gilaan, entar bakal gila beneran :)

Yang beneran fokus mah sehari 2 - 4 jam udah cukup banget. Bener - bener kalau dilakukan konsisten selama 3 bulan sehari 2 - 3 itu WUS omset pasti meningkat.

Orang gagal sering banyak alasan, orang sukses menghindari alasan dan memperbanyak ACTION.

Jadi buat yang ga punya waktu, coba dipikirin lagi beneran ga punya waktu atau memang selama ini waktunya tidak digunakan dengan baik.

Buat yang bener - bener ga punya waktu karena kerja / melakukan aktifitas lain gimana? Yaudahlah fokus kerja / melakukan aktifitas lain dulu aja, ga usah maruk pengen ini itu kalau ternyata ga punya waktu, bahkan 1 jam pun :)

Hidup itu singkat, gunakan dengan sebaik mungkin

Kita tidak bisa mengendalikan waktu, tapi kita bisa mengelola waktu itu dengan baik

PS : Ohya... saya akan buat artikel part 2 nya bagi yang tidak mau ketinggalan silahkan follow telegram saya di http://telegram.me/ricohuang & like status ini, saya akan infokan untuk yang follow telegram & like :)

Terima Kasih
Dari Rico Huang

Pesan dari Rico Huang untuk Lebih Cepat Sukses Bisnis Online

Tidak Seperti Yang Terlihat

Buat teman - teman yang suka iri dengan pencapaian bisnis orang lain tapi tak berbuat apa - apa, Anda seperti orang yang mati segan hidup tak mau.

Merasa minder adalah satu tindakan negatif...

Saya selalu bilang diatas langit selalu ada langit, kalau ada orang yang jauh lebih sukses dari kita, sudah sepatutnya kita belajar dari mereka, bukan malah minder.

Beberapa hari ini saya sedang trip ke Eropa, saya bertemu dengan puluhan orang hebat yang sukses dari berbagai bisnis.

Karena tujuan saya untuk belajar bersama bukan minder, kemudian saya bisa membangun relasi & banyak kerjasama bisnis sepulang dari Eropa

Angka milyaran terlihat amat kecil ketika berada bersama orang - orang besar.

Kalau saya atau teman - teman yang omsetnya dibawah saya malah minder, kita tak akan belajar sesuatu :)

Jadi, ingat ! Diatas langit selalu ada langit, belajar dari yang terbaik & jangan pernah minder

Share Ya !

PS : hotel di Eropa mahal, jadi saya tidur di gunung salju aja...

Rahasia Sukses Facebook Ads dari Aaron Blenda

Hello sobat-sobat sejawat yang menggunakan Facebook Ads untuk bisnisnya...

Ada 5 mindset dasar yang harus Anda milikki ketika menjalankan campaign di Facebook.

5 mindset ini pernah saya bahas melalui live di Facebook grup Bisnis Anak Muda & Rico Huang beberapa waktu lalu. Tapi akan saya ulangi di sini jika Anda belum sempat menontonnya.

Mindset #1​​
Fokus ke apa yang user inginkan, bukan yang Anda inginkan

Banyak pebisnis yang idealis. Idealis dalam berbisnis itu pantangan buat saya.

Contoh : memaksakan untuk menjual produk yang "menurut diri sendiri" bagus​​​​. Padahal belum tentu bagus buat calon customernya.

Anda tidak bisa menjual obat sakit kepala buatan Anda dengan merk Anda kepada orang-orang yang tidak sedang sakit kepala.

Nangkap maksud saya?

Jadi lebih baik Anda pikirkan dan petakan siapa calon customer Anda, apa karakteristik mereka dan kira-kira jenis produk apa yang cocok buat mereka.
​​​​​​​
Mindset #2
​Advertising = investing = learning = earning
Beriklan berarti investasi. Investasi maka akan mendapatkan pembelajaran. Dari pembelajaran yang sudah didapatkanlah yang nantinya akan mendatangkan penghasilan.

Investasi dalam hal waktu, pikiran dan uang. Kemudian data-data dan kesalahan-kesalahan dalam beriklan yang Anda peroleh, Anda jadikan bahan evaluasi untuk campaign-campaign Anda selanjutnya.
​​​​​
Misalkan jika Anda sedang menjalankan iklan click to website, ​ternyata banyak calon pembeli yang berdatangan ke website Anda tapi tidak jadi membeli. Bahkan tidak menambahkan produk yang Anda iklankan ke keranjang belanja mereka.

Asumsi yang bisa Anda ambil sementara adalah harga produk tidak sesuai, deskripsi produk kurang menarik/kurang menjual dan lainnya (analisa sendiri)

You see? Anda bisa mulai menganalisa dan belajar ketika Anda sudah membeli sebuah data.​​​

Mindset #3
​​Mengiyakan bahwa Sukses itu butuh proses
Tidak ada sesuatu yang instan di dunia ini. Jika Anda ingin menguasai dunia periklanan dengan Facebook, maka Anda harus mau berinvestasi dan belajar.
​​
It's a real business!

Sama halnya ketika Anda membuka sebuah toko baru, Anda butuh waktu, tenaga, pikiran dan modal berupa uang untuk survive melewati masa-masa awal yang sepi (barangkali).​​​

Mau jago berenang? Nyemplung dan basah dulu!

Mindset #4​​​
​Memahami platform Facebook Ads itu hanyalah salah satu bahan bakar kendaraan bisnis Anda. Bukan satu-satunya.

Saya sendiri sering diingatkan sama Rico, ngefans boleh tapi jangan fanatik.​​​

Bayangkan jika suatu saat dimana Anda menggantungkan sepenuhnya bisnis Anda hanya dari satu sumber trafik saja dan tiba-tiba seluruh akses Anda ke trafik tersebut di tutup sepihak.

​​​​​​​​Ngenes kan?

Jadi jika saat ini Anda sedang gencar-gencarnya mendatangkan traffik ke website Anda, toko online Anda ataupun messenger Anda, pastikan trafik/pengunjung tersebut tidak Anda buang sia-sia.

Kumpulkan emailnya, no kontak telpnya atau messenger agar Anda bisa tetap berkomunikasi dengan mereka tanpa harus beriklan lagi.
​​​​​​​
Mindset #5
​In Data we trust

Jika dalam keseharian kita harus percaya sama Tuhan, maka dalam Facebook kita harus percaya sama apa yang namanya data.

Aset paling berharga yang bisa Anda rasakan langsung manfaatnya setelah Anda 'membakar' duit adalah data.

Data bisa berupa pixels dan semua metriks yang​​ ditampilkan di dashboard Facebook Ads Anda.

Dari data yang diperoleh Anda bisa melakukan analisa dan kemudian melakukan improvements terus menerus agar campaign Anda bisa bergerak ke ROI yang positif.

Those numbers in dashboard are treasures!

Semoga bermanfaat

Penyebab Orang Kurang Produktif dari Rico Huang

5 Hal Yang Bisa Membuat Anda Jadi Kurang Produktif

Berbicara soal produktifitas, banyak orang yang ingin lebih produktif baik dalam hidup atapun bisnis.

Karena kita juga tahu, semakin produktif, maka kita bisa menghasilkan lebih banyak. Namun sering kali ada banyak hal - hal kecil yang tanpa kita sadari membuat diri kita jadi kurang produktif. Simak baik - baik

1. Mengerjakan semua hal sekaligus

Orang dengan tipe ini banyak banget. Ia tidak percaya dengan orang lain, menganggap orang lain tidak lebih hebat darinya sehingga suka mengerjakan semuanya sekaligus

Hal ini juga terjadi pada orang yang dengan multi profesi maka hasilnya juga tidak maksimal. Sudah kerja, kuliah, ngurus anak, bisnis, ngajar les pula. Waduh... akhirnya malah ga produktif dan semuanya serba tidak maksimal. Memang ini pilihan antara fokus & bagaimana kita bisa mendelegasikan tugas masing - masing.

2. Tidak membangun tim bisnis

Lebih tepatnya, ini ciri - ciri seorang Superman. Orang yang tidak membangun tim, secara tidak sadar mereka tidak ingin bisnisnya besar dan gitu - gitu aja. Karena rata - rata orang yang tidak membangun tim, mereka tidak punya keberanian.

Sehingga membuat mereka terus tidak produktif dan sibuk luar biasa. Hati - hati :D

Saya sudah sempat bahas, bagaimana cara membangun tim bisnis online yang benar di pasukanalona.com/ara

3. Menyepelekan Persiapan

Kebiasaan mengerjakan PR Sistem Kebut Semalam, sudah tidak berlaku lagi ketika Anda berbisnis. Memang ada sih sebagian orang yang bisa sukses tanpa persiapan, tapi untuk skala bisnis yang sudah ratusan / milyaran omsetnya perbulan, persiapan adalah kunci utama.

Baik siap dalam memasarkan produk, siap dalam belajar, siap dalam menghadapi masalah, semua harus step by step dilakukan. Sekali ada yang bermasalah, Anda harus mencari solusinya.

Nah bayangin, Anda males mikir & tidak ada persiapan, ada berapa masalah yang membuat Anda jadi tidak produktif?

4. Stress Akut Karna Tidak Delegasi Tugas

Fase ini adalah fase lanjutan dari nomor 1 & 2. Mereka yang sudah sibuk akhirnya akan menjadi oveload. Overload membuat orang cape hati, ada masalah sedikit langsung sensitif, ujung - ujunynya produktifitas menurun.

Otomatis, kalau semua yang dikerjakan malah jadi tidak baik secara tidak sadar akan mempengaruhi kehidupan keluarga & diri Anda.

5. Lupa mandi pakai sabun, piknik kurang jauh, lupa sama orang tua, lupa sama Tuhan

Ini ga usah dijelasin lagi, pasti semuanya udah paham. Soal sabun saya lifebuoy, Anda bebas pake apa aja deh...  piknik yang deket - deket aja, sama orang tua & Tuhan itu kewajiban

Saya jamin, jika 5 hal ini diterapkan, Anda bisa jauh lebih produktif dari sekarang

Share ya !

MERUBAH MENTAL MANJA SI TUKANG NGELUH dari Rico Huang

MENTAL MANJA SI TUKANG NGELUH

Beberapa hari ini saya sedang membantu mba Anggraini Rully Nusandari ( Mentor Instagram Marketing ) dalam suatu kursus instagram marketing yang saya buat.

5 hari pendaftaran dibuka 400 peserta daftar & saya sudah mulai pesimis & tarik nafas panjang. haha

Kenapa? Saya merasa ada beban yang akan saya hadapi, karena tugas saya bukan hanya memberikan materi instagram, tapi juga harus mengajari mba Anggrainy bagaimana cara menjadi mentor yang benar serta melatih mental peserta didik.

Mentor yang benar bukan yang mengajari materi teknis, tapi juga FOKUS membangun karakter peserta didik.

Jualan di instagram mah gampang, pelajari tekniknya 1 minggu juga sudah selesai. Yang susah apa? Memperbaiki MENTAL seorang pengusaha pemula.

Ada beberapa kebiasaan " mental tempe " yang harus dihindari, saya kepingin teman - teman sadar kalau kebiasaan ini akan membunuh karir & kesuksesan Anda masing - masing. Perhatikan ya...

1. Pesimis, Rumit, Polos

WA saya error gimana ya? haduh... udah deh saya ga bisa bisnis online...
Instagram saya kok error gimana? haduh saya ga bakat jadi pengusaha..
Karyawan saya nipu, saya ga akan gunain karyawan lagi...
Saya ga punya modal, saya ga bakat jadi pengusaha tapi saya mau jadi pengusaha ( ini nista )

Seandainya sukses bisa dicapai dalam waktu 1 tahun, orang - orang ini baru bisa mencapai kesuksesannya selama 10 tahun, karena terlalu pesimis, berpikir rumit, dan terlalu polos sehingga tidak bisa berinisiatif.

Tak hanya bisnis online, yang bisnis offline pun juga banyak...

Kita sudah tahu, sumber informasi dunia bisa dicari lewat google.com . Dari hal remeh temeh sampai hal - hal penting ada disana. Menyerah bukanlah solusi dari permasalahan

Makin pesimis, rumit, dan polos makin susah untuk sukses, hati - hati :D

2. WHAT IF

Gimana kalau ga bisa?
Gimana kalau gagal?
Gimana kalau.. tapi... jika...

Halah... Jangan kaya tamu bengkel... nanya mulu action engga !

Lebih baik action dulu, saat mentok baru tanya, jangan sebaliknya, kenapa?

Kalau kita terbiasa action dulu baru tanya, dijamin kita bisa punya mental pejuang sebagai seorang pengusaha.

Sebaliknya, nanya mulu & minta dibimbing adalah ciri pengusaha bermental tempe...

Dari dulu saya dilatih untuk bisa berjuang sendiri... Saya sudah mengikuti berbagai jenis pelatihan berharga puluhan juta, tapi saya ga ngemis ilmu. Bahkan setiap pertanyaaan yang terlontar akan saya pikir matang - matang sebelum bertanya

Ketika gagal ?
Saya bisa menyelesaikan sendiri tanpa manja & minta bantuan orang lain... kalau benar - benar mentok saya baru tanya, karena saya benar - benar ingin menjaga perasaan mentor & menunjukkan ATTITUDE yang baik sebagai seorang pengusaha

3. DEMOTIVASI

Bahasa kasar demotivasi adalah " Anget - anget tai ayam "

Cuma semangat di depan, pas lagi gagal, pas lagi sepi orderan, lesu lagi..

Udah lesu malah ngemis minta motivasi dari orang lagi... manja sekali ga? :(

Selalu saya ingatkan, 3 hal ini harus benar - benar dihindari apalagi waktu awal - awal mulai usaha. Jika 3 hal ini masih suka dilakukan orang ga akan respect dengan Anda.

Sebagai seorang mentor saya punya tanggung jawab yang tinggi.. Ga penting ngajarin teknis, karena materi teknis bisa dipelajari.. yang penting adalah ATTITUDE & MENTAL PENGUSAHA

Jangan sampai Anda baru belajar setelah Anda jatuh berkali - kali bahkan sampai rugi milyaran, RUGI !

Saya baru merasakan bagaimana rasanya dedikasi seorang guru, digaji pas - pasan, muridnya bandel, nanya ga dipikir, kadang suka kurang ajar sama gurunya, tetapi seorang guru masih tersenyum & tulus membantu peserta didik bukan hanya materi teknis, tapi juga budi pekerti & mental !

Ketika sukses? Muridnya yang sukses....

Dari pelajaran ini saya ingin mengingatkan teman - teman, sekali Anda mengubah MINDSET Anda, maka segalanya akan berubah..

Share Ya !

REZEKI ITU SELALU ADA BAGI SIAPA SAJA YANG MAU BERUSAHA (pesan dari Rico Huang)

REZEKI ITU SELALU ADA BAGI SIAPA SAJA YANG MAU BERUSAHA

Saat saya masih jualan online sendirian, saat saya masih ngejalanin semuanya sendirian... rasanya capeee pake banget

Iyalah ! Bangun tidur, ngurus orderan
Konsumen komplain, harus ngelayanin sendiri
Ngepak barang sendirian,
Abis ngepak barang, ngirim barang di JNE sendirian
Malah terkadang nunggu di JNE berjam - jam lagi

Semuanya serba sendiri, tapi siapa yang sangka, saat ini saya bersama perusahaan yang saya bangun ( memang belum sebesar ASTRA, atau perusahaan lainnya ) sudah bisa menjalani ini sebagai penghasilan utama saya.

Prinsip yang diajarkan oleh mentor saya adalah
Jangan mengeluh, saat orderan sepi....
Jangan sirik, saat bisnis teman terlihat menyenangkan..

Karena rezeki sudah ada yang mengatur... sudah ada yang memberi jalan..

Tinggal kita saja sebagai manusia yang menjalankan, maka alangkah baiknya kita selalu berusaha..

Salah satu cara tercepat agar USAHA nya tidak sia - sia dan sekedar jalan adalah mencari MENTOR yang tepat.

MENTOR yang tepat, akan menuntun kita ke arah yang benar ketika kita salah dan mengajarkan kita saat kita tersesat

Selain itu memiliki TEMAN SEPERJUANGAN juga perlu. Agar bisa saling mengingatkan, menasehati, dan menolong satu sama lain. Asik kan rasanya kalau menghabiskan waktu di sekolah bareng teman - teman, terasa lebih berwarna dan bisa menjalankannya sampai tiba2 kok udah lulus aja ya...

Sama seperti ketika kita lagi jalanin bisnis.. tiba2 udah sampai goal bareng temen seperjuangan. Perhatikan siapa 5 orang di sekeliling anda, itulah yang akan menentukan penghasilan anda.

Tidak lupa juga memiliki ATTITUDE yang baik dan benar.
Punya usaha, tapi attitude nya jelek, sombong ga mau bergaul sama orang, dapat orderan banyak dikit gayanya selangit.. Halah..... ga akan cepat besar...

Rezeki itu selalu ada, bagi ia yang terus berusaha

Jangan ngeluh dulu..
Jangan menyerah dulu...

Kenapa orang sukses itu sedikit? Karena emang ga gampang jadi orang sukses.. butuh proses.. butuh ikhlas, butuh cape..

Butuh pengertian juga dan yakin kalau rezeki sudah ada yang mengatur

Share jika informasi ini bermanfaat ya :)

Tips : Jika anda tidak ingin ketinggalan setiap postingan dari Grup Ini, aktifkan fitur notifikasi

Jika menggunakan HP
1. Buka Group Bisnis Anak Muda & Rico Huang
2. Klik INFO dibagian kanan
3. Pilih NOTIFICATION
4. Pilih All post

Jika menggunakan PC / Laptop
1. Dikanan atas ada tulisan Notification
2. Pilih saja tulisan ALL POST, maka otomatis, semua post di group ini akan masuk ke dalam notif Facebook Anda :)

Rahasia Sukses Memulai Bisnis Online dari Aaron Blenda

MAU PUNYA PENGHASILAN DARI BISNIS ONLINE? IKUTI ATURAN INI!

RULES NUMBER #1
Mulai dari yang gratisan dulu.

Sangat amat disarankan untuk yang baru memulai bisnis online, mulailah dari cara gratisan terlebih dahulu.

Bukannya tidak boleh melakukan paid advertising untuk bisnis online Anda. Tapi untuk seorang pemula jauh lebih penting mengumpulkan energi-energi positif dari 'telor yang pecah' ketika berjualan di awal memulai.

Kepercayaan diri itulah yang nanti akan menjadi bekal untuk menumbuhkan bisnis online ke level selanjutnya.

Ilustrasi gampang : seorang penjudi tidak mungkin akan ketagihan jika dia tidak pernah merasakan apa yang namanya menang judi.

Sama halny ketika Anda berbisnis online. Ada baiknya Anda menguasai dasar2 berbisnis online seperti copywriting, cara membalas chattingan/teknik closing dll sebelum akhirnya Anda mencoba jalur berbayar.

RULES NUMBER #2
Jangan kebanyakan mikir

Saya punya teman yang katanya mau bikin akun publik isinya tentang food. Jadi kaya semacam food blogger.

Sebulan kemudian saya ketemu lagi dengannya dan menanyakan progressnya sudah sampai dimana.

Ternyata dia belum eksyen hanya karena masih mempertimbangkan fotonya itu hrus menggunakan kmera DSLR jenis apa.

Ada lagi yang mau buka toko online tapi kerjaannya mikir melulu merk laptop apa yang harus dibeli.

What the ....

Siapa yang peduli, dude?

Cukup cari konten, jepret dan upload!

Yang mau buka toko online, cukup mulai dari dropship, ngambil foto supplier, naikin harga kemudian upload ke marketplace, sosmed, atau forum! Pake HP toh bisa?!

U know what? orang2 spti itu biasanya hanya akan berjalan di tempat ketika orang lain sudah sprint bahkan berlari jauh ke depan.

RULES NUMBER #3
Biar pelan asal konsisten

Ya, salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan seseorang dalam menjalankan bisnis onlinenya tidak lain adalah konsistensi.

Tidak sedikit dari pemula yang ingin mendapatkan penghasilan dari bisnis online itu tidak konsisten.

Mereka mungkin sudah tau ilmunya dari A-Z tapi tidak pernah dipraktekkan.

Atau mungkin sudah dipraktekkan tapi kandas di tengah jalan.

Padahal bisnis online dengan bisnis offline itu sama saja. Hanya berbeda di jalur pemasarannya.

Kita ambil contoh misalkan Anda berbisnis dropship dengan cara mengambil foto produk supplier dan mengupload kembali di Instagram Anda.

Hari pertama upload 30 foto
Hari kedua 30 foto
Hari ketiga dst bolos

Itu mah sama saja dengan Anda buka toko offline, hari senin selasa buka, hari-hari lainnya Anda tutup toko.

Kira-kira siapa yang bakal belanja di toko Anda apalagi mengenal toko Anda?

Share buat temen2 Anda yang saat ini masih kebanyakan mikir dan gak jalan-jalan bisnisnya ๐Ÿ˜‚

Semoga bermanfaat!

========================
H-5 buku Dropship Mastery kembali dilaunch.

Buku Dropship Mastery karya Rico Huang ini akan mengupas tuntas bagaimana Anda bisa mendapatkan penghasilan dari bisnis online dengan bisnis dropship modal kuota dan gadget.

Sudah terjual lebih dari 3000+ di launch perdana kemarin. Untuk Anda yang ketinggalan kemarin, pastikan tidak ketinggalan kereta lagi yak!

Gabung waiting list di sini
=> www.dropshipmastery.id

Pesan Dari Jack Ma ( Orang terkaya nomor 1 di China) Update dari Rico Huang

Pesan Dari Jack Ma ( Orang terkaya nomor 1 di China )

“Kalau Kamu ‘Lakukan ini’ Saat Miskin, Meski Tidak Jadi Miliarder, Setidaknya Pastti Tetap Sukses!” Ternyata Selama ini Kita Terbalik...!!

1. Saat miskin, kurangi waktumu di rumah, perbanyaklah kegiatan di luar. Saat kaya, perbanyaklah waktu di rumah, kurangi kegiatanmu di luar. Ini adalah “seni kehidupan”...

2. Saat miskin, gunakanlah uangmu untuk orang lain, saat kaya gunakanlah uangmu untuk keluarga dan orang-orang yang kamu cintai! Banyak sekali orang yang terbalik melakukan kedua hal ini.

3. Saat miskin jangan perhitungan, bersikap baik lah terhadap orang lain, ini baru namanya orang miskin tapi banyak akal. Saat kaya, harus belajar membuat orang lain baik terhadapmu, dan kamu harus lebih baik lagi terhadap orang lain. Ini adalah cara hidup yang sangat indah, tapi hanya sedikit orang yg mengerti.

4. Saat miskin harus royal, tapi saat kaya, jangan pamer lagi.. Hidup ini akan kembali dalam kesederhanaan, kembali dalam ketenangan.

5. Masa muda adalah kekayaan paling besar, hargai setiap waktu kehidupan, tidak perlu takut pada kemiskinan! Yang penting kamu harus tahu bagaimana melatih diri, hal apa yg utama, apa yg harus diinvestasikan dan kapan harus menghemat.

6. Jangan sembarang beli pakaian, kamu boleh beli sedikit, tapi beli lah yang berkualitas baik. Perbanyaklah makan dengan orang luar, kamu harus berani mengeluarkan uang dan mentraktir orang-orang yg lebih berhikmat dan lebih giat darimu.

7. Ketika uang untuk kehidupanmu sudah cukup, kebahagiaan terbesar adalah: menggunakan uang hasil kerja kerasmu sendiri untuk menggapai impianmu! Bentangkanlah sayapmu kejar mimpimu dan biarkan hidupmu melewati perjalanan yg berbeda!

Kebahagiaan tidak akan kabur dari kehidupan masing-masing orang, perbanyaklah untuk introspeksi kesalahan diri sendiri, maka kamu akan pelan-pelan melupakan bagaimana orang lain menjalani hidup.

Tolong jangan sembarangan mengkritik saya, karena kamu hanya tahu nama saya, tapi tidak tahu kisah hidup saya. Kamu hanya mendengar apa yang saya perbuat, tapi tidak pernah tahu apa yg sudah saya lewati.

Seseorang yang sungguh-sungguh kuat, tidak akan pernah menghabiskan waktu untuk mengambil hati orang lain. Mengenai relasi dan koneksi, itu semua hanyalah pelengkap, hal yang paling penting adalah bagaimana meningkatkan kemampuan dalam diri sendiri. Orang hanya bisa datang kepadamu, setelah kamu memperbaiki diri.

Kamu sudah jadi pohon rimbun, burung-burung baru akan datang. Kamu  sudah jadi samudra, seluruh aliran baru akan berkumpul kepadamu. Kamu harus mencapai suatu tingkat terlebih dulu, baru bisa mendapatkan koneksi yang sepadan, bukan sebaliknya!

Tidak ada seorang pun yg bisa menemanimu seumur hidup, maka kamu harus terbiasa dengan “kesendirian”. Tidak ada seorang pun yang bisa membantumu seumur hidup, maka harus selalu berjuang.

Share ya !

Alasan Rico Huang Tetap Jualan Online

Jualan Mulu Sih?

Siang ini saya tergelitik, melihat komentar seseorang di timeline facebook saya .

" Mas rico jualan mulu sih? "

Dalam hati saya tertawa, tertawa kenapa masih saja memelihara mindset orang miskin. Saya tidak menjelekkan orang miskin, tetapi saya khawatir dengan mindset / pola pikir yang salah dan membuat kita jadi miskin.

Begini, GA JUALAN = BISNIS MATI !

Semua bisnis seperti itu, coba siapa yang selama ini ga jualan tau - tau dapat uang? MUSTAHIL. Transaksi jual beli itu aja udah disebut jualan..

Kalau pembeli datang sendiri tanpa kita suruh tiba - tiba transfer? itu jualan !

Kalau ga jualan itu semua kontak, website, social media, itu dhapus & tidak menerima order sama sekali itu baru ga jualan, kira - kira bisnis bisa tumbuh kalo gitu? Ya gak lah !

Jadi kalau saya jualan setiap hari ya udah pastilah karena ujung   - ujungnya bisnis ya jualan. hehe

Dari dulu sampai sekarang aktivitas saya ya jualan, jualan suplemen, casing hp, aksesoris, buku, sekolah bisnis online, tools, semua saya jual dan saya bentuk sistem yang disebut bisnis.

Jadi ga usah malu buat jualan, misalnya saya sedang mau ngasih tahu hari ini adalah hari terakhir Pre Order buku Dropship Mastery seharga 278rb + dapat 1 buku Rahasia Closing FREE ongkir seluruh Indonesia.

Dimana kalau Anda mau order bisa langsung menuju website www.dropshipmastery.id , baca infonya + transfer langsung

Apa itu jualan? Iyalah jualan ! ^_^

Sekarang pertanyaannya :

- buat apa gengsi? Gengsi ga akan bikin kita kaya...
- buat apa malu? Padahal tidak ada hal yang memalukan..
- buat apa ngurusin hidup orang kalau orang itu ga ngasih uang pada Anda apalagi cuma bisa sirik saja?

Bisnis Anda tumbuh karena diri Anda sendiri...

Kalau selama ini dicibir ih jualan mulu, ya pasti namanya pebisnis ya jualan, yang jelas jualannya pada tempat yang tepat & menggunakan etika yang benar itu saja.

Selama masih menggunakan etika yang baik & benar, jualan jualan aja :)

Setiap hari kita nonton tv, youtube, facebook, instagram apa ga ada yang jualan? Ada !

Terus kenapa ga di protes / demo saja?
Karena itu orang - orang kurang piknik yang mandinya jarang jadi ga usah diurusin.

Inget ! Ga jualan = bisnis mati !

Pastikan Anda sudah jualan, dengan etika yang benar & tempat yang benar ya. Makanya selalu saya bilang, yang sudah saya ajarin jualan online baik di instagram, facebook, marketplace, dan teknik lainnya harus diasah setiap hari.

Lah kalo ga konsisten tapi mau cepet kaya, situ sehat?

Ingat, jualan adalah sebuah aktivitas menolong orang yang imbalannya adalah uang serta terima kasih.

Jauhi gengsi & tetap semangat !

Share ya !