Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

3 SEBAB KENAPA KEBANYAKAN ORANG GAGAL MENJADI KAYA

Mayoritas orang termasuk kamu, mungkin pengin hidup dengan rezeki yang melimpah nan barokah.

Pertanyaannya adalah ini : kenapa sebagian besar orang pertumbuhan penghasilannya seperti jalanan yang lagi macet, padat merayap.

Kita akan melacaknya sekarang, sambil ditemani secangkir kopi hangat.

Sejatinya ada sejumlah faktor yang mungkin bisa menjelaskan kenapa sebagian besar tidak bisa kaya hingga akhir hayatnya.

Namun disini, kita hanya ingin melacak 3 alasan fundamental yang layak dikenang.

Reason # 1 : DARK MINDSET.
Ini soal mindset, soal belief yang bersemayam dalam alam bawah sadar.

Sering, tanpa sadar banyak orang yang memiliki kilatan pesimisme dalam hatinya seperti ini :

Waduh biaya hidup kok makin mahal ya.
Hidup kok makin susah ya. Ah, saya pasti tidak mungkin jadi orang yang makmur. Saya tidak punya bakat untuk jadi pengusaha sukses. Aduh, jangan-jangan saya tidak akan bisa beli rumah sampai pensiun nanti.

Rentetan “negative self talk” seperti diatas mungkin kadang berkelebat dalam hati. Inilah serangkaian sugesti negatif yang acap membentuk bayang-bayang pesimisme dalam jiwa.

And you know what? Energi negatif seperti itu akan diserap oleh Alam Semesta dan kemudian dibalikkan kepada raga Anda untuk menjadi KENYATAAN.

Disini berlaku prinsip Law Of Attraction : what you think is what you get.

Self talk negatif yang Anda pikirkan, akan mengembang, dan somehow benar-benar bisa menjadi fakta yang terasa begitu pahit.

Reason # 3 : No Action Think Only. Alias NATO.

Ini nih orang yang terlalu banyak mikir, sok keminter, kebanyakan analisa, namun ndak jalan-jalan. Kapan kamu bisa kaya kalo kerjanya cuma melamun dan merenung? Dan ndak pernah action?

Saya punya teman yang memiliki karakter NATO ini. Setiap kali ketemu, bicara panjang lebar tentang rencananya, mau melakukan ini, dan itu, serta blah blah lainnya.

Bulan depan ketika ketemu, dia ya masih ngomong hal yang sama.

Dan yang keren, hampir semua rencananya itu belum ada yang dijalankan. Ini seperti orang delusional. Senenge ngalamun thok.

Terlalu banyak merenung dan mikir tentang masa depan, tentang angan-anganmu, tanpa disertai action hanya akan membawa kamu dalam fatamorgana.

Kenapa tidak action?

Mungkin orang itu malas. Mungkin orang itu suka menunda-nunda. Tunda terus saja sampai sampeyan pensiun mas. Baru setelah pensiun, kaget, lho kok tabunganku ndak cukup untuk hidup. Modyar kon.

(Panduan untuk mengatasi kemalasan agar mau action real, bisa didownload di link : www.MenjadiWirausaha.com/sukses )

Reason # 3 : Low Resiliency
Oke, akhirnya mungkin orang itu sudah mau bergerak. Akhirnya mau take action. Namun sayangnya, kurang gigih. Low level of resiliency. Begitu menghadapi problem, langsung menyerah. Langsung bubar jalan. Atau ngambek.

Padahal puluhan studi tentang perubahan nasib manusia, menulis : elemen paling kunci dalam perjuangan mengubah level penghasilan itu adalah resiliensi, daya juang, keuletan dan kegigihan.

Sebab kisah kesuksesan kamu itu acap ditentukan, oleh sejauh mana kamu bisa terus berjalan saat cobaan demi cobaan datang menghadang.

Saat kamu bisa jatuh 9 kali, kamu bisa bangkit 10 kali. Dan terus bergerak maju, untuk wujudkan apa yang selama ada dalam impianmu.

Demikianlah 3 jebakan yg acap membuat kita gagal mengubah nasib ke arah yg lebih baik. Mudah2an kamu semua bisa mengelak dari jebakan itu. Wokeeeh.

Eniwei, apakah kira-kira kamu pernah menemui 3 tantangan diatas? Tantangan apa yang paling sering menghadang kamu?

Silakan share ya di komen. Kita temukan solusinya secara kreatif.

Salam sukses,
Yodhia Antariksa
Download 12 ebook tentang Life Skills di :

www.MenjadiWirausaha.com/sukses

.
.
 
Top