Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

DOA BEBAS HUTANG BERKEPANJANGAN

Mungkin bagi sebagian orang, kebangkrutan adalah salah satu hal yang paling menakutkan.

Walaupun memang, sadar tidak sadar, kesuksesan dan kegagalan bagaikan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Kita hanya bisa meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dalam bisnis kita, termasuk kebangkrutan. Iya, kan?

Saya pribadi, sejak usia 18 tahun, hingga kini, terhitung pernah membuka 15 bisnis. Mulai dari bisnis bimbingan belajar, restoran, makanan ringan, peternakan, jual alat-alat kesehatan, supplyer elektronik, hingga jasa pelatihan dan penerbitan. Sayangnya, dari 15 bisnis yang Saya bangun, 11 diantaranya dinyatakan almarhum, alias Bangkrut! Sialnya, bukan hanya kebangkrutan saja, tapi juga meninggalkan kerugian hingga miliaran rupiah.

Saat bangkrut, sama seperti Anda yang juga mungkin pernah bangkrut, tentu hidup ini dipenuhi dengan perasaan gelisah, tidak tenang, stress, frustasi, pusing, dan bingung mau ngelakuin apa. Ini persis seperti kisah salah seorang sahabat dengan Rasulullah.

Begini ceritanya....

Pada suatu hari Rasulullah SAW masuk ke sebuah masjid. Tiba-tiba ada seorang sahabat bernama Abu Umamah RA sedang duduk. Beliau bertanya:

”Wahai Abu Umamah, kenapa aku melihat kau sedang duduk di luar waktu sholat?”

Ia menjawab: ”Aku bingung memikirkan hutangku wahai Rasulullah.”

Rasul bertanya:

”Maukah aku ajarkan kepadamu sebuah do’a yang apabila kau baca maka Allah ta’aala akan menghilangkan kebingunganmu dan melunasi hutangmu?”

Ia menjawab: ”Tentu, wahai Rasulullah.”

Rasulullah SAW bersabda,

”Jika kau berada di waktu pagi maupun sore hari, bacalah do’a:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

”Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari lilitan hutang dan kesewenang-wenangan manusia.”

Singkat cerita, setelah Abu Umamah mengamalkan doa tersebut, dia berkata:

”Setelah membaca do’a tersebut, Allah berkenan menghilangkan kebingunganku dan membayarkan lunas hutangku.” (HR. Abu Dawud)

Doa ampuh yang diajarkan Rasulullah SAW kepada Abu Umamah merupakan doa untuk mengatasi masalah hutang berkepanjangan.

Di dalam doa tersebut terdapat beberapa permohonan agar Allah SWT melindungi seseorang dari beberapa masalah dalam hidupnya. Dan segenap masalah tersebut ternyata sangat berkorelasi dengan keadaan seseorang yang sedang dililit hutang.

Yuk kita bedah....

Pertama, ”Ya Allah aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih.”

Orang yang sedang berhutang biasanya mudah menjadi bingung dan tenggelam dalam kesedihan. Sebab keadaan dirinya yang berhutang itu sangat berpotensi menjadikannya hidup dalam ketidakpastian alias bingung dan menjadikannya tidak gembira alias bersedih hati.

Saya pribadi mengalaminya.... T_T

Kedua, ”Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas.”

Biasanya orang yang berhutang akan cenderung menjadi lemah. Dan biasanya orang yang malas dan tidak kreatif dalam menjalani perjuangan hidup cenderung mudah berpikir untuk mencari pinjaman & jalan pintas, alias berutang (lagi).

Ketiga, ”Aku berlindung kepada Engkau dari sifat pengecut dan kikir.”

Biasanya orang yang terlilit hutang menjadi orang yang diliputi rasa takut. Ia cenderung menjadi pengecut. Jauh dari sifat pemberani. Mentalnya jatuh dan tidak berani menghadapi orang-orang yang bermasalah dengannya.

Dan orang yang berhutang mudah menjadi kikir jauh dari sifat demawan. Bila kotak amal atau sedekah melintas di depannya ia akan membiarkannya berlalu. Hal ini karena ia menggunakan logika ”Bagaimana aku bisa bersedekah, sedangkan hutangku saja belum lunas.” Hufh...

Padahal sedekah itu bukan dari yang kaya ke yang miskin, tapi dari yang MAU ke yang MEMBUTUHKAN. Lapang atau Sempit, itulah bahasa langit. Yang kaya bisa sempit, kalau dia pelit. Yang miskin bisa lapang, kalau dia dermawan.

Keempat, ”Dan aku berlindung kepada Engkau dari lilitan hutang dan kesewenang-wenangan manusia.”

Doa bagian akhir mengandung inti permohonan seorang yang terlilit hutang. Ia serahkan harapannya sepenuhnya kepada Allah SWT Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji agar menuntaskan problem hutang yang berkepanjangan membebani hidupnya.

Di samping itu ia memohon agar dirinya dilindungi Allah dari kesewenang-wenangan manusia. Kesewenangan dimaksud terutama yang bersumber dari pihak yang berpiutang (debt collector/investor brutal). Sebab tidak jarang ditemukan bahwa pihak yang berpiutang lantas bertindak zalim kepada yang berhutang. Ia merasa telah menanam jasa dengan meminjamkan uang kepada yang berhutang. Lalu ia merasa berhak untuk berbuat sekehendaknya kepada yang berhutang apalagi jika yang berhutang menunjukkan gejala tidak sanggup melunasi hutangnya dengan segera.

Itulah hikmah dari doa agar bebas hutang....

Membaca status ini, membuat Anda semakin yakin bahwa segala masalah pasti ada solusinya. Dan solusi terdekat adalah dengan berdoa kepada-Nya dan memohon petunjuk-Nya.

Semoga Allah memudahkah siapapun yang memiliki hutang untuk segera melunasinya. Dan semoga Allah memberikan kekuatan dan kesabaran bagi mereka yang mengalaminya. Aamiin....

Dan sekiranya jika Anda ingin belajar lebih dalam tentang bagaimana cara bangkit dari bangkrut, silakan download ebook berikut ini yang ditulis oleh tim Saya di Billionaire Store:

>> http://bit.ly/2pATAwz

Silakan klik link di atas. Masukkan nama dan email Anda disana, maka ebooknya akan terkirim ke email Anda beberapa menit kemudian.

InsyaAllah dapat banyak membantu Anda untuk bangkit dari kebangkrutan. Aaamiin....

"Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan (doa) bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong diri dari beribadah (berdoa) kepada-Ku, akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Ghaafir: 60).

Please share ke teman-temannya. Pasti ada di luar sana yang membutuhkan semangat dari tulisan ini.

Semoga jadi jalan kebaikan.
 
Top