Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

MENTAL MANJA SI TUKANG NGELUH

Beberapa hari ini saya sedang membantu mba Anggraini Rully Nusandari ( Mentor Instagram Marketing ) dalam suatu kursus instagram marketing yang saya buat.

5 hari pendaftaran dibuka 400 peserta daftar & saya sudah mulai pesimis & tarik nafas panjang. haha

Kenapa? Saya merasa ada beban yang akan saya hadapi, karena tugas saya bukan hanya memberikan materi instagram, tapi juga harus mengajari mba Anggrainy bagaimana cara menjadi mentor yang benar serta melatih mental peserta didik.

Mentor yang benar bukan yang mengajari materi teknis, tapi juga FOKUS membangun karakter peserta didik.

Jualan di instagram mah gampang, pelajari tekniknya 1 minggu juga sudah selesai. Yang susah apa? Memperbaiki MENTAL seorang pengusaha pemula.

Ada beberapa kebiasaan " mental tempe " yang harus dihindari, saya kepingin teman - teman sadar kalau kebiasaan ini akan membunuh karir & kesuksesan Anda masing - masing. Perhatikan ya...

1. Pesimis, Rumit, Polos

WA saya error gimana ya? haduh... udah deh saya ga bisa bisnis online...
Instagram saya kok error gimana? haduh saya ga bakat jadi pengusaha..
Karyawan saya nipu, saya ga akan gunain karyawan lagi...
Saya ga punya modal, saya ga bakat jadi pengusaha tapi saya mau jadi pengusaha ( ini nista )

Seandainya sukses bisa dicapai dalam waktu 1 tahun, orang - orang ini baru bisa mencapai kesuksesannya selama 10 tahun, karena terlalu pesimis, berpikir rumit, dan terlalu polos sehingga tidak bisa berinisiatif.

Tak hanya bisnis online, yang bisnis offline pun juga banyak...

Kita sudah tahu, sumber informasi dunia bisa dicari lewat google.com . Dari hal remeh temeh sampai hal - hal penting ada disana. Menyerah bukanlah solusi dari permasalahan

Makin pesimis, rumit, dan polos makin susah untuk sukses, hati - hati :D

2. WHAT IF

Gimana kalau ga bisa?
Gimana kalau gagal?
Gimana kalau.. tapi... jika...

Halah... Jangan kaya tamu bengkel... nanya mulu action engga !

Lebih baik action dulu, saat mentok baru tanya, jangan sebaliknya, kenapa?

Kalau kita terbiasa action dulu baru tanya, dijamin kita bisa punya mental pejuang sebagai seorang pengusaha.

Sebaliknya, nanya mulu & minta dibimbing adalah ciri pengusaha bermental tempe...

Dari dulu saya dilatih untuk bisa berjuang sendiri... Saya sudah mengikuti berbagai jenis pelatihan berharga puluhan juta, tapi saya ga ngemis ilmu. Bahkan setiap pertanyaaan yang terlontar akan saya pikir matang - matang sebelum bertanya

Ketika gagal ?
Saya bisa menyelesaikan sendiri tanpa manja & minta bantuan orang lain... kalau benar - benar mentok saya baru tanya, karena saya benar - benar ingin menjaga perasaan mentor & menunjukkan ATTITUDE yang baik sebagai seorang pengusaha

3. DEMOTIVASI

Bahasa kasar demotivasi adalah " Anget - anget tai ayam "

Cuma semangat di depan, pas lagi gagal, pas lagi sepi orderan, lesu lagi..

Udah lesu malah ngemis minta motivasi dari orang lagi... manja sekali ga? :(

Selalu saya ingatkan, 3 hal ini harus benar - benar dihindari apalagi waktu awal - awal mulai usaha. Jika 3 hal ini masih suka dilakukan orang ga akan respect dengan Anda.

Sebagai seorang mentor saya punya tanggung jawab yang tinggi.. Ga penting ngajarin teknis, karena materi teknis bisa dipelajari.. yang penting adalah ATTITUDE & MENTAL PENGUSAHA

Jangan sampai Anda baru belajar setelah Anda jatuh berkali - kali bahkan sampai rugi milyaran, RUGI !

Saya baru merasakan bagaimana rasanya dedikasi seorang guru, digaji pas - pasan, muridnya bandel, nanya ga dipikir, kadang suka kurang ajar sama gurunya, tetapi seorang guru masih tersenyum & tulus membantu peserta didik bukan hanya materi teknis, tapi juga budi pekerti & mental !

Ketika sukses? Muridnya yang sukses....

Dari pelajaran ini saya ingin mengingatkan teman - teman, sekali Anda mengubah MINDSET Anda, maka segalanya akan berubah..

Share Ya !
 
Top