Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

8 Strategi Berinvestasi Paling Sederhana dan Cerdas Menuju Masa Depan yang Lebih Baik

Investasi sangat penting dilakukan setiap orang untuk bisa mempersiapkan kebutuhan masa yang akan datang. Karena, dengan investasi maka hasilnya akan lebih besar dibandingkan dengan uang yang hanya di bank saja, karena investasi umumnya bisa tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan uang yang berada di bank.

Jakarta, GATRAnews – Setiap orang yang berinvestasi pasti mengharapkan keuntungan. Bukan hanya balik modal tetapi ada hasil lebih dan keuntungan yang diterima. Supaya jangan sampai merugi terlalu besar ada beberapa cara yang yang harus dilirik oleh investor. Berikut 8 cara cerdik dalam investasi :

1. Memahami Tujuan Berinvestasi
Banyak orang yang investasi hanya sekadar ikut-ikutan atau latah. Hindari hal tersebut dan kenali tujuan Anda berinvestasi. Semakin kenal dengan tujuan Anda berinvestasi, semakin Anda dekat dengan pengetahuan dalam dunia investasi termasuk instrumen investasi apa yang akan dipilih. Lalu Anda juga harus tahu investasi apa yang tepat untuk tujuan jangka pendek, menengah dan panjang. Salah pilih tujuan dan investasi juga akan berakibat fatal.

2. Mengenali Perusahaan dan Produk yang Diinvestasikan
Cara cerdik kedua adalah Anda harus kenal betul jenis produk investasi Anda. Biasanya Anda juga sering menginvestasikan modal awal Anda pada perusahaan investasi. Di sini Anda harus tahu betul seperti apa reputasi perusahaan tersebut. Jangan malas untuk riset tentang perusahaan yang hendak dituju. Sedikit tips untuk Anda yang mau investasi di saham, untuk perusahaan consumer goods sahamnya pasti akan meningkat menjelang bulan puasa dan hari raya Idul Fitri, sebaliknya, saham korporasi akan turun menjelang pemilu.

3. Cermat dan Realistis
Anda harus pandai berhitung dan cermat dalam mengeluarkan modal untuk investasi. Salah perhitungan malah menimbulkan kerugian. Berpikir realistis juga diperlukan sebagai seorang investor. Bila Anda mau keuntungan besar, mencapai 1 milyar tetapi pengeluaran investasi Anda setiap bulan hanya Rp 300 ribu dalam waktu 15 tahun tentu jadi hal yang mustahil.

4. Konsisten Tinggi
Untuk hal yang satu ini harus ditanamkan sejak awal mulai berinvestasi. Konsisten disini maksudnya adalah dalam pengeluaran investasi bulanan. Jika sudah terjun dalam dunia investasi, Anda harus bisa menyisihkan 10-30 persen penghasilan Anda untuk berinvestasi. Sikap konsisten ini menunjukkan bahwa Anda serius dengan investasi yang akan dilakukan. Hasilnya pun akan dituai secara maksimal.

5. Diversifikasi Portfolio Investasi
Sepertinya jurus ini sudah menyebar di kalangan investor. Jika mau menuai keuntungan jangan terpaku pada satu jenis investasi saja. Jika Anda menebar jaring dan umpan yang besar, ikan-ikan yang diperoleh jumlahnya juga akan lebih banyak. Dalam berinvestasi tanamkan modal Anda pada 2 atau 3 instrumen investasi yang diyakini mampu dijalani. Sehingga kalau satu merugi Anda masih punya cadangan lainnya.

6. Kontrol dan Monitor Portfolio
Begitu terjun dalam dunia investasi jangan sekali-sekali membiarkan modal Anda bergulir tanpa proses kontrol dan monitor. Anda harus terus melakukan monitoring terhadap kondisi investasi Anda. Misalnya jika investasi saham, tentu harus dipantau setiap hari karena pergerakannya berlangsung setiap hari. Kalau reksadana, bisa dikontrol seminggu atau sebulan sekali. Jangan lupa juga untuk memantau berita-berita makro ekonomi yang cenderung memengaruhi investasi di sektor keuangan.

7. Keuntungan Dengan Investasi Jangka Panjang
Memilih investasi dengan jangka waktu panjang memang hasilnya tidak bisa dilihat dalam hitungan bulan, hari bahkan jam. Namun investasi jenis ini seperti reksadana misalnya yang mengandalkan akumulasi dan memerlukan waktu lama akan lebih terlihat hasilnya. Anda harus cerdik memilih investasi, jika menghendaki keuntungan besar bisa memilih investasi dalam jangka waktu panjang.

8. Mobilisasi Investasi
Bila Anda menemukan salah satu investasi Anda yang menurun dan tidak berkembang segera lakukan mobilisasi atau perpindahan instrumen investasi. Sebelum melakukan hal tersebut, konsultasi dulu dengan perencana keuangan atau manajer investasi. Melalui konsultasi, Anda bisa tahu investasi apa yang lebih baik dan harus dilakukan. Selain itu, Anda harus sering memantau berita ekonomi dan investasi supaya mengetahui perkembangan saham, deposito, harga emas, harga properti dan lainnya.

Editor: AturDuit/ptr , gatra.com
 
Top