Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Alasan Raffi Ahmad Lebih Memilih Bisnis Investasi di Bidang Properti

Banyak orang ingin tahu, mengapa seorang artis yang sudah memiliki banyak uang ingin melakukan bisnis atau investasi atau malah bisnis sekaligus investasi. Namun, setiap artis memiliki pengelolaan yang berbeda dalam mengelola uangnya. Raffi lebih memilih properti untuk investasinya.

Pernah mengeluarkan banyak uang untuk mengoleksi motor besar dan mobil sport sebagai hobi, kini artis peran Raffi Ahmad (27) mulai berpikir matang untuk mengatur keuangannya.

Pria yang akan menikah dengan artis peran Nagita Slavina (26) di Jakarta pada 17 Oktober 2014 itu memilih menginvestasikan uangnya dalam bentuk properti berupa apartemen.

"Mungkin karena gue mau nikah juga, jadi alangkah lebih bijak kalau uang-uangnya saya taruh supaya bisa bertambah nilai investasinya," kata Raffi dalam wawancara di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (15/10/2014).

"Kalau mobil ya itu kan lebih lifestyle, saat kita tanda tangani itu jatuhnya sudah second dan harganya cenderung turun," lanjut Raffi. "Misalnya, dulu gue beli motor itu ada yang harganya Rp 500 juta. Giliran dijual jadi Rp 350 juta. Mobil juga gitu," ujar dia.

Daripada merugi dengan berinvestasi kendaraan mewah, Raffi memutuskan untuk bermain investasi properti berupa apartemen. "Main properti sih baru setahun, jadi saya ambil beberapa project-nya," ungkap Raffi.

Mengendus ada peluang untung yang menggiurkan, Raffi tak tanggung-tanggung membeli 10 unit apartemen yang dikembangkan Forzaland. "Yang di Serpong, One Azure ada 10 unit saya ambil, yang di Kasablanka, One Casablanca ada satu unit saya ambil," kata Raffi.

"Saya sengaja ambil propertinya dari harga awal, dari sebelum prelaunching, jadi setelah launching akan naik. Kalau bisa kita ambil sebelum prelaunching biar investasinya bisa 100 sampai 200 persen," tutur Raffi.

Kendati baru setahun bermain properti, Raffi bukannya tak melek berhitung untung-rugi. "Sebagai contoh saya ambil yang di Serpong itu dari Rp 7 juta per meter, sekarang sudah Rp 13 juta, itu enggak sampai setahun. Yang di Kasablanka itu dari harga Rp 2,4 miliar sekarang sudah tiga koma sekian. Itu sangat menjanjikan sekali," sebut dia.

Raffi mengaku sudah menggelontorkan uang Rp 10 miliar untuk investasi ini. Selain berhitung matang, dia mengatakan, kesabaran adalah kunci utama dalam bermain investasi di bidang properti.

"Kalau kita mau investasi itu yang pertama harus sabar. Kalau mau investasi di properti itu harus sabar karena setahun, dua tahun itu pasti akan naik. Investasi properti itu enggak akan rugi karena bisa kita sewain, bisa kita jual, seburuk-buruknya enggak akan turun," ujar Raffi.

Editor : Palupi Annisa Auliani , JAKARTA, KOMPAS.com 
 
Top