Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Alasan Salah Seorang Miliarder Terkaya di Dunia Sir Richard Branson Berhenti Sekolah di Sejak Usia 15 Tahun  Namun Tetap Menyarankan Anak Muda Harus Sekolah karena Pentingnya Pendidikan



Banyak orang yang mungkin belum tahu tentang salah seorang pengusaha terkaya di dunia Sir Richard Branson. Sebelum menjadi miliarder sukses dan bahagia, Sir Richard Branson melakukan tindakan yang sangat luar biasa dan bisa memberikan inspirasi kepada banyak orang.

Pengusaha unik ini selalu tampil dengan rambut gondrongnya. Branson kini memiliki 200 perusahaan di lebih 30 negara dengan bendera Virgin Company. Ia juga memiliki usaha musik internasional Virgin Megastore, maskapai penerbangan Virgin Atlantik, dan ratusan perusahaan lain. Beberapa bisnisnya tidak umum, seperti Virgin Galactic yang bergerak di bidang wisata ruang angkasa.

Kesuksesannya didasari dari tindakannya yang berani keluar dari zona nyaman dan melakukan transformasi. Meski kini memiliki ratusan usaha, bos Virgin Company ini tetap tampil santai.

Branson mengaku tak memiliki gelar formal di bidang pendidikan. Di usia yang relatif muda, 15 tahun, ia memilih berhenti sekolah untuk memulai bisnisnya. Saat itu ia mulai mengumpulkan uang sedikit demi sedikit untuk membuat majalah dan mendapatkan keuntungan dari iklan.

Pelan-pelan bisnisnya merangkak hingga kini ia memiliki 200 perusahaan di berbagai sektor. Apa rahasianya? "Memiliki keinginan besar," kata Branson.

"Saya sangat senang belajar hal-hal baru dan sangat menyenangkan jika kita mempunyai mimpi dan mewujudkan mimpi tersebut," ujarnya.

Branson mengaku beruntung meninggalkan bangku sekolah di usia muda. Setidaknya ia mendapat dua keuntungan ketika memutuskan meninggalkan bangku sekolah.

Keuntungan pertama, kata dia, semangat nothing to lose. Anak muda dapat terus mencoba, jika usaha yang dirintis gagal karena masih memiliki banyak waktu. "Yang kedua, tidak perlu memikirkan pinjaman rumah dan pacar," ujarnya sambil tertawa.

Diakuinya meninggalkan bangku sekolah membutuhkan keberanian yang kuat. Karenanya ia tidak menyarankan anak muda untuk meninggalkan sekolah. "Tapi kalian harus berani, karena di umur 24 tahun, Anda akan menghadapi kehidupan sesungguhnya," katanya.

Branson juga mengungkapkan, kiatnya sebelum memulai bisnis baru. "Kalau saya mau memulai bisnis, saya lebih mengutamakan indra keenam saya ketimbang kalkulasi-kalkukasi bisnis. Kerjakan saja," katanya. Dia juga enggan menggabungkan karier politik dan bisnis, karena diyakininya akan merusak profesionalisme.

Dalam berbisnis, Branson juga sangat menjunjung etika. Menurut dia, etika bukan saja poin penting dalam berbisnis tapi juga landasan sebuah bisnis.

Selain itu menurut Branson para pebisnis harus membuang buku teks mereka. Buku teks mengajarkan setiap pengusaha harus memiliki bisnis inti jika ingin sukses, namun teori itu tidak berlaku bagi Branson. Menurut Branson, dalam berbisnis yang terpenting adalah apa yang dikerjakan itu penuh dengan passion.

"Jika Anda yakin apa yang anda kerjakan itu akan berhasil, maka kerjakanlah tanpa ragu. Lakukanlah,” katanya. (as)

Sumber : ciputraentrepreneurship.com
 
Top