Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Anggapan atau Prasangka yang Berbahaya dan Merugikan Diri Sendiri dan Banyak Orang dari Dewa Eka Prayoga





Cerita dikit ya..

Beberapa hari yang lalu Saya sama istri & anak, jalan keluar untuk belanja kain persiapan launch produk terbaru di Shaliha Hijab. Alhamdulillah, bisa borong dan produksi banyak...

Pulangnya, Saya tanya ke istri, "Bun, mau makan dimana?". Istri bilang, "Pengen ngebakso ih yah. Udah lama gak ngebakso..."

Akhirnya mobil Saya setir menuju Bakso Boedjangan di daerah Dago, Bandung. Kebetulan yang punya teman Saya, Rex Marindo & the genk 😅

Saran Saya, kalau mau belajar bangun bisnis kuliner, belajar ke dia. Kenapa? Karena dia adalah praktisi. Terbukti membangun Nasi Goreng Mafia, Bakso Boedjangan, Warunk Upnormal, dan Sambel Kamila. Laris semua! 👍🏻

By the way, Saya gak akan cerita detailnya tentang bisnis kuliner ya. Sekali lagi, kalau mau belajar dunia kuliner, belajar ke Rex. Cari aja akunnya di Instagram. Suka ada program Sedekah Ilmu.

Nah, pas Saya beres makan Bakso disana, ada tukang dagang kue putu nyamperin di samping tempat makannya. Eh dia ngegoda anak Saya, Nabila, supaya beli kuenya

Saya sempat mikir gini dalam hati, "Yaelah ini si bapak-bapak, nawarin produknya enggak banget. Sok PDKT ke anak Saya dan terkesan maksa"

Maklum, soal jualan Saya cukup sensitif. Selalu menganalisa dari berbagai sudut. Hehehe 😆

Bagus sih, dia mempengaruhi Nabila (konsumen) agar dia mau dan ngomong ke kami (buyer)

Dalam penjualan, itu biasa terjadi. Misal, seorang pemasar bimbel yang kerapkali mempengaruhi siswa (konsumen) agar ngomong ke orang tuanya (buyer) dan membimbelkan dia

Tapi, ada baiknya mendingan pengaruhi aja si punya duit langsung, alias Buyernya, bukan konsumennya

Kecuali konsumennya sekaligus buyer. Konsumen = Buyer.

Kalau kita jual makanan anjing, kan buyernya jelas-jelas yang punya anjing, bukan anjingnya. Paham ya?

So, dalam menyusun strategi marketing, jangan salah narget.

Balik lagi ke tukang putu tadi...

Seusai makan, Saya akhirnya duluan ke mobil dan parkir. Sementara istri dan Nabila ke toilet dulu.

Saya kaget, pas istri masuk ke mobil, lantas bercerita, "Yah, keren tuh tukang Putu tadi..."

Lha Saya malah mikir sebaliknya. Spontan Saya nanya, "Keren apanya bun? Jualannya ngebujuk2 maksa gitu.."

Istri Saya bilang, "Eh, bukan itu yah. Itu lho, pas Bunda lewat barusan, dia lagi buka Qur'an dan murojaah Hafalannya. Qurannya dipegang, matanya kemana-mana sama melantunkan ayat-ayat-Nya. Berarti kan lagi murojaah ya yah..."

#JLEB

Disitu Saya langsung nyebut dan istighfar, "Astagfirullahal adziim..." 😭

Saya baru saja berbuat dosa dan berburuk sama tukang putu itu... 😫

Kalau saja waktu itu Saya masih deket, mungkin Saya balik lagi ke tempat makan baksonya dan minta maaf sama dia, sambil beli kue putunya, sebagai rasa bersalah Saya

Ya Allah... sampai saat ini masih kepikiran kok bisa-bisanya Saya mikir buruk kaya gitu, hanya karena gak suka dengan cara nawarin produknya

Disini Saya belajar... Jangan pernah lihat seseorang dari permukaannya saja

Jangan pula menilai seseorang dari jualannya dan cara dia berjualan

Bisa jadi kita sering melihat kawan-kawan kita di sosial media jualannya pake hard selling, nyepam, maksa-maksa, atau hal-hal buruk lainnya, tapi sebenarnya akhlak dan kepribadian mereka lebih mulia di sisi-Nya ketimbang kita

Adapun kenapa mereka melakukan itu, bisa jadi karena mungkin belum tahu/paham ilmunya saja...

Tugas kita jangan membencinya, justru merangkulnya. Mengingatkannya. Mengajarinya.

Sekali lagi, karena bisa jadi mereka kedudukannya di sisi Allah lebih mulia daripada kita 😩

Seperti yang sering Saya katakan, "Tidak ada lebih mulia antara pengusaha dan karyawan kecuali mereka yang bertaqwa kepada-Nya" ✍🏻

Mungkin bapak penjual kue putu tadi hanya jualan kue putu yang lagi-lagi (mungkin) omset hariannya gak seberapa dibanding kita. Tapi kedudukannya di sisi Allah, siapa yang tahu...

Semoga sharing ringan ini bermanfaat. Aamiin..

Silakan share, agar semakin banyak yang terinspirasi... 🙏

Join channel: https://t.me/dewaekaprayoga untuk update tulisan dari Saya.
 
Top