Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Artis Deswita Maharani Membuka Toko Cokelat di Tanah Kelahirannya

Ketika menjadi artis, ternyata tidak semua bisa berjalan lancar ketika menggeluti dunia lain atau hal-hal yang di luar artis. Perlu persiapan yang sangat luar biasa dan matang. Beberapa hal menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Banyak cara yang dapat dilakukan oleh seseorang untuk berkontribusi terhadap daerah asalnya. Membuka toko oleh-oleh menjadi cara yang dipilih aktris Deswita Maharani untuk berkontribusi terhadap tanah leluhurnya, Garut.

Selain untuk berbisnis, istri aktor Ferry Maryadi ini mengatakan dengan membuka toko bernama Saung Cokelat 9, Wisata Belanja Oleh-oleh Khas Garut,  di Jalan Raya Leles, dirinya membantu memasarkan berbagai produk usaha kecil menengah (UKM) asal Garut.

"Karena saya dari Garut, Kang Ferry juga dari Garut. Kami tidak bisa berkontribusi di bidang politik atau hiburan di Garut. Makanya, kita berkontribusi di bidang kuliner saja, dibantu oleh Kang Kiki dari Chocodot," kata Deswita saat ditemui seusai membuka tokonya di dekat perbatasan Kecamatan Leles dan Kadungora ini, Jumat (5/7/2013).

Awalnya, kata Deswita, dia dan Ferry tidak berani terjun ke dunia bisnis dengan alasan tidak memiliki pengalaman dan takut merugi. Namun, dengan bantuan Kiki Gumelar, pionir inovasi produk Chocodot, Deswita dapat menjalani bisnis dari nol.

Sebelumnya, kata Deswita, Kiki pun membantunya memasarkan sebuah makanan khas tanah Pasundan, yakni Nasi Liwet Kadoet. Bisnis pertamanya ini meraih hasil yang memuaskan di Jakarta. Karenanya, Deswita pun tak segan mengembangkan usahanya di Garut.

"Kalau di Jakarta, kita sudah cukup dan sekarang mencoba pengalaman baru dan kebetulan ada peluang dari Kang Kiki untuk ditawari bisnis ini. Setelah digojlok, barulah muncul semangat untuk mengembangkan usaha," tuturnya.

Garut, ucapnya, kian diminati menjadi kawasan wisata bagi warga Jawa Barat, Jakarta, dan daerah lainnya. Karenanya, peluang ini dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha dengan membuka toko oleh-oleh di Garut. Terlebih, Ramadan dan Lebaran datang tinggal menghitung hari.

"Ini persiapan kita menjelang Ramadan dan Lebaran. Kalau bulan puasa, intensitas belanja juga naik dan kita harus aktif. Kita harus sibuk dan menyibukkan diri saat puasa. Biar puasanya tidak terasa," kata Deswita yang kemudian tertawa.

Eksterior dan interior toko yang dibuka pasangan Deswita serta Ferry ini mengadopsi konsep tradisional. Berbagai hiasan dan ornamen yang terbuat dari kayu, bambu, dan bahan alam lainnya menghiasi interior dan eksterior bangunan.

Sesuai namanya, Saung Cokelat, pengunjung dapat merasakan suasana saung di dalam ruangan. Berbagai jenis oleh-oleh seperti produk Chocodot, kerupuk kulit, makanan ringan, minuman, serta produk UKM Garut lainnya disajikan dalam rak-rak dan meja yang tertata rapi. (Sam)

Sumber : TRIBUNNEWS.COM, GARUT
 
Top