Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Cara Terbaik dan Terbukti Berhasil Cara Investasi Untuk Pemula pada Tahun 2016 versi okezone.com




Banyak cara untuk bisa meningkatkan kekayaan atau aset setiap orang. Meskipun dengan uang pas - pas an atau hanya sedikit, tetap bisa melakukan investasi. Mungkin hanya saja jika tidak diberikan informasi di internet atau di media lain banyak para pemula atau orang yang masih awam tentang investasi tidak melakukan inestasi sama sekali padahal investasi sangat penting untuk masa depan.

Hampir sebagian besar orang sebenarnya tidak mengetahui hal ini. Bila Anda serius ingin berinvestasi, maka lebih baik baca dulu 6 tips dasar investasi bagi pemula, seperti dikutip dari Cermati.com.


Lakukan Sedikit Demi Sedikit

Jangan terlalu ambisius karena Anda belum mengenal perilaku pasar. Terlalu ambisius saat menggelontorkan uang dalam berinvestasi bisa jadi kesalahan pertama Anda. Mulai lah dengan modal yang tidak terlalu besar. Padahal pemahaman dan kemampuan analisis pasar yang Anda miliki pun pas-pasan, maka ada baiknya mulai dengan modal minimal terlebih dahulu.

Pengetahuan analisis pasar yang tepat mutlak diperlukan untuk menghindari kerugian dalam jumlah besar. Selain itu, lakukan investasi dengan cara yang efektif dan latihlah kesabaran Anda. Hal ini diperlukan agar Anda tidak kecewa bila suatu saat mengalami kerugian besar.

Beli Produk yang Jelas-Jelas Saja

Membeli saham yang jelas Anda ketahui merupakan satu hal yang harus dilakukan. Sebagai contoh, ketika ingin investasi saham. Beli terlebih dahulu saham yang berfundamental baik. Orang menyebutnya sebagai saham blue chip. Saham yang seperti ini memiliki kriteria tertentu. Misalnya, dikenal publik, memiliki usaha yang jelas, produknya laku di pasaran, tidak banyak utang, manajemen transparan, dan sebagainya.

Jangan mudah terlena oleh tawaran saham instan. Anda tidak tahu bagaimana saham yang Anda beli meningkat, namun karena alasan iming-iming nilai saham yang semakin meningkat, maka terkadang ada orang yang terjebak.

Ketika pasar saham terkoreksi, saham blue chip ikut terkoreksi. Setelah pasar saham bangkit, maka bisa dipastikan saham Anda akan ikut bangkit. Bahkan, lebih cepat daripada yang lain.

Sebar ke Berbagai Keranjang

Lakukan diversifikasi dalam berinvestasi. Bagi anda yang baru pertama kali, ada baiknya untuk menyebar saham ke banyak tempat. Tidak hanya di satu tempat saja. Silahkan Anda membeli beberapa jenis saham. Tujuanny, untuk meminimalisir resiko. Semakin besar saham yang Anda miliki, maka resiko kerugian akan semakin kecil.

Dibanding anda hanya fokus pada satu saham saja. Bisa-bisa bila mengalami kerugian, maka anda akan rugi sekali. Membeli saham dengan cara diversifikasi, membuta posisi anda selalu berada pada titik aman. Apabila ada satu saham turun, kemungkinan saham lain bisa naik.

Mulai Menganalisis

Mau tidak mau, apabila Anda ingin terjun dan serius dalam dunia investasi, maka harus belajar melakukan analisis. Anda harus tahu cara analisis saham sebagai salah satu faktor yang menentukan keputusan jual atau beli saham.

Saat ini, ada dua cara analisis, yaitu Analisis Teknikal dan Analisis fundamental. Keduanya memiliki keunggulan masing-masing. Tidak ada yang lebih baik dari keduanya. Sebiasa mungkin, Anda mempelajari keduanya dan menggunakannya secara bersamaan sebagai indikator sebelum anda memutuskan.


Lebih Baik Pilih yang Jangka Panjang

Hasrat manusia itu, ingin cepat mendapatkan hasil. Sedikit kerja, sedikit berpikir, namun ingin banyak hasilnya. Apakah itu mungkin? Ya, mungkin. Ini terjadi bila Anda menguasasi pasar. Sayangnya Anda masih pemula dan belum tahu apa-apa mengenai pasar.

Fokus pada jangka panjang merupakan salah satu tips yang patut Anda lakukan. Pasar saham sangat berisiko. Apalagi bila Anda memilih jangka pendek. Bisa-bisa jantung Anda dibuat deg-degan, sesuai dengan kondisi pasar. Oleh sebab itu, jangka panjang merupakan salah satu hal yang anda pilih. Semakin lama investasi, semakin besar tingkat keuntungan.

Sejarah sudah membuktikan, berinvestasi saham dalam jangka panjang, maka peluang meraih return sebesar 12,9 persen ada di depan mata. Angka ini bisa diperhitungkan berdasarkan imbal hasil IHSG dalam jangka panjang.


Analisis portofolio itu harus

Mau tidak mau, anda harus selalu melakukan analisis portofolio. Lakukan hal ini secara berkala. Anda bisa menganalisis dan mereview portofolio setiap 3 bulan sekali, 6 bulan sekali, atau setahun sekali.

Apabila berdasakan analisis anda menemukan bahwa ada saham yang kurang bagus kinerjanya, maka anda bisa menggantinya dengan saham lain yang lebih baik.

Yuk Investasi dari Sekarang!

Nah, bagi Anda yang ingin mulai berinvestasi, coba untuk mengikuti tips yang disebutkan di atas. Ingat, setiap produk investasi memiliki profil risiko yang berbeda, ada yang rendah dan ada yang tinggi. Jangan asal membeli, mulailah berinvestasi dari produk yang paling mudah dulu seperti reksa dana atau emas.

(amr)

Sumber : okezone.com
 
Top