Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Cara Terbaik untuk Mempersiapkan Keuangan Masa Depan Maksimal adalah usia 30 tahun

Banyak yang perlu dipersiapkan untuk masa depan. Meskipun masih muda, keuangan perlu disiapkan untuk masa depan yang lebih baik. Siapapun itu, persiapan dana pensiun harus dipersiapkan seandainya ketika tidak bekerja bisa dapat menikmati hidup.

Memasuki usia 30 tahun dapat menjadi waktu tepat untuk lebih baik mengelola keuangan. Baik Anda telah berkeluarga dan masih single, usia 30 tahun dapat dimanfaatkan untuk mempersiapkan keuangan termasuk dana pensun.

Menurut Perencana Keuangan Financia Consulting, Eko Endarto, saat usia 30 tahun ada sejumlah hal yang harus dipersiapkan untuk masa depan anak dan keluarga. Apalagi ketika seseorang biasanya usia 30 tahun telah memiliki posisi karier dan penghasilan cukup baik.

"Akan tetapi di usia 30 tahun ini juga pengeluarannya cukup besar karena sudah menikah dan anak pun sudah cukup besar," ujar Eko, saat dihubungi Liputan6.com, seperti ditulis Minggu (10/8/2014).

Oleh karena itu, Eko mengingatkan, usia 30 tahun harus pandai untuk memaksimalkan portofolio aset yang sudah dimiliki agar bertambah.

Pertama, ketika usia 30 tahun harus sudah mulai memikirkan untuk menyiapkan dana pensiun. Meski pun persiapan dana pensiun sebaiknya dilakukan lebih cepat lebih baik.

"Misalkan ingin pensiun usia 55 tahun, maka memiliki waktu sekitar 25 tahun untuk mengalokasikan dana dan memaksimalkan aset agar optimal. Pilihlah produk investasi dengan imbal hasil tinggi seperti saham," kata Eko.

Selain itu, produk investasi ini juga untuk persiapan dana pendidikan anak. Kedua, Eko mengatakan, ketika berusia 30 tahun juga bisa mendapatkan aset portofolio investasi kedua mulai dari properti,emas, dan saham. "Sebaiknya berinvestasi dari pada hanya menyimpan dana di tabungan dan deposito," ujar Eko.

Ketiga, Eko mengingatkan, ketika usia 30 tahun juga harus sudah menyiapkan proteksi seperti asuransi.  Jadi dengan penghasilan yang semakin bertambah dapat disisihkan untuk asuransi seperti kesehatan, jiwa dan kerugian.

"Asuransi ini disesuaikan kalau yang single sebaiknya asuransi jiwa tidak terlalu besar," tutur Eko.

Sementara itu, perencana keuangan Mieke Rini menuturkan, biasanya ketika usia 30 tahun sudah berkeluarga terutama pasangan muda. Pengeluaran pun menjadi makin besar. Menurut Mieke, kesalahan yang biasa dilakukan saat usia 30 tahun yaitu berkaitan gaya hidup menjadi lebih konsumtif.

"Oleh karena itu mitigasi plan perlu dengan mempersiapkan dana darurat yang besarannya enam kali dari pengeluaran," ujar Mieke. (Ahm/)

Sumber : Liputan6.com, Jakarta 
 
Top