KLIK DI SINI untuk mengetahui PANDUAN, BIMBINGAN GRATIS sehingga Anda bisa MENGHASILKAN MILIARAN RUPIAH melalui BISNIS ONLINE cukup dengan menggunakan fasilitas GRATIS di internet KLIK DI SINI

Demi Menciptakan Keadaan Investasi yang Kondusif Maka Pihak Jabar dan BI Meluncurkan WJI

Banyak pihak yang belum tahu tentang WJI. Apa ada hubungan WJI dengan investasi. Tentunya ada, buktinya munculnya WJI tersebut untuk menciptakan iklik investasi yang kondusif. Di bawah ini adalah penjelasan tentang WJI yang berhubungan dengan investasi.

Akselerasi pembangunan ekonomi di Jawa Barat terus dipacu. Hal itu mengingat besarnya potensi dan kontribusi Jabar terhadap perekonomian nasional.

Salah satunya dengan diluncurkannya West Java Incorporated (WJI). WJI adalah forum untuk mensinergikan peran seluruh pihak terkait penciptaan iklim investasi yang kondusif.

WJI resmi diluncurkan dan ditandatangani langsung Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan serta dihadiri pemerintah kabupaten/kota, KADIN, OJK, perbankan, dan sektor swasta.

Adapun aktivitas utama WJI di antaranya mendorong terbukanya akses pasar bagi pengusaha Jabar melalui diseminasi poin-poin kesepakatan perdagangan internasional.

Selain itu, Agus pun berharap WJI bisa menjadi solusi atas permasalahan bisnis dan investasi serta mempromosikan berbagai kegiatan ekonomi mulai dari UMKM hingga proyek pemerintah melalui Investor Relation Unit WJI.

“Kami berharap, dibentuknya WJI bisa membangun persepsi positif bagi Jabar, terutama dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Selain itu bisa mempermudah investor asing mencari informasi peluang investasi di Jabar,” kata Agus di Gedung Sate Bandung, Rabu (12/11/2014).

Lebih lanjut Agus mengungkapkan, dalam WJI tersebut pihaknya berperan sebagai mitra strategis dan konselor bagi pemerintah pusat dan daerah. Dengan begitu, berbagai kebijakan moneter yang diambil BI mampu tersampaikan dan dipahami dengan baik oleh pemerintah pusat dan daerah.

Dengan kata lain, pelbagai kebijakan yang diambil, seperti sistem pembayaran dan macro prudential bisa dipahami pemerintah.

“Kalau kita komunikasikan ke pemda, maka pemda akan mengerti bahwa harus ada perkembangan ekonomi daerah yang kuat dan berkesinambungan,” terangnya.

Dia pun menyebut bahwa BI akan merespon berbagai kondisi perekonomian daerah dengan mengeluarkan kebijakan moneter.(**)

Sumber : BANDUNG,FOKUSJabar.com , Oleh: Solihin
 
Top