KLIK DI SINI untuk mengetahui ONLINE BUSINESS COURSE sehingga Anda bisa MENGHASILKAN MILIARAN RUPIAH melalui BISNIS ONLINE cukup dengan menggunakan fasilitas GRATIS di internet KLIK DI SINI

Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menyelenggarakan acara Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) untuk Mencegah Pemanasan Global

Kegiatan untuk melindungi alam dilakukan oleh pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada Hari Menanam Pohon Indonesia. Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menyelenggarakan acara Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) pada hari Selasa (30/11) di Lapangan Pantai Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo. Dengan adanya kegiatan itu diharapkan seluruh lapisan mau peduli terhadap lingkungan untuk melindungi bumi dari kehancuran.

Hadir dalam acara tersebut Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, Bupati Kulon Progo H. Toyo Santoso Dipo, Kepala Dishutbun Provinsi DIY Ir. Ahmad Dawam, Kadis Pertanian dan Kehutanan Kulon Progo Ir. Bambang Tri Budi Harsono, Kepala BP DAS SOP DIY  Ir. Bambang Priyono, M.Si, Muspida, para pejabat eksekutif pemkab serta masyarakat.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya konkret untuk mencegah terjadinya pemanasan global. Tindakan tersebut dapat dilakukan dengan aksi penanaman pohon atau penghijauan secara serentak dan menyeluruh. Sesuai program pemerintah Republik Indonesia yang mencanangkan penanaman 1 miliar pohon untuk dunia di tahun 2010/2011.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Sultan Hamengkubuwono X secara simbolis melakukan penanam pohon trembesi (munggur), yang diikuti oleh bupati beserta Muspida dan para pejabat yang lain di Lapangan Jangkaran, Temon. Menurut rencana, di lokasi tersebut akan ditanam 300 batang pohon trembesi untuk mendukung penanaman 5.600 batang tanaman lain di Kulon Progo.

Langkah konkret untuk memperbaiki lingkungan disekitar kita sudah menjadi kewajiban dan sekaligus permasalahan yang harus segera diselesaikan. “Seperti program pemerintah untuk menanam 1 miliar pohon untuk dunia yang dilaksanakan mulai bulan Februari 2010-Januari 2011 merupakan kebijakan yang harus kita dukung. Di Kulon Progo, penanaman pohon yang sampai merambah lingkungan pesisir adalah sesuatu yang sangat baik untuk penghijauan sekaligus konservasi alam,” kata Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X dalam acara HMPI.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo mengatakan kini saatnya masyarakat mengubah pola pikir dari menebang pohon menjadi budaya menanam pohon. Untuk merubah pola pikir ini, Kulon Progo telah menempuh beberapa kebijakan yang selama ini telah dilakukan seperti, penanaman 1 juta pohon hidup untuk setiap tahun, Gerakan Perempuan Tanam, Tebar dan Pelihara Pohon, Gerakan Cinta Tanam Hutan serta yang lain.

Sejak 2009, Kulon Progo juga telah mencanangkan gerakan menanam 1 juta pohon hidup untuk setiap tahun. “Semua dilakukan serentak di 12 kecamatan yang ada di Kulon Progo agar menanam pohon bisa menjadi sebuah budaya yang terus melekat di masyarakat. Sehingga kelestarian alam serta pemanasan global dapat dicegah,” katanya.

Sumber : bpdas-serayuopakprogo.dephut.go.id
 
Top