KLIK DI SINI untuk mengetahui ONLINE BUSINESS COURSE sehingga Anda bisa MENGHASILKAN MILIARAN RUPIAH melalui BISNIS ONLINE cukup dengan menggunakan fasilitas GRATIS di internet KLIK DI SINI

Guru Honorer sudah 28 tahun Mengabdi TETAP TIDAK DIANGKAT PNS dan Malah ikut Demo

Pemerintah sudah memberikan pelayanan dan cara-cara yang maksimal supaya para tenaga pendidik (khusunya tenaga honorer atau guru honorer) supaya lebih sejahtera. Mulai dari pengembangan usaha kecil dan juga yang lainnya. Maksudnya, dengan pemerintah memberikan wacana, pemahaman tentang usaha diharapkan para guru bisa melakukan wirausaha meskipun di rumah. Seharusnya, para guru mau belajar dan berusaha atau menjalankan usaha untuk menambah penghasilan supaya lebih sejahtera di luar jam kerja menjadi guru supaya bisa lebih produktif sehingga memperoleh penghasilan yang lebih besar juga.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Kamis (1/5/2014), untuk yang kesekian puluh kalinya, para guru honorer itu mengadu nasib ke Jakarta bertemu dengan sesama guru honorer lainnya berbagi kesedihan dibalik getirnya dunia pendidikan. Tanpa putus asa, mereka lantang bersuara.

Salah satunya adalah Subandi. Subandi merupakan guru honorer yang berasal dari Yogyakarta. Memasuki usia 50 tahun dengan masa pengabdian 28 tahun, Subandi tak kunjung diangkat. Subandi adalah lulusan Sarjana IKIP Yogyakarta dan mengajar mata pelajaran Kewarganegaraan.

Subandi hanya 1 dari jutaan guru honorer di negeri ini yang mendapatkan gaji kecil jauh dari upah minimum. Masih banyak Subandi lain yang menunggu dan bahkan mereka tidak bisa datang ke Jakarta karena ketiadaan ongkos. Namun mereka menitipkan perjuangan.

Semoga pemerintah mendengar dan segera mengangkat derajat mereka. Karena di pundak merekalah generasi penerus bangsa berjaya. (Sss)

Sumber : liputan6.com
 
Top