Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Hasil Pertemuan Bilateral Menteri Luar Negeri Indonesia dalam Membahas Perdagangan dan Investasi Tahun 2016




Banyak hal yang dilakukan oleh Indonesia untuk bisa meningkatkan kesejahteraan warga Indonesia. Hal itu terbukti dengan sikap dan kebijakan dalam mengambil keputusan yang memberikan dampak positif pada Indonesia dan warga Indonesia. Seperti yang dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno L. P Marsudi akan melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Gambia, Neneh Macdouall-Gaye di sela sela pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Jakarta, Minggu (6/3/2016).

Pertemuan ini merupakan pertemuan ketiga Menlu RI dengan Menlu Macdouall-Gaye. Sebelumnya, kedua Menlu bertemu pada kesempatan Konferensi Asia Afrika pada bulan April 2015 dan saat pertemuan tingkat menteri ke-42 di Kuwait bulan Mei 2015.

Dalam pertemuan bilateral di KTT Luar Biasa OKI ke-5 hari ini, kedua Menteri Luar Negeri akan membahas mengenai upaya yang bisa dilakukan negara-negara Islam dalam membantu proses perdamaian Palestina dan Israel.

Di luar isu Palestina, Menteri Retno dan Menteri Macdouall-Gaye akan membicarakan soal peningkatan kerja sama perdagangan dan investasi.

Berdasarkan data dari Kemenlu, Indonesia dan Gambia telah memiliki pertemuan rutin bilateral melalui mekanisme Sidang Komisi Bersama (SKB) tingkat Menteri Luar Negeri untuk menjajaki potensi kerja sama kedua negara.

SKB pertama RI-Gambia telah dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 13 Maret 2013. Kedua negara juga telah sepakat untuk menguatkan pada kerja sama capacity building khususnya peningkatan produksi beras dan agro-processing.

Pada tahun 2014, Indonesia juga telah memberikan lima traktor tangan kepada Agricultural Rural Farmer Training Center (ARFTC) di Jenoi, Gambia. ARTFC didirikan oleh Indonesia di Jenoi, Gambia pada tahun 1998 dan telah dimanfaatkan oleh negara- negara Afrika Barat.

Selama tahun 2010-2013, ARTFC telah memberikan pelatihan kepada 5.114 petani dari Gambia dan negara sekitar antaa lain, Senegal, Mali, Niger, Sierra Leone, Guinea-Bissau, dan Guinea.




Penulis    : Kristian Erdianto
Editor    : Sabrina Asril

Sumber : kompas.com
 
Top