Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

HIKMAH DEWA EKA PRAYOGA BELAJAR BANYAK DARI FILM GO GO POWER RANGERS





Tidak banyak orang yang tahu, Saya adalah seorang sufi (suka film)... ^_^ hehe

Setiap kali nonton, Saya selalu berusaha menangkap detail-detail film dan poin-poin penting yang bisa diambil sebagai pelajaran hidup.

Bagi Saya, nonton film adalah salah satu cara TERAMPUH untuk mendapatkan ide-ide segar dalam menulis buku dan naskah Copywriting.

Dan kemarin, Saya mencoba nonton film yang konon banyak orang menilai film tersebut "jelek". Saat mendengar review tersebut dari kawan-kawan, justru malah membuat Saya makin penasaran untuk menontonnya. Pertanyaannya, sejelek apa?

Film tersebut adalah Power Rangers.

Film ini adalah hasil reboot film Mighty Morphon Power Rangers yang tayang saat Saya masih kelas 1 SD (kalau gak salah). 😅

Dalam tulisan kali ini, Saya tidak akan menceritakan isi film tersebut, termasuk di dalamnya menilai kualitas film ini yang ada karakter LGBT nya dari Rangers Kuning.

Jujur, Saya kecewa. Apalagi film ini ditonton oleh semua umur (seingat Saya).

Kekecewaan Saya ini muncul persis ketika Saya melihat karakter LeFou di film Beauty & The Beast yang juga seorang Gay. Ah, parah. Lupakan...

Lanjut ngomongin hikmahnya aja ya..

***

Apa pelajaran penting yang bisa kita ambil dari Film Power Rangers?

Pertama, Jujur pada Diri Sendiri.

Saat Zordon menantang 5 remaja yang ditakdirkan untuk jadi Rangers, ia meminta mereka untuk melakukan latihan. Tujuannya hanya satu: agar mereka bisa berubah menjadi Rangers dan merasakan kekuatan besar yang hadir pada dirinya.

Setelah berhari-hari menghelat latihan, tak ada satupun dari mereka yang mampu berubah menjadi Power Rangers, kecuali Billy, Ranger Biru.

Itu pun terjadi karena ketidaksengajaan. Saat Billy berusaha memisahkan Jason dan Zack yang sedang bertengkar.

Setelah melihat Billy berubah, 4 anggota rangers lainnya pun penasaran. Hingga akhirnya mereka memutuskan tidak pulang ke rumahnya masing-masing dan menginap di balutan api unggun sambil mencari tahu apa rahasia Billy bisa berubah.

Sampai datang pada satu kesimpulan: mereka harus jujur pada dirinya sendiri.

Apa hikmahnya buat kita?

Saat kita berusaha untuk mendapatkan kekuatan yang besar, kita justru bukan dituntut untuk menjadi orang lain. Jadilah diri sendiri. Jujurlah pada diri sendiri. Terimalah dirimu satu paket, baik buruknya, apa adanya.

Selebihnya, fokuslah pada kekuatanmu. Jangan terlalu menghabiskan waktu untuk menutupi kekuranganmu.

Jika kamu dalam tim, maka percayakan timmu yang akan menutupi kekuranganmu.

Jika dalam keluarga, maka pastikan pasanganmu yang akan menutupi kekuranganmj.

Tugasny hanya satu: jujurlah pada dirimu sendiri. Temukan apa bakat terpendam yang Allah titipkan buatmh. Tumbuhlah dengannya.

***

Kedua, Harus Berubah untuk Menang.

Kalau Anda pernan nonton film ksatria baja hitam, Kotaro Minami sering bilang, "Jika tidak berubah, maka kita akan kalah".

Begitupun dengan Power Rangers...

Kekuatan zirah tidak akan menyatu pada diri setiap rangers, kecuali mereka harus berubah.

Walaupun memang, sebelum Zirah tersebut menyatu dalam diri Rangers, Jason dapat menghancurkan wastafel tanpa mengerahkan tenaga besar, Kimberly dapat meremas hancur ponselnya dengan energi minor, dan Billy mampu menahan tandukan temannya yang mencoba mempermalukannya.

Tapi... kekuatan tersebut tak seberapa ketimbang kekuatan yang mereka miliki setelah mereka berubah.

Apa hikmahnya?

Kalau Anda ingin mendapatkan kekuatan besar dalam bisnis dan hidup Anda, berubahlah setiap hari.

Tentu, perubahan yang dilakukan harus menuju ke arah yang lebih baik.

Seperti halnya ungkapan yang mengatakan:

"Barangsiapa yang hari ini lebih baik dari kemarin, maka dia termasuk orang yang beruntung. Barangsiapa yang hari ini sama (dengan kemarin) maka dia telah lalai (merugi), barangsiapa yang hari ini lebih buruk dari kemarin, maka dia terlaknat (celaka)".

Jadi, pastikan kalau Anda ingin mendapatkan kekuatan besar, berubahlah.

Jangan nyaman di zona nyaman. Karena zona nyaman itu bahaya, saking nyamannya.

So, berubahlah...

***

Ketiga, Jangan Remehkan Anak Muda.

Ketika Zordon berkata kepada Alpha bahwa mereka terlalu muda untuk menjadi rangers, tapi Alpha berusaha meyakinkan Zordon untuk mencoba terlebih dahulu.

Anggota rangers pun ditantang untuk banyak berlatih dengan simulasi-simulasi yang seakan benar.

Singkat cerita, anggota rangers berhasil melakukannya. Dan mereka bisa berubah menjadi Rangers dan berhasil menaklukkan Rita (musuhnya).

Apa hikmahnya?

Begitupun kita...

Jangan merasa karena terlalu muda, maka kita tidak bisa sukses.

Saya pribadi saat ini usia masih 25 tahun. Banyak orang yang gak percaya, karena lingkungan Saya rata-rata usianya jauh di atas Saya. Tapi Saya gak mau minder dan bilang, "Ah da aku mah apa atuh, cuma bubuk rengginang". Daripada ngomong dan jatuhin diri kaya gitu, mending kita optimis bisa lebih baik dari mereka. Ketaqwaannya, prestasinya, kebaikannya. InsyaAllah.. aamiin.

So, jangan minder. Siapapun orang yang berusaha meremehkan Anda, sama halnya seperti Saya dulu yang juga pernah diremehkan, maka buktikan dengan prestasi!

Ingat, omongan orang itu bisa jadi racun dan bisa juga jadi vitamin. Pastikan, hal tersebut ke dalam diri Anda sebagai Vitamin. Makin membuat semangat, makin membuat optimis. Jangan justru malah memble... Mental tempe. Prett!

Yuk ah kawan, semangat!

Anda gak harus jadi Power Rangers untuk dapat melindungi bumi dari serbuan musuh. Anda bisa jadi rangers untuk perusahaan, teman-teman, dan keluarga Anda sendiri.

Jangan nyerah tuh terus berjuang...
Jadilah pemenang di kehidupan Anda sendiri...

Ingat, "Seorang pemenang tidak pernah menyerah. Dan orang yang menyerah tidak pernah menang.."

Sekian.
 
Top