Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Investasi di Jawa Timur Melaju Kencang karena Investment Award bisa Memotivasi Daerah untuk Mewujudkan Iklim Investasi dan Memberikan Kesadaran Investasi bagi Masyarakat

Investasi sangat penting untuk persiapan masa depan. Dengan adanya program penghargaan bisa untuk meningkatkan bangsa Indonesia sadar tentang pentingnya investasi. Diketahui , memang khususnya di Jawa Timur masih belum begitu banyak orang yang sadar pentingnya investasi.

Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Jawa Timur Lili Soleh Wartadipradja menuturkan, melalui ajang “Penganugerahan Investment Award Provinsi Jawa Timur, Pemprov Jawa Timur ingin mendorong dan memotivasi Pemerintah Kabupaten/Kota menumbuhkan dan mewujudkan iklim investasi. Utamanya seluruh instansi terkait dengan kegiatan penanaman modal untuk meningkatkan kinerja pelayanan di bidang penanaman modal dan menciptakan kebijakan inovatif yang pro-investasi.

“Selain itu, Investment Award  juga wahana mewujudkan peningkatan nilai investasi, baik PMA maupun PMDN di daerah masing-masing guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berwawasan lingkungan,” tegasnya.

Dengan begitu, peran Pemerintah Kabupaten/Kota dan perusahaan PMA & PMDN diharapkan terus meningkat, khususnya terkait upaya peningkatan kinerja investasi yang berkualitas untuk mendukung dan mengawal pembangunan ekonomi Jawa Timur yang pro-growth, pro-job, pro-environtment dan dapat mengurangi disparitas antar wilayah.

Penganugerahan Investment Award Provinsi Jawa Timur sudah dilakukan sejak tahun 2010 lalu. Ini berarti, ajang tersebut sudah empat kali digelar, yakni tahun 2010, 2011, 2012 dan 2013. Namun mulai tahun 2014 ini atau memasuki penyelenggaraan yang kelima, Investment Award akan dilaksanakan dalam kurun dua tahun sekali.

Tahun pertama untuk pengiriman kuesioner, penilaian nonfisik, sosialisasi, penilaian fisik, rapat-rapat rekapitulasi nilai, dan sejumlah kegiatan lain. Sementara tahun kedua, untuk penilaian klarifikasi, rapat klarifikasi, rapat pleno, beauty contest, dan penganugerahan Investment Award.
“Ini kami lakukan dalam rangka efisiensi dan peningkatan kualitas penyelenggaraan Investment Award,” tandas Lili.

Terkait sistem penilaian, Lili menjelaskan, bahwa terdapat dua  katagori penilaian dalam Penganugerahan Investment Award. Pertama, penilaian Kabupaten/Kota yang terdiri dari, penilaian nonfisik yang dilakukan dengan cara mengisi kuesioner meliputi aspek kelembagaan, aspek promosi penanaman modal, aspek pelayanan perizinan, aspek kinerja investasi.

Kemudian penilaian fisik, dilakukan dengan kunjungan lapangan ke Kabupaten/Kota dan ke perusahaan PMA/PMDN yang menjadi peserta.
“Khusus perusahaan PMA dan PMDN, yang dinilai meliputi aspek-aspek laporan kegiatan penanaman modal (LKPM), corporate social responsibility (CSR), dan bina lingkungan atau masyarakat,” imbuh Lili.

Saat ini, tim penilai terdiri dari perwakilan Pemprov Jawa Timur, Akademisi, Kamar Dagang dan Industri (KADIN), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), praktisi di bidang ekonomi, dan media mulai melakukan penilaian fisik dan nonfisik ke Kabupaten/Kota dan perusahaan PMA dan PMDN yang menjadi peserta.

Sumber : SURYA Online, SURABAYA
 
Top