KLIK DI SINI untuk mengetahui ONLINE BUSINESS COURSE sehingga Anda bisa MENGHASILKAN MILIARAN RUPIAH melalui BISNIS ONLINE cukup dengan menggunakan fasilitas GRATIS di internet KLIK DI SINI

Investasi Unik dan Menyenangkan dengan Membeli Tas yang Mahal

Umumnya, orang berinvestasi dengan cara menekuni bidang emas, saham dan properti atau bahkan asuransi. Namun, di sini sedikit berbeda karena investasi yang sangat menarik ini adalah investasi tas. Bagaimana membeli tas bisa disebut investasi?

Tidak sedikit wanita yang menjadikan tas sebagai barang koleksi. Bagaimana dengan Dian Pelangi (23)? Ditemui dalam pembukaan concept store Furla terbaru di Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis (16/10) lalu, Dian tampil modis.
Dian mengenakan kemeja berwarna hijau zamrud tua dengan rok tenun tradisional. Sebagai pemanis, ditambahkannya sentuhan warna shocking pink pada hijab serta tas Furla yang dibawahnya. Sedangkan Rianti membalut tubuhnya dengan gaun santai monokromatik dan tas Furla krem.
 
Saat ditanya secara terpisah mengenai kesukaan mereka akan tas, keduanya memberikan jawaban yang bertolak belakang. Dian Pelangi yang merupakan desainer busana muslim menyimpan ketertarikan besar terhadap sepatu dan tas. Sayangnya, karena kakinya berukuran 42, yang tergolong cukup besar bagi seorang wanita, ia sulit mencari sepatu yang ia suka dengan ukuran yang pas. Hal ini akhirnya membuatnya beralih kepada tas.
"Kakiku, kan besar. Aku bukan orang yang bisa hobi (koleksi) sepatu, karena susah mencarinya (ukuranku). Akhirnya aku lari ke tas," kata wanita yang baru saja mengadakan pergelaran busana di Amerika Serikat. Dian mengoleksi tas berbagai bentuk dan dari bermacam merek. "Kalau ada koleksi terbaru yang keluar, aku langsung ingin mendapatkannya. Seperti ketika aku kemarin ke Amerika, ada keluaran terbaru, langsung aku beli," kenangnya.
 
Ia mengoleksi tas bukan sekadar untuk dibeli dan dipakai. Tas-tasnya baginya merupakan investasi. Anggaran yang dikeluarkan untuk koleksinya ini tidak sedikit. "Beli tas, buatku, lebih untuk investasi, bukan hura-hura. Bujetnya antara 50 dan 100 juta," ia buka-bukaan.
 
Koleksinya telah mencapai puluhan tas. "Tapi enggak ratusan (juta) semua, lho harganya. Ini dari berbagai harga dan bermacam brand. Itu pun karena aku investasi, ya enggak kupakai terus. Sebulan kemudian aku jual, terus aku ganti lagi yang baru," katanya.
 
Ia tidak fanatik pada merek tertentu. Ketika membeli tas, yang dipentingkannya adalah fungsinya. Ia menyukai tas yang kecil, terlihat ringkas tapi memiliki ruang yang besar. "Aku cepat capek kalau membawa tas yang berat. Jadi, mending bawa yang kecil, tapi isinya bisa banyak," tambahnya.
Tasnya harus bisa menampung barang keperluannya sehari-hari seperti alat rias, gadget, dan kamera agar ia leluasa melakukan foto outfit of the day (OOTD) atau gaya busana yang mengiringi aktivitasnya.
(sarah/adm)

Sumber : tabloidbintang.com
 
Top