KLIK DI SINI untuk mengetahui ONLINE BUSINESS COURSE sehingga Anda bisa MENGHASILKAN MILIARAN RUPIAH melalui BISNIS ONLINE cukup dengan menggunakan fasilitas GRATIS di internet KLIK DI SINI

Jenis Pekerjaan yang Dilakukan oleh Entrepreneur melalui Outsourcing

Semua orang hidup di dunia ini tidak ada yang tidak memerlukan bantuan orang lain. Pasti membutuhkan orang lain untuk bisa berbuat sesuatu lebih baik dibandingkan sebelumnya. Begitu juga dengan para entrepreneur, Anda tahu Anda tidak akan bisa melakukan semua hal sendirian, tetapi hadapi saja bahwa kadang Anda harus mencoba melakukan sendiri sejumlah pekerjaan. Pemilik bisnis mengakui mereka kekurangan pengetahuan dalam sejumlah aspek penting tetapi hampir separuhnya agak mustahil atau sangat mustahil untuk diperoleh melalui outsourcing, demikian menurut studi.

Namun, outsourcing juga bisa menjadi sebuah solusi yang ideal. Kenyataannya, 85% perusahaan yang melakukan outsource mencapai pertumbuhan yang menguntungkan dan berkelanjutan, ujar Forbes.

Berikut adalah sejumlah pekerjaan seorang entrepreneur yang bisa diselesaikan melalui outsourcing.

1. Pembukuan atau akunting: Lebih dari sepertiga pemilik bisnis mengatakan mereka kekurangan pengetahuan pajak. Namun, rata-rata mereka menghabiskan banyak waktu hanya untuk mengurus pajak setiap tahun, yang cukup rumit bagi kalangan awam. Menyewa jasa akuntan atau petugas pembukuan bisa menekan risiko membuang tenaga dan waktu.

2. Legal: Lebih dari separuh pemilik bisnis mengakui mereka tidka memiliki pengetahuan legal yang atau hukum yang memadai sehingga hanya 7% pemilik UKM yang menyewa jasa pengacara. Berkonsultasi dengan pengacara bisa menghemat biaya dan waktu agar bisnis Anda tidak terkena kasus hukum yang menguras biaya nantinya.

3. Pekerjaan rutin: Anda harus mempekerjakan orang yang harus melakukan dokumentasi dan pembersihan kantor, menyediakan kebutuhan kantor sehari-hari dan pendokumentasian file penting, penerimaan tamu dan hal-hal lain yang terlihat sepele tetapi sangat berpengaruh dalam kelancaran bisnis.

4. Marketing: Banyak pemilik UKM melaporkan bahwa mereka akan mendapat bantuan marketing dari tenaga outsourcing, demikian ungkap sebuah studi oleh Constant Contact. Meski ada biaya menyewa konsultan marketing, waktu yang hilang karena pekerjaan marketing bisa bertambah.

5. Desain web: Meski mayoritas UKM memiliki situs, hampir sepertiga pemilik UKM masih membuat situs perusahaan sendiri. Dengan makin naiknya jumlah konsumen yang memilih untuk berbelanja dan mendapat informasi online, pentingnya dan jumlah uang yang potensial yang dihasilkan dari situs perusahaan memiliki investasi waktu yang banyak dalam memperbarui ketrampilan dan membuat situs tetap segar dan menarik.

6. Saran keuangan
Hanya separuh pemilik UKM menggunakan manajer keuangan atau penasihat finansial. Namun, banyak yang disurvei yang mengatakan mereka butuh bantuan juga. Bidang yang memerlukan bantuan outsourcing ialah kendali biaya, manajemen arus kas, biaya perawatan kesehatan yang naik, exit strategy dan pinjaman bisnis.

Sumber : ciputraentrepreneurship.com
 
Top