Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Kunjungan Presiden Jokowi Sangat Penting untuk Menarik Investor dari Luar Negeri ke Dalam Negeri

Untuk meningkatkan ketertarikan pihak luar negeri ke Indonesia, Presiden Jokowi berkunjung ke beberapa negeri yang dinilai berpotensi menjadi investor di Indonesia. Terbukti, dengan adanya kunjungan tersebut memikat para investor dari luar negeri untuk berinvestasi di Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memulai kunjungan kerja ke sejumlah negara mulai dari Tiongkok, Myanmar, hingga Australia, Sabtu (8/11/2014).

Lawatan perdana Presiden ke-7 RI ke luar negeri itu dinilai penting untuk memperkuat kepentingan nasional seperti menarik lebih banyak investasi guna membangun Indonesia.

“Pertemuan ini penting bagi kepentingan nasional kita,” kata Wakil Presiden Jusuf Kalla saat mengantar kepergian Presiden di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Sabtu.

Wapres memaparkan kepentingan nasional Indonesia antara lain sebagai upaya untuk meningkatkan investasi yang dinilai dapat membantu pengembangan infrastruktur di berbagai daerah di Tanah Air. (baca: Jokowi Bertemu Putin dan Obama)

Saat ini, Indonesia juga dinilai membutuhkan banyak investasi guna menunjang beragam program seperti tol laut yang bakal membantu mewujudkan konsep Poros Maritim Dunia yang digagas Jokowi.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menargetkan jangka waktu hingga enam bulan mendatang untuk pembentukan one-stop service atau pusat layanan perizinan investasi nasional yang terintegrasi.

“Saya berikan target 3-6 bulan yang namanya one-stop service nasional harus jadi,” kata Presiden Jokowi saat membuka acara Kompas CEO Forum di Jakarta, Jumat (7/11/2014).

Dengan demikian, menurut Presiden, pihak investor yang ingin mengurus perizinan hanya di satu tempat dan tidak harus berpindah-pindah dari satu kementerian ke kementerian yang lain.

Jokowi yang pernah menjadi Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta itu juga lebih menyarankan agar satu tempat untuk mengurus beragam perizinan itu di Kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Sumber : Solopos.com, JAKARTA

 
Top