Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Langkah Mudah dan Sederhana Menghasilkan Penjualan dari Sosial Media

Pada jaman dahulu, sebelum adanya internet populer di Indonesia, ketika melakukan transaksi apapun sering kali dengan bertatap muka atau bertemu orang. Dengan adanya internet, ternyata mempermudah transaksi penjualan dan juga dalam bidang apapun bisa lebih mudah diketahui informasi terbarunya. Dengan adanya internet, informasi apapun bisa lebih cepat diperoleh dengan memaksimalkan internet. Dengan adanya internet, penjualan melalui social media juga menjadi lebih mudah. Memang, penjualan melalui social media lebih membutuhkan waktu dan kemampuan untuk selalu terhubung dengan orang-orang di dunia maya. Meskipun lazimnya penggunaan sosial media adalah untuk meningkatkan awareness atau branding, sebenarnya Facebook, Twitter, Pinterest, Youtube dan media sosial lain dapat dioptimalkan fungsinya sehingga bisa menghasilkan penjualan (closing).

Berikut langkah-langkahnya:

1. Temukan Pasar Anda
Bangun sebuah daftar berisi target pasar potensial dengan menggunakan fungsi ‘Search’ di berbagai platform media sosial. Kelompokkan orang-orang berdasarkan lokasi, usia, dan minat sesuai dengan profil target pasar produk Anda. Nantinya, orang-orang ini akan menjadi sumber riset Anda untuk mengenal lebih jauh tentang konsumen.

2. Bagikan Konten Bermanfaat
Jangan hanya memposting hal-hal yang berisi promosi atau jualan terus. Sebaiknya bagikan juga postingan atau artikel yang bermanfaat dan bernilai untuk audiens Anda. Berikan pada mereka materi yang menarik, relevan, dan dibutuhkan, secara gratis tentunya.

3. Like/ Follow
Di Twitterland, followlah orang lain dan jangan set “Private” tweet Anda. Apabila Anda melaksanakan poin 1 & 2 di atas, orang-orang akan mulai mem-follow Anda karena apa yang Anda bagi sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka. Begitu orang sudah menyukai fanpage atau mem-follow twitter Anda, tetaplah konsisten memposting hal-hal yang berguna. Jangan biarkan mereka unfollow hanya karena banyaknya ‘sampah’ di timeline mereka dari tweet Anda.

4. Ajukan Pertanyaan
Apabila Anda mampu memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi audiens, maka akan semakin besar kemungkinan terjadinya penjualan.
Tanyakan pada mereka masalah yang mereka hadapi, produk dan jasa seperti apa yang mereka suka atau tidak suka? Pelayanan seperti apa yang mereka inginkan? Anda tidak akan pernah tahu jika Anda tidak menanyakannya.

5. Ciptakan Komunikasi Dua Arah
Di media sosial, dua pihak saling terhubung dan berkomunikasi satu sama lain. Pastikan komunikasi ini berlangsung dua arah. Orang sudah lelah dengan komunikasi pemasaran satu arah. Terus ajukan pertanyaan dan sebaliknya, jelaskan setiap pertanyaan yang diajukan konsumen.

6. Tawarkan Produk/Jasa Anda
Setelah Anda terhubung dengan konsumen, sudah mengetahui masalah dan kebutuhannya, inilah saatnya Anda memperkenalkan produk atau jasa yang Anda miliki. Jangan tawarkan sesuatu yang terlalu general, melainkan sesuatu yang relevan dan personal, yang membuat konsumen merasa bahwa Anda mengerti kebutuhan mereka sebagai individu.

7. Arahkan ke Website
Untuk memfasilitasi penjualan, bimbing konsumen dari sosial media ke website resmi Anda. Dengan informasi kontak yang lebih lengkap di website, Anda dapat mengetahui saluran penjualan apa yang disukai konsumen Anda. Apakah mereka lebih suka membeli secara online? bertransaksi melalui telepon/BBM/WhatsApp? Atau mereka lebih tertarik berkunjung langsung ke toko fisik Anda? Atau Cash On Delivery (COD)?

8. Berikan Informasi
Saat konsumen mengunjungi web Anda, mereka tidak akan langsung membeli. Mereka akan mencari tahu mengenai produk/jasa Anda. Mereka akan memeriksa harganya, kualitasnya, seberapa mampu produk/jasa Anda memenuhi kebutuhan mereka, hingga mengecek testimoni.
Ingat, jangan terlalu fokus dengan fitur-fitur yang ada pada produk Anda, namun tawarkan apa saja BENEFIT yang dapat Anda berikan pada mereka.

9. Jual!
Banyak orang ‘takut’ menjual karena tidak ingin terlihat ‘memaksa’. Santai saja. Cukup katakan, misalnya, “Kalau satu harganya Rp. 50.000,- kalau dua totalnya Rp. 90.000,-. Mau beli satu atau dua?” Pertanyaan yang simpel bukan?

Apabila konsumen masih ragu, kembali saja lagi ke poin 9 : tawarkan benefit produk/jasa Anda dan jelaskan bagaimana produk/jasa Anda memberikan solusi atas permasalahan mereka.

Selamat mencoba.. and good luck!

Sumber : yukbisnis.com
 
Top