Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

PDB (Produk Domestik Bruto) Jepang Menurun Drastis, Lembaga Investasi AS Sangat Kecewa

Banyak hal yang mungkin bisa terjadi ketika melakukan investasi. Karena, hasil investasi bisa dipengaruhi dengan kondisi yang berbeda daripada sebelumnya. Misalnya adalah pihak AS merasa sangat kecewa karena keadaan di Jepang tidak mendukung.

Pejabat Kantor Kabinet Jepang mengungkapkan, Produk Domestik Bruto (PDB) Jepang turun sebesar 0,4% dalam tiga bulan terakhir hingga September secara riil dibandingkan kuartal sebelumnya. Angka itu diartikan sebagai penurunan tahunan sebesar 1,6%.

Angka terbaru yang dirilis oleh Kantor Kabinet tersebut menunjukkan bahwa perekonomian Jepang menyusut dalam periode Juli-September. Ini adalah penurunan dalam dua kuartal berturut-turut.

Data ekonomi terbaru itu dapat menimbulkan masalah terhadap pemerintahan Perdana Menteri Shinzo Abe dan langkah-langkah ekonominya yang disebut Abenomics.

Data PDB terbaru tersebut menyusul penurunan sebesar 7,3% per tahun pada periode April-Juni lalu. Belanja pribadi masyarakat Jepang naik hanya sebesar 0,4%.

Para pejabat Kantor Kabinet menyatakan, dampak kenaikan pajak konsumsi pada April lalu telah mereda. Namun, harga barang yang lebih tinggi dan cuaca yang lebih dingin di musim panas lalu mengakibatkan orang-orang enggan membelanjakan uang mereka.

Investasi modal perusahaan turun sebesar 0,2% sementara investasi perumahan anjlok sebesar 6,7%.

Sementara itu, Lembaga investasi Evolution Capital Management di California, Amerika Serikat, mengungkapkan kekecewaan atas angka pertumbuhan ekonomi Jepang yang lebih buruk dari perkiraan untuk periode Juli-September.

Para pekerja di lembaga itu berkumpul hari Minggu (16/11) waktu setempat, untuk memastikan tingkat PDB Jepang.

Lembaga tersebut terutama berinvestasi pada saham-saham Jepang serta surat-surat utang pemerintah, dan telah memperoleh keuntungan berkat kenaikan tajam harga saham yang didorong oleh kebijakan ekonomi Perdana Menteri Shinzo Abe.

Lembaga tersebut memperkirakan pertumbuhan PDB tahunan Jepang dalam kuartal ini untuk bertahan di angka lebih dari 2 persen meskipun pemulihan ekonomi berlangsung lambat. Namun, PDB Jepang ternyata tetap berada pada angka negatif.

Namun demikian, lembaga investasi tersebut berencana untuk terus berinvestasi di Jepang. Dikatakan bahwa perekonomian Jepang akan kembali ke jalur pemulihan jika pemerintah menunda kenaikan pajak konsumsi dari 8% menjadi 10% serta mengumumkan langkah-langkah stimulus.

Penulis: /YS

Sumber:NHK , Tokyo , beritasatu.com
 
Top