KLIK DI SINI untuk mengetahui PANDUAN, BIMBINGAN GRATIS sehingga Anda bisa MENGHASILKAN MILIARAN RUPIAH melalui BISNIS ONLINE cukup dengan menggunakan fasilitas GRATIS di internet KLIK DI SINI

Pengertian atau Definisi tentang Investasi Dalam Arti Luas

Banyak orang mengatakan tentang investasi, namun mungkin investasi sebagian orang menyebutnya sebagai penanaman modal. Namun dalam arti luas, investasi adalah melakukan sesuatu sesuai dengan keyakinannya untuk mempersiapkan masa depan. Misalnya saja dengan belajar untuk menambah ilmu, bekerja untuk dapat uang dan uangnya bisa untuk diinvestasikan. Ilmu di sini sangat berperan dalam investasi, karena dengan ilmu tersebut maka manusia bisa menganalisa tentang hal-hal atau barang atau jasa apa saja di masa depan yang akan bisa memberikan keutungan yang lebih besar tanpa harus ikut campur tangan dari orang yang akan berivestasi. Dalam arti yang luas, investasi terpenting adalah pendidikan. Prinsipnya sama saja, dengan bertambahnya pengetahuan dan keahlian, diharapkan pencarian kerja dan pendapatan lebih besar. Manfaatnya baru akan terasa di masa mendatang. Jadi itulah investasi dalam bidang pendidikan.

Pada halaman website ini akan membahas investasi di dalam konteks finansial. Defini dari investasi untuk mendapatkan hasil keuntungan dalam bentuk materi di masa mendatang. Istilah investasi sudah berkembang sejak jaman dahulu. Di pedesaan, petani umumnya membeli ternak sebagai investasi. Kalau nanti kesulitan keuangan maka ternak tersebut bisa dijual lagi. Di perkotaan, orang bisa menempatkan uang atau modal dengan cara membeli properti, saham, emas, obligasi dan lain-lain. Singkatnya sekarang walau prinsipnya sama, pilihan invetasi lebih banyak lagi untuk mendapatkan keuntungan berupa materi tanpa ikut campur tangan pemilik modal namun uang tersebut berkembang dengan sendirinya.

Ada 4 komponen penting yang harus dipahami dalam berinvestasi:

1.Waktu. Setiap orang yang mau berinvestasi perlu meluangkan waktu untuk untuk belajar mengerti dan mendalami investasi sehingga meningkat nilainya. Kalau Anda mengharapkan nilai investasi Anda meningkat dengan cepat, umumnya bukan investasi yang Anda lakukan tapi spekulasi.

2.Dana / Aset. Manusia untuk bisa melakukan suatu investasi harus ada unsur ketersediaan dana (aset) pada saat sekarang. Anda tentu tidak bisa membeli rumah bila tidak ada dana. Dana atau uang bisa diperoleh dengan bekerja lebih dahulu dan hasilnya sebagian bisa untuk diinvestasikan.

3.Risiko. Setiap orang yang mau berinvestasi pasti mengharapkan keuntungan di masa datang. Tidak ada jaminan pada akhir periode yang ditentukan investor pasti mendapati asetnya lebih besar dari saat memulai investasi. Namun, hampir setiap orang mengharapkan keuntungan yang pasti dalam berinvestasi. Hal ini terjadi karena selama periode waktu menunggu itu terdapat kejadian yang menyimpang dari yang diharapkan (mungkin karena kebijakan dari pemerintah atau yang lainnya). Dengan demikian, selain harus memiliki komitmen mengikatkan dananya, investor juga harus bersedia menanggung risiko. Namun, resiko itu bisa diminimalisir dengan mendalami ilmu-ilmu tentang investasi itu.

4.Tenaga / Pikiran. Setiap orang yang mau berinvestasi harus mau meluangkan tenaga untuk bisa memberikan imbal hasil terbaik. Tidak ada cara lain untuk memaksimalkan keuntungan kecuali manusia itu sendiri mau belajar dan berusaha untuk mempelajari pengetahuan tentang investasi dengan benar dan tepat.

 
Top