Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Penjelasan tentang Giver Taker dan Matcher dari Deni Iskandar




Akhir pekan ini saya baru beres membaca buku Give and Take, Buku ini ditulis oleh Adam M. Grant. Seperti biasa, karena saya orang nya pelupa jadi saya langsung nulis summary nya supaya bisa gampang kalo suatu saat butuh lagi isi bukunya.
Yang membuat saya tertarik untuk membaca buku ini adalah karena judul dan bahasannya sesuai dengan apa yang diajarkan islam melalui berbagai keterangan tentang membantu, memberi dan berbuat kebaikan untuk orang lain.
Diriwayatkan dari Jabir berkata,”Rasulullah SAW bersabda, ’Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Thabrani dan Daruquthni)
----
Di awal buku ini, secara singkat Adam Grant membahas bahwa selama ini faktor pendorong kesuksesan seorang/individu adalah hard work, talent & luck.
Akan tetapi, ketika dunia menjadi semakin kompleks & networking menjadi kunci sukses, maka kesuksesan seorang/individu juga sangat bergantung kepada bagaimana individu tersebut berinteraksi dengan orang lain.
Dalam konteks interaksi antar individu/manusia, Adam Grant membagi individu ke dalam 3 (tiga) kategori yang disebut Reciprocity Styles (bagaimana respon kita terhadap tindakan/perbuatan/perlakuan orang lain terhadap kita), yaitu : Givers, Takers & Matchers.
1. Giver adalah orang yang berusaha untuk memberikan bantuan atau kontribusi bagi orang lain, tanpa mengharapkan imbalan/balas jasa.
2. Taker adalah tipikal orang yang ingin mendapatkan sesuatu lebih banyak daripada yang bisa dia berikan dan meletakan kepentingan pribadi diatas orang lain.
3. Matcher adalah orang yang mengharapkan sesuatu yang seimbang antara apa yang dia dapatkan dengan apa yang dia berikan. Mereka memegang teguh prinsip keadilan dalam membantu orang lain.
Adam Grant membangun argumen yang kuat bahwa kesuksesan kita justru terletak pada seberapa besar/ banyak kontribusi (ilmu, waktu, peluang, dsb.) yang bisa kita berikan kepada orang lain.
Di awal bab penulis menceritakan kisah tentang entrepreneur yang sedang mencari dana dan seorang investor. Dikisahkan bahwa investor di cerita itu adalah seorang giver. Dan karena dia giver, dia mendapatkan hasil yang kurang begitu menguntungkan. Di cerita ini seolah menunjukan bahwa menjadi giver akan berada di disadvantage situation.
Dan tahukah kamu bahwa itu benar adanya! Seorang giver berada di paling bawah tangga kesuksesan pada berbagai bidang penting.
Taker dan matcher berada di level rata-rata tangga kesuksesan. Lalu siapa yang berada di level teratas tangga kesuksesan? Dia adalah giver! Ko bisa gitu ya? Bisa.. karena givers itu bisa dibilang ada dua jenis.
1. Selfless givers adalah orang yang mengutamakan kepentingan orang lain tapi sangat menyimpan kepentingan diri pribadinya jauh dibawah itu. Mereka memberikan waktu dan energi mereka tanpa memperdulikan kebutuhannya.
2. Otherish givers adalah tipe givers yang paling baik. Mereka membantu orang lain, bahkan tanpa pamrih namun tetap memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan dirinya. Insted of pusing dengan self-intreset dan other-interset, mereka kadang mengintegrasikan keduanya sehingga menjadi sesuatu yang lebih baik.
Dan kategori orang yang levelnya paling tinggi di tangga kesuksesan adalah mereka yang Otherish Givers.
Jika sebelumnya kita tahu bahwa yang ngedrive kesuksesan adalah hal-hal yang fokus kepada diri kita seperti passion, hard work, talent dan keberuntungan. Kini tidak hanya itu. Kesuksesan sekarang juga ditentukan dari bagaimana kita berinteraksi dengan yang lain.
Buku ini coba membuktikan bahwa dengan berbuat baik dan menjadi giver tetap bisa menjadi sangat sukses.
Jadi kamu Giver, Taker atau Matcher?
-----
Semoga Bermanfaat :D
Salam,
Deni Iskandar
Sahabat "Digital Marketing" Anda
P.S. Silahkan share jika sekiranya bermanfaat :D
P.P.S. Jangan lupa join channel telegram saya https://t.me/denimarketer
 
Top