Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Penyebab Jiro Ono, Chef Sushi Terbaik Jepang dan pemilik restoran Sukiyabashi Jiro di Ginza Tokyo Belum Mau Melakukan Investasi di Indonesia

Orang kaya tentunya ingin menjadi lebih kaya lagi dengan cara investasi. Namun ada beberapa hal yang sedikit aneh dengan Master pembuat makanan tradisional Jepang. Karena beliau tidak mau berinvestasi di Indonesia, padahal Indonesia merupakan tempat investasi yang sangat potensial.

Master pembuat makanan tradisional Jepang, Sushi, yaitu Jiro Ono (89), Chef Sushi terbaik Jepang saat ini dan sekaligus pemilik restoran Sukiyabashi Jiro, mengaku belum mau membuka restoran dan investasi di Indonesia.

"Saya tahu banyak orang yang ingin mengajak membuka restoran di berbagai negara. Termasuk di Indonesia, saya belum mau membuka restoran di sana walaupun saya tahu sangat populer juga. Ini karena tanggung jawab saya atas kualitas sushi itu sendiri. Kalau saya tidak ada, saya tidak bisa kontrol, saya takut akan mengecewakan banyak orang," katanya khusus kepada Tribunnews.com, Selasa (4/11/2014).

Ono mengakui dirinya sudah tidak muda lagi, saat ini 89 tahun, dan hanya memiliki dua putra. Satu putra tertua membantunya di restoran yang ada di Ginza dan satu putra yang kecil menjalankan restoran sushi juga di Roppongi Tokyo.

"Saya cuma punya dua putra jadi sangat terbatas sekali kemampuan saya," katanya.
Karena keterbatasannya tersebut, Ono mengaku belum bisa membuka cabang restorannya di tempat lain. Di Jepang pun hanya dua yaitu di tempatnya di Ginza dan di Roppongi. Tidak ada cabang lainnya.

Saat ini antrean dan pesanan untuk makan sushi di restorannya yang ada di Ginza antre sampai berbulan-bulan. Jadi jika kita ingin makan di sana mungkin baru tiga bulan kemudian kita bisa merasakan makan di restoran sushi Ono tersebut.
Selain itu diakuinya pula 70 persen pelanggannya adalah orang asing.
"Jadi kalau masuk ke restoran saya mungkin melihat tamu orang Jepang justru sedikit, lebih banyak orang asingnya," akunya.

Salah satunya adalah Presiden Obama yang makan di sana 23 April 2014 dan membuat Ono sangat terkejut seminggu sebelumnya. Saat menerima telepon dari Kantor PM Jepang dia menduga bercanda kalau Obama mau ke restorannya, sehingga keesokan harinya pihak kementerian luar negeri Jepang menelepon kembali meminta kepastiannya dapat menerima Obama makan di sana.
Restoran Sukiyabashi Jiro mendapat tiga bintang dari buku makanan terbaik dunia buatan Perancis, Michelin sejak 2007. Oleh International Herald Tribune masuk ke dalam peringkat ke-enam terbaik di dunia pada tahun 1994.

Dengan menjadi teman makan Presiden AS Obama dan PM Jepang Shinzo Abe, Ono kini sangat bangga karena dapat dikategorikan restorannya selevel dengan restoran terbaik dunia lainnya.
"Selama ini kepala negara makan di Geihinkan (rumah tamu negara) tetapi kali ini dan pertama kali dalam sejarah Jepang, kepala negara besar makan di restoran bawah tanah kami di Ginza. Satu kebanggaan besar bagi kami," katanya bangga.

Sumber : Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO
 
Top