Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Perbedaan Investasi Jangka Panjang, Menengah dan Pendek menurut Waktu

Setiap orang tentunya ingin memahami dan mengetahui jenis investasi yang akan diikutinya. Apakah itu tergolong investasi jangka panjang, atau investasi jangka menengah atau investasi jangka pendek. Dengan memahami beberapa hal tersebut, maka Anda juga bisa memilih, investasi yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Perlu dipahami bahwa untuk menentukan tujuan berinvestasi menurut jangka waktu terbagi menjadi 3, sehingga kita akan tahu kapan hasil investasinya akan kita nikmati. Setelah tahu tujuan, maka berikutnya kita akan tahu berapa lama kita akan memetik hasil investasi kita tersebut.

Bila kita meletakkan dana kita di Perbankan biasanya lebih untuk ke jangka pendek dan biasanya akan ada biaya disana. Sementara untuk Reksa Dana itu lebih ke tujuan investasi jangka panjang. Secara umum, namanya jangka waktu investasi bisa kita bagi menjadi 3 yaitu :

a) Investasi Jangka Pendek biasanya bisa dinikmati hasilnya dalam waktu maksimal 1 tahun.

b) Investasi Jangka Menengah yaitu investasi yang bisa dinikmati hasilnya antara 1 – 5 tahun;

c) Investasi Jangka Panjang, yaitu masa investasi lebih dari 5 tahun.

Untuk mempermudahnya adalah jika kita mengetahui tujuan kita atau kemana kita akan pergi, maka kita juga akan mudah memperkirakan berapa lama kira-kira waktu yang akan kita butuhkan untuk mencapai ke tujuan kita tadi. Dari sini maka kita akan tahu akan menggunakan "kendaraan" apa kita untuk ke tujuan tersebut?

Maksudnya? 2 hal yang bisa dimulai untuk dipahami oleh investor, yaitu: PASAR & STRATEGI.

Pasar atau yang dimaksud di sini adalah Pasar Keuangan, yang mesti kita pahami kira-kira adalah :

* Kinerja pasar historis

* Faktor yang berpengaruh (politik, ekonomi, sosial)

* Akses informasi yang kredibel

* Benchmarking/tolok ukur kinerja dari reksa dana


Lalu Strategi?

    Yang pasti kita harus sesuaikan dulu dengan tujuan investasi dan profil risiko kita masing-masing.

    Lalu kunci sukses berikutnya adalah Alokasi Aset ….Don’t put your eggs in one basket.

Prakteknya nanti harus gimana?

Disiplin dalam membeli reksadana
Tetap beli reksadana secara rutin per bulan sesuai perencanaan yang udah dibuat. Bahasa kerennya suka dibilang “Metode Dollar Cost Averaging”. Maksudnya? Pada saat bursa saham terjun bebas, kita akan dapatkan harga reksadana yang lebih rendah (secara rata-rata) dan akan melambung ketika pasar pulih seperti sediakala.

Lalu,  Jaga agar arus kas bulanan selalu positif ya….

NIKMATI?

Yang namanya investasi pasti naik turun….tapi kalau kita sudah paham yang diatas tadi, kita tinggal menikmati fluktuasi maupun hasilnya nanti sesuai dengan jangka waktunya.

    "You get recessions, you have stock market declines. If you don't understand that's going to happen, then you're not ready, you won't do well in the markets."
PETER LYNCH

Sumber : premierreksadanaonline.com
 
Top