KLIK DI SINI untuk mengetahui PANDUAN, BIMBINGAN GRATIS sehingga Anda bisa MENGHASILKAN MILIARAN RUPIAH melalui BISNIS ONLINE cukup dengan menggunakan fasilitas GRATIS di internet KLIK DI SINI

Perbedaan Pola Pikir Orang Kaya dan Orang Biasa terhadap Uang

Banyak orang ingin menjadi kaya, namun tidak juga menjadi kaya padahal sudah bekerja keras selama 6 hari dalam seminggu bahkan 7 hari dalam seminggu terus bekerja dan mungkin dalam 30 hari hanya beristirahat sekitar 1-3 hari saja. Namun, orang tersebut tidak menjadi kaya, kehidupannya hanya seperti biasa saja, padahal sudah bekerja sekitar 30 bahkan lebih dari 30 bekerja. Banyak terlihat juga, orang kaya pekerjaannya setiap hari hanya bersantai saja, di akhir pekan pada hari sabtu dan minggu selalu berlibur dengan keluarga. Terkesan orang kaya tidak bekerja dengan keras, namun mendapatkan penghasilan yang sangat luar biasa. Lalu, dari mana uang tersebut diperoleh. Itu perlu dikupas secara tuntas supaya semua orang tahu, apa rahasia orang sukses dan kaya raya itu? Bagaimana orang kaya berfikir tentang harta atau uang? Apakah ada perbedaan pemikiran antara orang kaya dan miskin? Mari, kita kupas sedetailnya di bawah ini.

Setelah tiga dasawarsa mewawancarai orang-orang terkaya di dunia, Steve Siebold, penulis buku berjudul ‘How Rich People Think’ (bagaimana cara berpikir orang kaya) menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan pola pikir dan cara pandang tentang uang antara orang biasa atau masyarakat kelas menengah dengan orang-orang terkaya dunia. Dalam bukunya, Sibold mengungkapkan 100 perbedaan cara berpikir antara orang biasa dengan kalangan miliuner di dunia.

“Orang-orang terkaya dunia melihat uang sebagai kemerdekaan dan kesempatan, bukan sebagai akar dari kekacauan. Kita sering berpikir bahwa uang adalah akar dari kekacauan atau malapetaka. Lalu kenapa kita berusaha untuk mendapatkan uang kalau hanya akar dari malapetaka?” kata Siebold.

1. Orang Biasa Berpikir Soal Menabung, Orang Kaya Berpikir Meningkatkan Pendapatan
Orang biasa berpikir menabung agar uangnya melimpah, tapi terus merasa kekurangan uang,” ujar Siebold Jika anda mempunyai pendapatan Rp 200 juta per tahun dan menabung 10% dari pendapatan anda. Maka anda akan mendapatkan 20 juta di akhir tahun. Ini bukanlah cara untuk memperkaya diri, dan anda tidak akan kaya dengan cara ini. Siebold mengatakan, orang-orang terkaya di dunia menabung juga,
tapi pikiran mereka yang utama adalah untuk meningkatkan pendapatan, sehingga jumlah uang yang bisa anda tabung lebih banyak.

2.Orang Biasa Menganggap Berwirausaha Sebagai Risiko, Orang Kaya Berwirausaha Untuk Jadi Kaya
Sebagian besar orang berpikir soal uang dengan cara yang biasa, misalkan, bila saya bisa mendapatkan sekian rupiah per jam, maka saya akan mendapatkan lebih banyak lagi dengan bekerja lebih lama,” ujar Siebold.Bahkan ada orang yang berpikir, jika ingin kaya harus mendapatkan gelar MBA. Para orang-orang terkaya di dunia justru berpikir, cara menjadi kaya adalah dengan memberi jalan keluar bagi orang banyak dengan memberikan ide. Dari ide-ide tersebut maka dia akan memperoleh uang.

Namun banyak orang berpikir, daripada menjadi gila karena memikirkan ide-ide segar dan belum tentu mendapatkan uang, maka mereka memilih menjadi pegawai dan menganggap berwirausaha adalah risiko.

3. Orang Biasa Melihat Uang Secara Emosional, Orang Kaya Melihat Uang dengan Logika
Ada perbedaan mendasar dari cara pandang orang biasa dan orang terkaya dunia melihat uang. Sieblod mengatakan, orang biasa dan bahkan yang berpendidikan
Sekalipun, sangat perhitungan menggunakan uangnya Namun orang-orang terkaya tidak khawatir kehilangan uangnya, karena mereka menggunakan uangnya untuk memperbesar pendapatannya di kemudian hari. Seperti untuk berinvestasi tanpa memikirkan risikonya.

4. Beda Cara Mencapai Target Antara Orang Biasa dengan Orang Kaya
Siebold mengatakan, orang-orang biasa dan kelas menengah tidak memiliki keinginan kuat untuk mencapai targetnya. Tapi orang-orang terkaya dunia sangat fokus dengan uang.
Dan bisnis mereka. Bagi para orang-orang terkaya dunia, target harus dicapai.dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan, bagi mereka taruhannya capai target.atau mati Karena itulah, orang-orang kaya ini bisa memperoleh impian dan targetnya dengan cepat dan uangnya terus bertambah.

5. Orang Kaya Tidak Dikendalikan Oleh Keinginan
Donald Trump dan Richard Branson yang merupakan salah satu orang terkaya di dunia sering berkeliling dunia dengan jet pribadinya. Sementara orang-orang biasa berpergian dengan mobil dan tinggal di rumah sederhananya. Orang-orang kaya ini terus bertambah kekayaannya tiap hari. Saya melihat Naomi Judd (salah satu artis kaya) di TV, dan dia mengatakan alasannya dia bisa kaya adalah karena dia tidak pernah menghamburkan uangnya.

Dia tidak mempunyai desainer pribadi dan perhiasan mahal. Inilah tipikal orang-orang kaya di dunia. Mereka tidak mewah,” kata Siebold.

Ternyata banyak perbedaan antara orang kaya dan miskin dalam memberikan arti tentang uang. Untuk bisa lebih cepat menjadi kaya, maka pola pikir kita harus minimal sama dahulu dengan orang kaya. Karena dengan adanya pola pikir menjadi orang kaya, kemungkinan besar kita akan melakukan sesuatu yang hampir sama atau mirip dengan apa yang dilakukan oleh orang kaya, karena dengan melakukan pekerjaan tersebut dan cara berfikir orang kaya yang berbeda dengan orang pada umumnya membuat setiap orang menjadi kaya. KLIK DISINI untuk mendapatkan informasi detail dengan pertumbuhan investasi hingga 100% per tahun dan bisnis terbaik yang dibutuhkan oleh dunia.

Sumber : lihat.co.id dan facebook.com
 
Top