KLIK DI SINI untuk mengetahui PANDUAN, BIMBINGAN GRATIS sehingga Anda bisa MENGHASILKAN MILIARAN RUPIAH melalui BISNIS ONLINE cukup dengan menggunakan fasilitas GRATIS di internet KLIK DI SINI

Pola Fikir Jutawan tentang Uang Dibandingkan Pola Fikir orang yang lain


Banyak arang berfikir untuk kaya, namun hanya sedikit saja orang yang bisa menjadi kaya. Hal itu dipengaruhi oleh pola pikir yang telah diyakini seseorang tentang uang. Seorang jutawan memiliki pola yang berbeda jika tentang uang. Sedangkan orang pada umumnya bingung sekali ketika tidak mendapatkan uang. Untuk bisa menjadi jutawan, kita harus belajar tentang uang dan apa saja yang difikirkan para jutawan tentang uang.

Setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh kekayaan.

Satu hal terbesar yang menahan seseorang dari mendapatkan kekayaan adalah pikiran, keyakinan, dan filosofi mereka tentang uang. Perbedaan antara kaum kaya dan kaum menengah dalam melihat uang sangatlah ekstrim, seolah-olah kedua kelompok ini hidup di dua planet yang berbeda.

Jadi apa sebenarnya rahasia para jutawan dalam menghasilkan uang?

1. Orang kaya fokus dalam menghasilkan

Orang umum tahu bagaimana caranya melindungi dan menimbun uang mereka. Orang kaya juga tahu bahwa menyimpan uang adalah suatu hal yang penting, tetapi mereka tahu bahwa mendapatkan uang lebih penting. Kebanyakan orang lebih peduli dengan keuntungan kecil yang mereka dapat dari tabungan dan investasi mereka daripada menggunakan akal pikiran mereka untuk menghasilkan uang yang jumlahnya jauh lebih besar. Alih-alih berfokus pada gaya hidup hemat, orang kaya justru menolak pemikiran mengumpulkan koin sekeping demi sekeping dan memfokuskan pikiran mereka akan uang yang jumlahnya lebih besar.



2. Orang kaya menggunakan leverage

Dalam pikiran jutawan, leverage adalah segalanya. Orang kaya memfokuskan upaya mereka pada daerah yang paling menguntungkan bisnis mereka sementara meningkatkan kontak mereka, kredibilitas, dan sumber daya untuk memaksimalkan hasil setiap tindakan yang mereka ambil. Kelas menengah melihat kerja keras sebagai suatu kebanggaan, sementara orang kaya melihat sukses sebagai kebangaan yang jauh lebih penting.

Pikirkan tentang apa yang diajarkan kepadamu tentang bagaimana sebuah kerja keras suatu saat akan menghasilkan sesuatu hal yang positif. Jika kamu tidak benar-benar gigih mencari uang, buat keputusan untuk melepaskan setiap keyakinan yang membatasimu untuk dapat bekerja keras, dan mulai berpikir tentang bagaimana kamu dapat menggunakan leverage untuk menjadi lebih sukses.



3.  Orang kaya berpikir tentang uang dalam istilah non-linear

Rata-rata orang percaya satu-satunya cara untuk mendapatkan lebih banyak uang – dengan pengecualian kenaikan gaji dan bonus – adalah bekerja overtime.

Jutawan pastinya tahu betul bahwa uang yang berjumlah besar hanya dapat didapatkan jika kamu berpikir tentang uang dalam istilah non-linear. Para jutawan adalah master dalam menghasilkan uang melalui ide-ide yang dapat menyelesaikan masalah. Mereka menyadari bahwa ide-ide tidak pernah ada batasnya dan oleh karena itu, tidak ada batas untuk berapa banyak uang yang mereka bisa dapatkan. Keuntungan dapat dibuat hanya dalam satu malam dengan ide yang tepat pada waktu yang tepat, tetapi hanya jika kamu dapat memahami fenomena non-linier ini.



4. Orang kaya melihat uang menggunakan logika

Orang kaya melihat kegunaan uang dengan logika. Sayangnya, hanya sedikit orang yang mampu berpikir tentang uang dengan menggunakan logika. Orang pada umumnya lebih menggunakan perasaan mereka dalam menggunakan uang mereka.

Ketika menggunakan uangmu, tinggalkan semua perasaanmu dan biarkan logika yang memandumu. Ketika kamu berhenti berpikir tentang uang melalui emosi atau perasaan, kamu bebas dari rantai psikologis yang mengikatmu dan bebas untuk mendapatkan semua yang kamu bisa. Gunakan logika untuk mendikte strategi keuanganmu dan perasaan untuk memotivasi diri kamu sendiri untuk menaatinya.



5. Orang kaya percaya bahwa menjadi kaya adalah sebuah hak

Orang-orang pada umumnya percaya bahwa menjadi orang kaya adalah sebuah hak istimewa yang diberikan hanya kepada orang-orang yang beruntung. Pemikir kelas dunia tahu bahwa di negara kapitalis, orang-orang memiliki hak untuk menjadi kaya jika mereka bersedia untuk menciptakan peluang besar bagi orang lain. Mereka percaya jika mereka membuat hidup orang lain lebih baik atau lebih mudah, maka adalah hak mereka untuk menjadi kaya. Mereka selalu memikirkan cara-cara baru untuk membangun peluang dan sering dicemooh oleh banyak orang yang menganggap materialistis, egois dan serakah.

Orang-orang yang hebat percaya bahwa mereka mempunyai hak untuk menjadi sekaya peluang besar yang mereka ciptakan bagi khalayak banyak. Berhenti meyakini bahwa menjadi jutawan adalah soal untung-untungan dan mulai berpikir bahwa kamu layak memperoleh uang sebanyak yang para jutawan dapatkan.

Yang paling penting untuk diingat tentang uang adalah bahwa terlepas dari tingkat pendidikan, nilai IQ, atau kinerja di sekolah, kamu memiliki semua yang diperlukan untuk menjadi seorang jutawan dan mendapatkan semua keinginanmu. Berhenti berpikir tentang hal-hal seperti takut kekurangan uang dan semacamnya, dan mulai berpikir tentang uang dengan segala kebebasan, kemungkinan, kesempatan dan kemamkmuran yang ada.

Jika kamu kaya, lanjutkan cara berpikirmu. Jika tidak, mungkin sudah waktunya bagi kamu untuk mengubah cara berpikirmu tentang uang.

Sumber : konsultanpendidikan.com
 
Top