Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Presiden Jokowi Mengatakan bahwa Investasi Sangat penting di setiap daerah yang ada di Indonesia untuk Kemajuan Ekonomi


Dalam setiap pertemuan, Presiden Jokowi sering mengatakan untuk bisa membuat bangsa Indonesia menjadi lebih sejahtera. Maka dari itu, perlu adanya investasi di setiap daerah sehingga perekonomian bisa menjadi lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya.

Presiden Joko Widodo secara resmi membuka pertemuan bisnis Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) International Trade and Investment Summit (AITIS) 2015.

Dalam sambutannya, Jokowi menekankan pentingnya membangun identitas kabupaten. Pembangunan itu dapat dilakukan dengan membuka peluang investasi di berbagai sektor. Seperti pertambangan, energi, pariwisata, produk kreatif, pertanian, perkebunan, kelautan, dan infrastruktur.

"Membangun karakter kabupaten sangat penting, membangun identitas sebuah kabupaten sangat diperlukan investasi," ujar Jokowi dalam sambutannya, di JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2015).

Jokowi meminta kepala daerah segera mereformasi birokrasi masing-masing. Supaya, izin investasi tak terhambat. Ia menambahkan, komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah maupun antara daerah dan daerah juga harus diperbaiki.

"Saya titip juga sampai pimpinan daerah. Jangan terjebak pada rutinitas birokrasi," tuturnya.

Sekadar diketahui, acara ini juga dimeriahkan pameran yang melibatkan pemerintah kabupaten, pemerintah kota, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

Peserta pameran antara lain Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Bappenas, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, BKPM, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Dalam Negeri.

Kementerian Keuangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan, Kementerian ESDM, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Pekerjaaan Umum, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Bank Indonesia, Kadin, pelaku usaha BUMN dan BUMD dan perusahaan asing yang berasal dari Asean, Tiongkok, Australia, Timur Tengah, Afrika, Eropa, dan Amerika Serikat.

Sumber : ekonomi.metrotvnews.com
 
Top