Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Revolusi Social Media dari Aditya Nugroho secara Detail dan Lengkap


.
.
.
Judulnya udah kayak gerilya jaman kemerdekaan yah. Biasanya kata2 ini dibuat sebagai sebuah ungkapan atas peristiwa menegangkan, yg butuh untuk segera di refresh dg suasana baru.

Bapak presiden kita, sampai mencanangkan program revolusi mental sbg upaya utk memperbaiki mental yg bisa jadi sudah dianggap terlalu extreem dan keluar dari nilai-nilai pancasila.

Asyiknya, ternyata di dunia social media, nampaknya kita juga memerlukannya. Kenapa? Karena sebagian besar dari kita, sudah enggan utk membuka facebook (pembahasan sy kali ini ttg facebook aja yah), karena di timeline isinya orang jualaaaaaaannnnn semua.

Yg jualan gamis lah, yg jualan mukena lah, yg jualan aksesoris handphone lah, yg jualan baju distro lah dan semua hal yg membuat sebagian orang sudah merasa resistant utk "mau tau" hal positif di balik produk yg mereka tawarkan.

Yups, kita yg berwirausaha, kita yg berbisnis, butuh jualan, tapi gimana kalo semua orang sudah "resistant" ketika kita menawarkan produk lewat timeline facebook kita, sementara utk bayar iklan berbayar, nampaknya belum terlalu berani bertaruh dg hasil yg bisa jadi nol.

Di dalam ilmu brand activation, kita mangenal yg namany stealth marketing. Diambil dari sebuah pesawat tempur yg diam2 masuk ke suatu wilayah tanpa terdeteksi radatlr, begitu juga dg stealth marketing. Ia nya mengendap2 dalam senyap, kemudian melancarkan serangan marketing tanpa diketahui. Wow, ujung2nya closing. asiiikkkk...

Trus gimana, strategi marketing model begini? Yg pasti, gak menggunakan cara hardselling yg udh bkin orang "bete dan males" ketika melihat update status anda di timeline mereka.

Caranya, gunakan kata2 terselubung dg maksud udang di balik batu. Ibarat kentut yg tak terlihat tapi baunya tetap sedap utk dicium, hahaha. Begitulah seharusnya, di era modern, cara kita mengiklankan di fesbuk. Tanpa perlu melakukan hardselling, penawaran, teriakan-teriakan, posting2 gambar jualan kita, poster-poster, karena social media adalah sarana utk bersosial, bukan untuk berjualan.

Lalu bagaimana biar "iklan" kita efektif? Lakukan dg cara2 yg sangat halus, sehingga tidak terendus kita sedang jualan. Ataupun orang "ngeh" kita sedang jualan, tapi para calon konsumen, nyaman dg apa yg kita tulis, krn tulisan kita sedikit demi sedikit masuk ke alam bawah sadar mereka, bahkan sampai terbawa mimpi, memimpi-mimpikan produk Anda. Itu yg cakepppp!!!

Sebenernya ilmu ini sudah banyak literatur nya. Mungkin kita aja yg enggan utk belajar. Iklan2 di indonesia jg sudah banyak yg memakainya, hingga kita bersedia utk "menghabiskan" iklan tsb dari detik pertama hingga terakhir. Karena asik bgt dan setiap detik yg ada, selalu memberikan efek wow yg membuat kita terus penasaran dan ujung2nya kita take action utk melakukan sesuatu yg mereka perintahkan.

Keren aja atau keren bgt? Keren kaaannnnn...

Contoh real nya bagaimana? Pada penasaran kan? Tunggu tulisan selanjutnya yah, hehe. Takut kepanjangan tulisan nya. Pantengin setiap tulisan saya yah. Kita akan kasih contohnya kapan2. Hihihi

Salam penasaran yah, hehe. Bye2

Aditya Nugroho
Akademi Pengusaha
 
Top