Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Seorang miliarder bernama Paul Allen Menyumbang Rp 1,2 Triliun untuk Riset Sel Tubuh

Setiap orang memiliki karakter masing-masing. Hal yang sangat luar biasa dilakukan oleh seorang miliarder dengan rela menyumbang triliunan rupiah demi sesuatu. Seorang miliarder (Paul Allen) menyumbang dana 1,2 triliun rupiah untuk proyek penelitian.

Seorang miliarder bernama Paul Allen menyumbangkan uang sebesar US$ 100 juta atau sekitar Rp. 1,23 triliun (Kurs: Rp. 12.339/US$) kepada para ilmuwan untuk menyelesaikan proyek penelitian yang meneliti bagaimana sel-sel bekerja dan bagaimana sel tersebut mengalami malfungsi saat ada penyakit.

Untuk melakukan riset tersebut, selain menyumbangkan uang yang sangat banyak, Paul Allen juga mendirikan Allen Institute for Cell Science yang berbasis di Seattle, AS. Lembaga riset inilah yang nanti akan menjalankan proyek penelitian sel tersebut.

Lembaga riset ini akan mempekerjakan sekitar 75 orang yang awalnya akan mengembangkan kultur sel, model komputer dan alat-alat lain yang akan diberikan pada ilmuwan lain di seluruh dunia secara gratis.

Selama ini, belum ada lembaga riset yang berfokus pada penelitian tentang sel. "Tidak benar-benar ada lembaga seperti ini," kata Rick Horwitz, ahli sel seperti yang dikutip dari Forbes, Rabu (10/12/2014).

Salah satu rencana untuk memulai riset yang serius tentang sel adalah melihat bagaimana faktor lingkungan mempengaruhi sel berperilaku. Kunci untuk memahami sel, kata Horwitz, adalah untuk menyelidiki perilaku mereka.

Untuk diketahui, Allen diperkirakan memiliki kekayaan bersih sebanyak US$ 15 miliar. Jumlah ini menempatkan dirinya menjadi orang terkaya nomor 44 di seluruh dunia. Allen dikenal sebagai salah satu pendiri Microsoft bersama Bill Gates.

Miliarder Paul Allen juga dikenal sebagai orang yang ambisius dalam memajukan penelitian. Contohnya, dirinya juga pernah mendirikan Allen Institute for Brain Science dimana dia menyumbang US$ 500 juta. (Rio/Ndw)

Sumber : Liputan6.com, Seattle

 
Top