KLIK DI SINI untuk mengetahui ONLINE BUSINESS COURSE sehingga Anda bisa MENGHASILKAN MILIARAN RUPIAH melalui BISNIS ONLINE cukup dengan menggunakan fasilitas GRATIS di internet KLIK DI SINI

Research for Literacy Event: Membongkar Jaringan FB Page Palsu dan Web Hoax



Ketika browsing dan scrolling FB Page-nya Aa Gym yang palsu, tiba-tiba muncul postingan baru di timelinenya. Postingan itu ternyata berupa share dari sebuah postingan dari FB Page-nya Ustadz Yusuf Mansyur.

Melihat timestamp postingan, ternyata itu hanya berselang beberapa detik sejak postingan awal di FB Ustadz YM hingga postingan share di FB Aa Gym. Dan ndak pakai lama, ternyata sudah dishare 50 kali.

Saya lihat daftar siapa sayang yang ngeshare. Ternyata ada FB Page Mama Dedeh, Ustadzah Oki Setiana Dewi, Ustadzah Pipik Dian Irawati, dan banyak lagi. Lagi-lagi, timestampnya hampir bersamaan.

JARINGAN FB PAGE PALSU

Iseng-iseng saya coba buat jaringan SNA-nya secara manual. Bagaimana sebuah postingan diviralkan ke FB Page lain. Hasilnya, wala... tampak adanya sebuah jaringan FB Page yang dikelola oleh satu admin.

Jangan dikira followernya sedikit. Minimal puluhan ribu. Ada yang 150an ribu. Dan setiap postingan, mendapat ratusan hingga ribuan like, share dan kadang komentar.

LINK FB PAGE PALSU DAN WEB HOAX

Ketika saya amati topik-topiknya, kebanyakan berisi berita-berita yang aneh-aneh. Ndak kepikiran sebelumnya ada berita seperti itu. Jadinya memang menarik perhatian.

Dan sumber artikel yang dishare, kebanyakan dari beberapa situs saja. Saya ikuti salah satu artikel yang disare di jaringan FB Page palsu tersebut. Semuanya berasal dari situs di Blogspot.com. Dan ternyata penulisnya sama. Dalam contoh ini, nama penanya adalah Yulita Wakatobi. Tentunya ini nama palsu.

Dari halaman profile Yulita, tampak beberapa situs yang dia buat di Blogspot, total ada 8. Kalau dilihat satu per satu, isinya hampir sama semua. Desain web yang tidak menarik, dengan gambar-gambar aneh dan judul yang klik bait.

TRAFIK WEB

Saya ingin tahu, seberapa besar kontribusi FB Page terhadap kunjungan ke web. Ternyata, salah satu situs, dalam sebulan bisa mendapatkan 260 ribu visit, padahal usia web itu baru 3 bulan. Ini jumlah yang sangat tinggi.

Sebagian besar, referal ke web itu adalah dari Facebook. Pasti ratusan ribu follower FB Page itu banyak yang tertipu, karena tertarik dengan isi berita. Isinya cocok dengan emosi, hiburan, dan pilihan politik.

BISNIS DAN HOAX POLITIK

Saya teringat dengan salah seorang pengelola web hoax yang diwawancarai di acara Mata Najwa. Saya buka lagi videonya. Dan penjelasannya membuat lebih jelas motif dia membuat hoax.

Semata-mata adalah bisnis. Ini adalah sumber kehidupannya, profesinya. Sebulan bisa dapat ratusan juta. Pemula saja bisa puluhan juta. Dan jumlah web dan FB page yang dibuat bukan cuma satu. Tapi puluhan. Dia sendiri mengelola sekitar 80 web.

Topik hoax yang dia buat adalah apapun yang penting menarik, aneh, membuat orang mau ngeklik. Namun dia mengakui, dari sisi pendapatan, hoax politik adalah yang paling konsisten memberi pendapatan.

Dia menerima pesanan untuk menyerang tokoh, sesuai permintaan. Tokoh itu bisa artis atau tokoh politik. isi beritanya apapun, yang penting sesuai dengan permintaan pemesan. Gambar tinggal ambil, diedit sana sini, dibuat narasi hoax yang dicampur dengan berita-berita riil dari berbagai sumber.

DAMPAK HOAX

Pengelola FB dan Web hoax itu tidak peduli dampak yang muncul. Yang penting dibayar, oleh siapapun itu.

Dalam kasus hoax yang dituduhkan ke Aa Gym dan Yusuf Mansyur di atas, dampaknya luar biasa. Buzzer dan warganet yang tdiak suka mereka, atau memiliki pandangan ideologi atua politik yang diametral dengan kedua orang itu, akan langsung memanfaatkan hoax dalam FB Page palsu itu untuk menyerang kedua tokoh, dan organisasi di sekitarnya.

Akibatnya, di antara warganet terjadi perpecahan, polarisasi, saling serang, saling hasut, dst.

SOLUSI

Saat ini saya perhatikan, solusi dan klarifikasi terhadap hoax kebanyakan dilakukan terhadap setiap artikel atau postingan yang mengandung hoax. Termasuk postingan hoax yang ada di FB page palsu tersebut.

Saya kira ini tidak efektif. Pertama, kita tidak akan pernah habis membuat klarifikasi karena hoax akan terus diproduksi. Dan klarifikasi itu sendiri malah bisa menjadi bahan untuk menyerang tokoh dalam FB page.

Usulan saya, teman-teman di Masyarakat anti hoax, supaya juga fokus dalam melakukan cyber patrol, memetakan jaringan FB Page palsu, mengevaluasi kontent-nya. Bisa fokus di FB page palsu yang followernya puluhan ribu hingga ratusan ribu.

Membuat daftar FB Page dan menggambarkan jaringannya itu bisa dilakukan tanpa perlu teknologi big data. Manual saja, mudah sekali dan cepat kok.

Lalu daftar dan peta FB Page ini diumumkan ke publik, agar publik aware, juga dilaporkan ke Facebook. Minta suapaya Facebook menutup FB Page palsu tesebut.
 
Top