Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Unit Investasi Taspen mulai kembali Beroperasi pada Pertengahan 2015 karena Beberapa Penyebab

PT Taspen (Persero) kini lebih berhati dalam mengelola dana yang diterimanya. Karena, jika salah dalam mengelolanya akan memberikan dampak buruk bagi semua pihak. Dengan waktu yang tepat dan juga pengelolaan yang tepat sehingga mampu memperoleh hasil yang maksimal.

Perusahaan asuransi aparatur negara, PT Taspen (Persero) menyatakan unit aset manajemennya akan mulai beroperasional pertengahan tahun depan.

"Kami sudah tunjuk konsultan dan sedang sempurnakan SOP dari unit investasinya. Diharapkan paling lambat pertengahan tahun depan sudah siap," ujar Direktur Utama PT Taspen (Persero) Iqbal Latanro di kantor pusat Taspen, Jakarta, Rabu (10/12).

Menurutnya, ada beberapa peluang bisnis, yang secara regulasi tidak bisa dilakukan oleh Taspen, tetapi bisa dilakukan oleh unit investasi.

"Pemerintah menerapkan iuran, maka kami harus ada imbal hasil dalam nilai tertentu. Sekarang bunga deposito dan SUN sedang menarik, tapi bagaimana ke depannya. Karenanya, kami merancang untuk buat investasi langsung lewat aset manajemen kita," katanya.

Sepanjang Januari hingga September tahun ini, total dana investasi Taspen tercatat senilai Rp 119,92 triliun atau tumbuh 22,7 persen dari periode yang sama tahun lalu, yakni Rp 97,73 triliun. Sebanyak Rp 80,76 triliun ditempatkan pada instrumen obligasi, sukuk dan KIK-EBA, Rp 34,58 triliun di deposito, dan sisanya, Rp 4,58 triliun di saham dan lain-lain.

"Investasi langsung kami baru 20 persen, sedangkan 80 persen masih di SUN, deposito, dan KIK EBA," ujarnya.

Suara Pembaruan

Penulis : O-2/FIR

Sumber : Suara Pembaruan , Jakarta , beritasatu.com

 
Top