Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Mengunkap tentang Klasifikasi Target Market Deni Iskandar



Pengklasifikasian target market tidak hanya dibagi berdasarkan demografi, behaviour dan sebagainya namun kita juga sebaiknya mengidentifikasi target pasar kita berdasarkan tingkat awarenessnya. Karena beda tingkatan awareness-nya maka beda pula strategi yang harus kita lakukan.

Untuk lebih jelasnya berikut adalah 5 tingkatan Awareness target market:

1. UnAware

Kondisi dimana target market tidak peduli atau bisa jadi belum tahu dan belum menyadari bahwa mereka memiliki problem. Mereka tidak peduli pada apa yang kita tawarkan sehingga beriklan secara hardselling pada target market yang belum Aware hanya akan membuang budget iklan. Yang kita perlukan di fase ini ialah membangun kebutuhan mereka dan menyadarkan mereka akan masalah yang sebenarnya mereka hadapi.

Contohnya: kenapa Property syariah sekarang banyak diminati? Karena para marketer berhasil menyadarkan target market nya dengan mengedukasi bahaya riba.

2. Problem Aware
Dalam konsisi ini target market hanya baru mengetahui masalah atau keinginan yang ingin dipenuhi. Dia belum tahu dan benar-benar serius mencari solusi.

Contohnya: ketika seseorang ingin turun berat badan, banyak solusi yang bisa dilakukan namun seringkali dalam kebanyakan kasus orang hanya ingin saja, dia tidak serius untuk menghilangkan masalahnya tersebut. Dalam kondisi ini kita perlu memberikan edukasi dan provokasi secara perlahan.

3. Solution Aware
Target market yang kita tuju sudah tahu apa keinginan atau masalah yang ia hadapi, dan ia pun sudah tahu apa saja solusinya. Hanya saja mereka masih menimbang solusi apa yang sebaiknya diambil. Ia tidak peduli apa produknya yang penting masalahnya terselesaikan.

Contohnya: Ketika seorang ingin menghilangkan jerawat, ada banyak solusi yang bisa dilakukan mulai dari mengkonsumsi obat jerawat, datang ke klinik kecantikan atau bisa hanya dengan menggunakan produk perawatan kulit tertentu. Untuk fase ini fokuskan strategi untuk menanamkan KENAPA mereka harus menjadikan produk Anda sebagai solusi.

4. Product Aware
Saat dimana target market sudah tahu merek dan produk apa yang kita jual. Hanya saja mereka belum yakin untuk membeli di kita. Target market ini bisa dikategorikan sebagai smart buyer, karena mereka akan membandingkan, meriset, membaca review dan mencari sebanyak mungkin informasi terlebih dulu. Apakah merek kita, merek A, atau merek B yang dirasa lebih tepat atau menarik bagi mereka. Dalam fase ini kita perlu memberikan strategi yang dapat meyakinkan dan mendorong mereka harus membeli produk kita dengan segera.

5. Full Aware
Kondisi dimana target market kita sudah sangat mengenal bahkan loyal terhadap merek dan produk yang kita jual. Biasanya mereka adalah orang-orang yang sudah teredukasi atau bahkan sudah membeli produk Anda. Sehingga ketika mereka butuh “apa” mereka akan ingat merek dan produk Anda. Untuk target market yang sudah full aware kita perlu untuk terus meningkatkan pelayanan dan menjaga hubungan agar mereka tetap engage dengan kita.

Nah itu adalah salah satu komponen dari yang namanya Sales Funnel.

#comingsoon
#bukucorongduit
#mintadoanya
#biarcepetberes

Salam,
Deni Iskandar

P.S. Ingin belajar online marketing? join channel telegram saya disini: https://t.me/denimarketer
 
Top