Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

PENJELASAN TENTANG ILMU BERSILAT LIDAH DARI DEWA EKA PRAYOGA



Orang yang paling sering jadi "korban", ketika Saya mulai praktek ilmu bersilat lidah, ya istri saya... #ampunbun tag Wiwin Supiyah

Gimana enggak, perasaan saya yang salah, eh tiba-tiba bisa jadi kebalik, seakan dia yang salah. Ah, bahaya. Hihihi

Makanya, ilmu ini bisa bahaya kalau jatuh pada orang yang salah. Bisa dipake macem-macem. Jangan sampai.

Gokilnya, ilmu bersilat lidah ini gak cuma bisa dipake untuk negosiasi atau jualan, tapi juga buat ngobrol sama pasangan.

Misal, ketika pasangan Anda bilang gini ke Anda, biasanya sih ceweknya yang suka ngomong:

"Tuh kan, kamu mah gak dengerin aku. Udah gak cinta lagi..."

Bagi pasangan yang tidak dibekali ilmu bersilat lidah, paling jawabannya cuma gini:

"Enggak kok sayaaaaaaaaaaang... aku masih cinta kok sama kamu". #pretttt

Hahaha 🤣

Kalau saya jadi pasangannya, mendapati dia bilang "masih cinta", berarti asumsinya akan tidak cinta. Nah lho!

Lha iya. Kata "masih" itu presuposisi. Yang diasumsikan suatu saat akan enggak. Contoh: "Sayang, masih punya uang gak?". Artinya, suatu saat, uang tersebut akan habis. Ngerti?

Nah sama dengan kata "masih cinta". Kalau jawabannya gitu, berarti suatu saat akan habis cintanya. Hehe

"Terus mesti jawab gimana dong kang?"

Aih. Aku ini Dewa Selling. Bukan Dewa Loving. Kagak ngerti gombal-gombalan, sebelum nonton dan baca novel Dilan.

"Lha terus, jawabnya mesti gimana?"

Kalau saya sih punya 30 jawaban, lebih malahan. 100. Hehe

"Seriusan?"

Lha, masa bohong.

Jawabannya tergantung tujuannya mau saya arahkan kemana. Mau buat pasangan marah. Mau buat pasangan takluk. Mau buat pasangan jadi merasa bersalah. Mau buat pasangan klepek-klepek. Atau apa? Hehe

"Wah, pengen tahu dong kang. Ajarin..."

Yassalam... Dibilangin aku mah Dewa Selling. Ini juga lagi nyiapin ecourse terbaru bulan depan namanya DewaSelling.com. Kalau jago gombal, saya ganti nama dulu jadi: #DilanSelling.

Tapi karena saya tahu Anda penasaran, maka baiklah saya bagikan. Mau?

Yowis... Saya share ya. Entar share ke teman-temannya, supaya makin manfaat.

Beirkut 30 jawaban dari pernyataan, "Tuh kan, kamu mah gak dengerin aku. Udah gak cinta lagi..."

Nih jawabannya, silakan dipilih-dipilih-dipilih... udah kaya jualan baju di pasar aja.

1. Gimana detailnya, kok kamu merasa yakin, karena aku tidak dengerin kamu, itu menyebabkannu merasa tidak dicintai?

2. Gimana rinciannya, kok kamu bisa yakin, gak dengerin itu berarti gak cinta?

3. Mungkin bagimu begitu, dan apakah semua orang lain juga berpikir bahwa satu-satunya cara mencintai adalah dengan mendengarkan?

4. Gak semua orang mikirnya gitu. Justru mereka tahu bahwa orang yang cinta itu adalah manusia biasa yang sesekali bisa aja gak dengerin...

5. Saya seneng niatmu baik. Kamu perhatian padaku untuk mengingatkan aku mendengarkanmu. Nah tinggal jangan kaitkan soal "mendengar" dengan "rasa cinta".

6. Niatmu membuatku mendengarkan sih baik. Tapi apa sih manfaatnya menghujat-hujat rasa cintaku selama ini?

7. Bentar. Mendengarkan apa yang sedang aku dengar sekarang, tidak membuatku ingin mendengarkanmu lebih jauh lho...

8. Aku tadi ngomong apa? Nah, kan.... Berarti kamu sendiri tidak mencintaiku.

9. Aku pasti lebih menyimak saat mendengarkan orang bicara hal yang menyenangkan.

10. Ih. Justru orang yang tidak mencintai cenderung menuduh orang lain tidak mencintai lho.

11. Kamulah yang jelas gak cinta. Bawaannya mempesoalkan orang yang jelas-jelas mencintaimu.

12. Orang yang benar-benar mencintai akan mampu memaafkan sedikit kesalahan orang lain kan?

13. Mungkin anak kecil mikirnya gitu. Sebab jika aku harus dengerin kanj terus, lalu kapan aku sempat mengungkapkan rasa cintaku padamu? 😍

14. Bukankah lebih penting menjaga aku tetap mencintaimu dengan tidak dikit-dikit menuduhku secara sepihak begitu?

15. Mana yang lebih penting, rasa cintaku padamu atau sekadar harus menunjukkan bahwa aku dengerin kamu?

16. Memercayai hal itu, lama-lama bisa jadi kenyataan lho...

17. Kalau kamu berpikir seperti itu terus, maka sama aja menyuruh kegiatanku seumur hidup hanya untuk mendengarkanmu saja...

18. Baik sedang mendengarkanmu atau tidak, aku jelas-jelas mencintaimu kok...

19. Mencintai itu ibarat menanam bunga kesayangan, ada saja si penanam terkadang memalingkan pandangan ke tempat lain oleh karena suatu hal, yang tidak berarti ia kehilangan rasa sayang sama bunganya...

20. Aku tadi kurang konsentrasi aja bentar, bukan tidak mendengarkan..

21. Aku bukan gak dengerin, cuma kok pikiranku terhanyut ya sama suaramu yang merdu itu 😍

22. Kamu bukan merasa aku tidak mencintaimu, sebenarnya kamu ingin aku memerhatikanmu, kan?

23. Aku bukan tidak mencintaimu, kamu hanya merasa kesal saja, karena tadi aku sempat gak dengerin kamu, kan?

24. Apa sih definisimu mengenai tidak mendengarkan?

25. Lho gimana kamu tahu, aku gak dengerin kamu?

26. Sayang, tolong jangan batasi caraku mencintaimu hanya dengan mendengarkan saja 😍

27. Lho kalau gitu, kasihan dong kalau kamu nikah sama orang tuli. Berarti dia tidak akan pernah mencintaimu...

28. Wah, kalau gitu, berarti kalau kamu dengerin cowok lain bicara, artinya kamu cinta sama dia dong...

29. Kamu sayang ibumu? Terus, apakah kamu selalu mendengarkan ibumu yang kamu cintai itu?

30. Gimana mungkin kamu memercayai hal itu?

Hayooo.... Banyak, kan? Hahaha 😅

Dari penjelasan di atas, kebayang kan respon istri kaya apa kalau Saya udah mainin pola beginian. Huahaha... #kabur

By the way, tahu gak, jawaban-jawaban di atas, ada pola kalimatnya. Kalau misalkan status ini sharenya udah 1000, entar saya bedah dan bongkar pola kalimatnya buat kepentingan negosiasi atau jualan. Mau?

Ah, "MAU" mulu. 😅

Sambil nunggu share 1000, boleh jalan-jalan dulu lihat gamisnya Shaliha Hijab di shalihahijab.com. Hehe

Entar kalau udah tembus 1000 shares, saya buatin tulisannya yang keren abis! Mau?
 
Top