Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Hikmah yang Sangat Luar Biasa dengan Berusaha Menjadi Orang Baik dari Dewa Eka Prayoga‎



Sulit rasanya menahan diri untuk gak ngepost ini....

Status ini Saya tulis pukul 02.25 WITA, saat berada di mobil menikmati perjalanan Balikpapan-Samarinda.

Allahu akbar... benar-benar menguji kesabaran, 6 jam delay, 6 jam perjalanan, dan hanya istirahat 3 jam pasca 11 jam perjalanan Turki-Indonesia. MasyaAllah...

Rasa-rasanya badan ini udah berbisik dan minta diistirahatkan, tapi apa daya, Allah berkehendak lain.

Pagi hari jam 8 s/d 12 Saya harus ngisi Workshop FB Marketing Hack. Jam 4 sore Saya terjadwal harus terbang ke Balikpapan untuk mengisi pesta wirausaha di Samarinda. Disini skenario Allah mulai berjalan...

Pada saat menunggu di ruang tunggu, ada sebuah pengumuman, "Mohon perhatian, atas alasan operasional, bandara Husein Sastranegara Bandung kami tutup sampai batas waktu yang tidak ditentukan...". Allah...

Alhasil, jadwal pemberangkatan jam 4 mendadak gak jelas entah berangkat kapan. Wis pasrah aja nunggu di bandara.

Sembari menunggu, Saya coba nyari pesan cinta-Nya, "Wah enak nih, bisa refleksian dulu...". Dan akhirnya kesampaian juga, setelah perjalanan panjang Turki-Indonesia, akhirnya bisa menikmati pijatan refleksi di Bandara. Yeah! Alhamdulillah...

Refleksi 2 jam udah beres, eh pengumuman pemberangkatan belum juga ada. Pokoknya Saya mulai harap-harap cemas, iki piye rek... Moso gak dijelasin kapan berangkatnya.

Ah, sudahlah. Banyakin dzikir aja, sembari ngepost status-status gak jelas demi membangun engagement. Hehe

Singkat cerita, jam menunjukkan angka 8 malam. Saya udah bilang ke Mas Mirza, tim Saya, "Mas, kalau 15 menit lagi gak ada, kita mulih ae wis! Suwe rek...".

15 menit pun berlalu, dan panggilan keberangkatan belum juga datang. Hati mulai gak enak, bimbang...

"Kalau berangkat, pasti capek. Nyampe Shubuh nih di Samarinda..."

"Kalau gak berangkat, kasihan panitia dan peserta sudah menantikan..."

Aih, galau.

Dalam waktu galau tersebut, tiba-tiba hati kecil berbisik, "Ayo Wa, tunggu aja, sabar. Tunjukkan keseriusanmu berbuat baik...".

Saya pun nunggu lagi sampe 45 menit. Alhamdulillah, pesawat pun diberangkatkan. Akhirnya, datang juga Izin Allah...

Belum juga duduk di kursi pesawat, tiba-tiba ada panggilan video call WA dari Bro Rendy ReZha. Dalam hati Saya mikir, "Wah ada apa nih mas Rendy malam-malam gini video call, kayanya penting".

Dan Saya mengangkatnya.

Saya pun terkaget!
Pas diangkat, kok mukanya bukan Mas Rendy...

Dan benar, ternyata dia adalah kawan lama Saya yang menjadi korban penipuan investasi bodong 6 tahun lalu.

Sambil terisak-isak tangis, beliau bicara. Sayangnya, saya gak dengar, saking keras tangisannya.

Mas Rendy pun akhirnya menjelaskan, "Afwan kang Dewa, ini beliau teman antum, katanya pengen nelpon antum dan BEBASIN hutang kerugian antum...".

MasyaaAllah.... 😭😭😭

Saya gak bisa berkata-kata. Hanya bisa berterimakasih dan bersyukur pada Allah sembari menahan air mata yang hampir menetes...

Tak berlama-lama, video call pun ditutup, karena Saya harus take off. Sebelum mematikan HP, saya cek catatan hutang kerugian Saya ke dia. Dan Saya semakin terkaget, nominalnya cukup besar, yakni 177 juta rupiah. Allahu akbar!

Padahal saya masih ingat, 3 hari sebelum berangkat ke Turki, Saya sempat bertemu dengan dia di acaranya bro Arif Yasir Rahman di Jakarta. Waktu itu dia ngajak ketemuan untuk ngobrol banyak seputar bisnis, pastinya bakalan nyerempet-nyerempet soal hutang kerugian dulu. Biasanya begitu. Suudzon banget Saya. Allah... 🙈

Tapi malam ini, Allah punya skenario lain.

Allah menggerakkan hatinya untuk membebaskan hutang kerugian yang harus saya tanggung. Disaat 650+ orang investor lainnya pada nagih brutal minta balikin duit, dia berbeda. Hatinya Allah gerakkan untuk mengikhlaskan. Dengan demikian, dia menjadi orang ke-3 setelah Mas Mirza dan Bro Mochammad Rizal yang membebaskan hutang kerugian investasi dulu. Allah..

Kawan-kawan...

Jangan berhenti jadi orang baik.
Jangan bosan jadi orang baik.

Mungkin banyak orang bertanya, "Kang Dewa ngapain kerja sampai segitunya, sampai bermalam-malam dan keliling-keliling Indonesia, ninggalin anak & istri..."

Pertama, saya ngisi TIDAK MINTA bayaran.

Kedua, saya ngisi untuk NOLONG ORANG.

Ketiga, saya ingin NINGGALIN JEJAK di kehidupan.

Siapa sangka... lewat 6 jam delay, 6 jam perjalanan, badan remuk minta ampun, tapi Allah hadirkan keajaiban dari arah yang tak diduga-duga. Hutang dibebaskan. MasyaaAllah...

Sekali lagi,

Jangan berhenti jadi orang baik.
Jangan bosan jadi orang baik.

Mungkin kebaikan Anda tak terbalas spontan, tapi yakinlah, Allah akan membalas kebaikannya berlipat-lipat dari arah yang tak diduga-duga.

Semoga bisa diambil pelajaran.
Mohon maaf kalau kata-kata yang salah...

Semoga Allah membalas kebaikan saudaraku yang baru saja membebaskan hutang kerugian tersebut.

Dan semoga kita digolongkan sebagai hamba yang senantiasa haus dalam berbuat kebaikan. Aaamiin....
 
Top