Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Terapan Grounded dalam Film Bunda
Business Words, 4 Januari 2018

Jika diingat-ingat, Proyek Film itu mulai jalan pra produksinya di awal nopember, dan shootingnya di maret 2017. Itu semua terjadi setelah Saya gak sengaja ikut Grounded Business Coaching (GBC) nya Coach Doktor Imam Elfahmi

Sebagai bentuk kesyukuran, sebagai bentuk tahaduts bin ni'mah, Saya akan menceritakan bagaimana terapan konsep Grounded Business pada proses pembuatan film Bunda.

1. Extreme Productivity

Beberapa kali Kak Nirwana Tawil menemani Saya meeting film, tiba-tiba beliau nyeletuk :

"Sebelum terjun ke film, kayaknya kursus dulu ya, kok kayak menguasai?"

Wah, kursus?

Yang terjadi sebenarnya bukan kursus, tapi ngejar beberapa produser senior. Ada yang bisa ditemui jam 9 malam. Ada yang bisa ditemuinya jam 10 malam. Ada yang harus ditungguin di cafe selama berjam-jam, baru datang.

Selain itu, bolak balik ke XXI, kalo ada waktu duduk nongkrong di bioskop sambil mengamati, ngitungin trailer yang naik di LCD, menghitung traffic, sampai ngafalin harga-harga makanan di cafe.

Belum lagi sok kenal sok dekat ke manajemen bioskop, padahal belum pernah bikin film sama sekali. Udah kayak apaan ajah, nunggu tanpa kepastian.

Hal itu Saya lakukan di akhir 2016 dari pagi sampai pagi lagi. Kalo kata Coach Fahmi, seven - eleven, 7 pagi... 11 malam... suka gak suka, setuju gak setuju, cara ini Saya pakai.

Saya harus jujur, jikalau masih ada mental cengeng dan cepat baper, dijamin diri ini akan memilih stop saja. Grounded mengajarkan sudut pandang berfikir diluar batas-batas kemampuan manusia.

2. Extreme Partnership

Dalam sudut pandang Grounded, sinergi dan kemitraan adalah strategi inti yang tidak boleh dianggap remeh. Kaidah Grounded menuntut business owner tanpa ampun : cepat dan bagus. Berkualitas dan murah. Banyak dan efisien. Terus begitu. Kami mengenalnya dengan Genius of And. Gak ada ampun.

Kalo otak dipancang di cepat dan bagus, murah dan berkualitas, maka hanya bermitralah yang dapat menjawabnya. Kemitraanlah yang mampu menjawab itu semua.

Project Film Bunda memaksa Saya berfikir berdasar kaidah Grounded. Siapa yang terbaik di industri ini? Mana celah-celah yang sekiranya kita tidak tahu? Apa bahayanya? Bagaimana serapan data? Apa yang biasanya sering terjadi?

Kaidah Grounded memaksa kami menemukan orang-orang terbaik. Dan terus mencoba mencari titik temu benefit terbaik.

3. Extreme Numbers

Kaidah berikutnya yang tidak kalah penting adalah extreme numbers. Grounded selalu mengajarkan bahwa "selalu ada ruang untuk segala kemungkinan"

Bahwa setiap sejarah dicatat dengan melompat, bukan merangkak. Maka Grounded selalu menghadirkan angka yang memaksa. Dari angka yang memaksa, lahirlah ide-ide yang yang tak pernah difikirkan sebelumnya. Lahirlah langkah-langkah berani. Tanpa angka yang memaksa, kita cuma akan hadir di garis rata-rata.

Hari ini kami menargetkan 10 juta penonton. Jika ingin mencapai 10 juta penonton, berarti harus kerja 1 juta penonton di awal pekan. Jika ingin kepastian mobilisasi 1 juta penonton di awal pekan, berarti harus ada kepastian booking 7000 sesi tayang studio di bioskop.

Terus begitu. Dan seterusnya, kami berfikir bagaimana 1 juta penonton bisa menggerakkan 9 orang lainnya. Bahkan lebih. Bagaimana programnya. Bagaimana mekanismenya. Semua difikirkan. Karena angka yang memaksa.

4. Extreme Execution

Hari ini kami eksekusi semua program dari institusi ke institusi. Siang malam. Kami kunjungi beberapa titik strategis mitra yang dapat mendukung mobilisasi penonton. Terus dan terus. Kaidah eksekusi harian ini sangat padat diajarkan di Grounded.

5. Extreme Benefit

Grounded selalu mengajarkan, beri banyak benefit dan jadikan customer merasa tidak membayar apa-apa. Saking banyaknya benefit yang diterima.

Kami membuka program Nonton Bareng Film Bunda. Jika benefitnya hanya nonton, umtuk apa nobar 1 studio. Apa untungnya?

Maka kami bundling dengan kaos kaki.

Misal 1 studio 150 seat, dan tiket hari ini 40.000,00. Maka promotor cukup membayar 6 juta untuk booking 1 sesi tayang studio. Dan promotorpun akan mendapatkan produk kaos kaki senilai 4 juta lebih.

Bayar 6 juta...
Dapat 150 tiket @40.000,00 (6 jt)
+ dapat kaos kaki 4 juta

Gokil gak?

Ini ilmunya ada di Grounded...

Yaudah deh... cepetan booking studio... nobar bareng komunitas Anda... 1 studio bioskop rata2 150 seat...

Klik http://bit.ly/bookingnobarbunda

Kalo mau diskusi dulu... klik http://t.me/nobarcdk

He he he...

Rendy Saputra
Produser Mazhab Grounded
 
Top