Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Informasi Mark Zuckerberg Pendiri Facebook Mengalami Kerugian Lebih dari 120 Triliun  


Banyak orang yang mungkin sudah tahu dan mungkin juga belum tahu tentang kerugian yang dialami dari facebook yang rugi ratusan triliun rupiah. Bukan miliar lagi, tapi triliun rupiah kerugiannya. Akan tetapi dampak ini diprediksi hanya sementara saja. Mulai dari hal-hal yang diakibatkan dari kebocoran data dan juga pergantian algoritma dari facebook. Dari sini kita bisa belajar bahwa data itu sangat penting bagi perusahaan, apalagi jika data dari media yang lain misalnya dari media yang lain marketplace juga bocor jika keamanannya tidak di lindungi dengan baik, maka kemungkinan bisa terjadi juga.


Dalam 2 Hari Bos Facebook Rugi Rp 124 Triliun


Jumlah kekayaan Mark Zuckerberg mendadak mengalami penurunan. Bos Facebook itu baru saja kehilangan lebih dari USD 9 miliar atau sekitar Rp 124 triliun. Nahasnya lagi, kekayaan saham itu hilang hanya dalam waktu 48 jam terakhir.

Mark Zuckerberg yang memiliki sekitar 400 juta saham Facebook, telah melihat kekayaannya turun menjadi sekitar USD 66 miliar dari USD 75 miliar. Angka itu harus diterima sejak saham tersebut ditutup pada hari Jumat (16/3), menurut Indeks Miliarder Bloomberg dan Forbes.

Seperti dilansir dari CNBC, Rabu (21/3), akhir pekan lalu, Mark Zuckerberg adalah orang terkaya keempat di dunia. Sekarang, dia berada di posisi keenam atau ketujuh.

Tentu saja, kehilangan USD 9 miliar di sini memunculkan sedikit kekhawatiran Zuckerberg. Kejadian ini cukup dipengaruhi kejadian Facebook diserang karena membagikan data anggota yang tidak semestinya.

Kerugian yang dialami Zuckerberg ini menunjukkan betapa mahal skandal itu bagi Facebook sekaligus pendirinya. Belum lagi jutaan pemegang saham lainnya.

Diketahui, Mark Zuckerberg telah menjual sekitar 5 juta saham tahun ini, sebelum penurunan stok. Penjualan tersebut merupakan bagian dari rencana mempercepat pemberian filantropisnya dengan menyiapkan jadwal penjualan saham.

Pada musim gugur yang lalu, dia mengatakan akan menjual 35 juta sampai 75 juta saham selama 18 bulan berikutnya. 75 juta saham tersebut sekarang bernilai USD 1,7 milyar lebih sedikit.



Mark Zuckerberg Rugi Rp 43 Triliun Gara-gara Rencana Ubah Algoritma Facebook

Niat baik Zuckerberg untuk mengembalikan Facebook menjadi lebih bermakna berujung buntung.

Pernyataan CEO Facebook tersebut untuk mengurangi konten berita di linimasa pengguna Facebook ternyata tak disukai investor.

Harga saham perusahaan media sosial tersebut anjlok hingga 4,5 persen di bursa saham New York.

Harga saham Facebook turun ke angka 179,37 dollar AS dari hari sebelumnya 187,77 dollar AS pada Jumat (12/1/2018) waktu AS.


Turunnya harga saham Facebook otomatis berdampak pada kekayaan Mark.

Zuckerberg diketahui memiliki 16 persen saham Facebook.

Harta orang nomor satu di Facebook ini terpangkas hingga 3,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp 43,9 triliun.

Meski demikian kerugian tersebut tidak sampai membuat Zuckerberg kekurangan uang.

Karena kekayaan pendiri Facebook tersebut ditaksir mencapai 74 miliar dollar AS, seperti dikutip KompasTekno dari Bloomberg, Senin (15/1/2018).

Sebelumnya, Mark mengumumkan akan mengubah algoritma yang diterapkan pada News Feed Facebook.

Perubahan ini berdampak pada konten yang ditampilkan oleh Facebook.

Melalui perubahan ini, Facebook ke depannya akan menampilkan lebih sedikit konten publik yang dimiliki oleh publisher dan brand.

Konten linimasa Facebook akan lebih banyak diisi oleh status dari teman atau keluarga. 


Pada Senin (19/3/2018) terjadi kebocoran data 50 juta pengguna Facebook kepada agensi iklan tim sukses Donald Trump. Kejadian tersebut mengikis kekayaan pendiri dan pemilik Facebook Mark Zuckerberg. Harta Zuckerberg turun 4,9 miliar dollar AS (atau sekitar Rp 67,5 triliun) dalam sehari. Seperti dikutip Bloomberg, Zuckerberg pada Jumat lalu mengatakan, perusahaan konsultan dan advertising Cambridge Analytica menerima data melalui pengembang aplikasi di jaringan sosialnya, dan ini melanggar kebijakan Facebook. Perusahaan tersebut memanen data dari 50 juta pengguna tanpa izin. Parlemen AS dan Eropa hendak mendengar langsung dari Zuckerberg alasan perusahaan konsultan tersebut bisa mengambil data tanpa izin. Cambridge Analytica Disebut Curi Data 50 Juta Pengguna Facebook Sementara tekanan ini berlanjut, investor saham khawatir, Facebook akan dijatuhi regulasi lebih berat. Sahamnya pada Senin kemarin terperosok sampai 6,8 persen, dan memangkas kekayaan Zuckerberg menjadi 70,4 miliar dolar AS. Kekhawatiran pasar ini menular pada saham-saham teknologi lainnya, dan ikut memangkas kekayaan pemiliknya. Jeff Bezos pemilik Amazon.com misalnya, ikut kehilangan 2,1 miliar dollar AS kemarin. Sementara pendiri Alphabet Inc Larry Page dan Sergey Brin masing-masing kehilangan kekayaan 1,5 miliar dollar AS.



Sumber informasi

Editor: Daryono solo.tribunnews.com

(ded/JPC) dari www.jawapos.com

Editor : Aprillia Ika ekonomi.kompas.com



 
Top