Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Owner jalan jalan, bisnisnya jalan? Benarkah?

Banyak orang yg menganggap bahwa auto pilot itu owner nya jalan jalan dan bisnisnya tetap jalan.

Di awal membangun bisnis peran owner sangat penting, owner berperan sebagai pondasi bisnis, penentu arah, pengambil keputusan, dan melakukan evaluasi arah bisnis atas masukan kritik saran dari pelanggan atau calon pelanggan bisnisnya.

Peran ini sangat tidak mungkin digantikan oleh karyawan di awal merintis bisnis. Mengapa? Karena kemampuan, kecakapan, semangat, totalitas, dan rasa kepemilikan atas bisnis, hanya dimiliki oleh owner.

Jangan sampai di awal merintis bisnis dan ketika satu demi satu masalah mulai muncul, ketidakhadiran kita sebagai pemilik malah menghancurkan bisnis yang kita rintis. Jadinya malah “Owner jalan-jalan, bisnis jalan ke jurang”… Hehehe…

Lahhhh itu mba Tiwi sama mas Tiyo kok jalan jalan terus????

Kami gag jalan jalan tauuu. Hahaha kami sedang berguru kemana mana. Pikiran kami ada di bisnis kami. Tapi kami mentok gag tau apa yang harus dilakukan lagi. Makanya kami berguru.

Ketika kita belajar maka ada effort yang harus dikeluarkan. Tenaga, uang dan waktu.

Dan kami pada akhirnya menemukan guru yang tepat setelah mengalami proses yang sangat panjang. Sekarang pelan pelan sudah ngerti ilmunya.

Makanya time to action. Sudah tidak waktunya lagi jalan jalan. Sekarang saatnya menjalankan apa yang kami rencanakan.

Alhamdulillah akhirnya diputuskan saya yang akan menjadi CEO lagi..

Iyaaa dulu pernah juga saya jadi CEO. Chief everything officer 😁.

Sekarang dapat amanah jadi CEO lagi. Tapi beneran CEO. Chief Executive Officer.

Jadi kemarin setelah diskusi panjang sama abi Setiyono Tiyo dan setelah kami mengenal diri kami masing masing, maka diputuskan saya yg menjadi CEO di perusahaan kami. Karena saya mempunyai kemampuan konseptual yg lebih baik dari abi.

Sedangkan suami saya memang selama ini menjadi pelaksana dari apa yang kami rencanakan. Dia bagus di managerial. Pengalaman waktu kerja dia menjabat sebagai team leader. Yang gaya kerjanya pake scrump. Entahlah saya sendiri gag ngerti. Haha...

Sekarang giliran saya untuk belajar lebih banyak. Baca buku lebih banyak. Dan mulai action dengan perencanaan yang tepat.

Lahh kan katanya owner kok ngerjain sendiri? Iyaaaa owner tapi rasa manager. Selama ini kami kurang memahami level level dan peranan dalam organisasi.

Memang kami owner tapi gaya kerja kami lebih tepat sebagai manager. Kami mengatur ini itu sendiri.

Semalam kami membuat perencanaan. Buat MIG dan PM berdua di cafe. Haha malam minggu kencan di mall ditemani oleh strategi execution perusahaan kami. Beraaattt... Tapi harus kuat. Ini melatih kemampuan managerial kami.

Dan yang paling berat lagi adalah menjalankan strategi yang telah dibuat dengan disiplin, tekun dan sistematis.

No excuse. Jangan bermalasan dan jangan beralasan.

Sekarang saya yg menjabat sebagai CEO. Ibarat seorang kapten kapal dimana posisi kapten kapal adalah di bagian atas sebuah kapal,  walaupun bisa turun melihat keadaan seluruh kapal. Maka seorang kapten harus bisa melihat jauh kedepan untuk melihat hal hal yang strategis.

Seorang kapten harus bisa melihat seberapa dekat posisi kapalnya dengan pulau tujuannya. Kapten kapal harus bisa melihat gelombang laut dari jauh sehingga dapat mengantisipasi jika ada badai yang menghantam.

Kapten kapal juga harus bisa melihat kapal kapal lain yang berlayar, sehingga bisa memperhatikan situasi para kompetitornya.

Membangun sistem bisnis bukan simsalabim besok jadi dan langsung sukses. Bukan seperti itu.

Ada rahasia besar yang hanya orang yang sukses saja yang tau, atau paling tidak menyadarinya.

Success is a process.

Sukses itu sebuah proses, tidak instan. Banyak orang tidak sukses karena dia percaya bahwa sukses itu bisa instan, bisa cepat, dan mendadak. Semuanya maunya serba cepat.

Sukses itu sesuai dengan kapasitas diri kita. Perbesar kapasitas diri kita dengan belajar, belajar dan belajar.

Ketika kita menjalani sebuah proses pasti akan ada banyak tantangan yang kita hadapi. Ada hal hal yang ternyata tidak sesuai dengan rencana yang telah kita buat. Ada hal hal yang terjadi di luar kontrol kita.

Maka hal hal tersebutlah yang akan menguatkan diri kita dan menumbuhkan kapasitas diri kita.

Kita tidak bisa mengandalkan kemampuan diri kita, kekuatan kita terbatas. Maka kita harus mengandalkan kekuatan Allah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kita cukup ikhtiar, hasilnya serahkan pada Allah Swt.

Percayalah, jika kita tawakkal maka Allah lah yang akan melipatgandakan usaha usaha kita.

Sukses di dunia dan sukses di akherat.

Jika kita tawakkal pada Allah maka Allah akan memberikan kebahagiaan di dunia dan di akherat.

InshaAllah...

Jadi sukses adalah ketika kita sudah ikhtiar secara maksimal dan hasilnya kita serahkan kepada Allah yang punya dunia dan akherat :)

Semoga bermanfaat.

Bisnis hebat, keluarga dekat, rezki manfaat

Tri Widayanti
Founder Komunitas Emakpreuneur Indonesia
 
Top