Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Reseller gag ada yang loyal. Terus buat apa dibimbing?

" saya sakit hati mba Tiwi, saya udah capek2 bimbing, ehh malah jualan produk lain. Yang lebih parah malah musuhin saya ".

Saya pernah mengalami Kegagalan Besar dalam membina Tim Reseller. Seorang Tri Widayanti pernah gagal dan hampir berputus asa.

Hujatan, cacian, keburukan saya diumbar umbar, hingga masalah yang saya sebenarnya tidak tau, tentang penampilan saya, tentang suami saya, dll.

Bahkan dengan sangat jelas mereka mendoakan di status facebooknya " kita tunggu kehancuran mba Tiwi ".

Yasudah apa yang terjadi maka terjadilah. Saya yakin semua yang sekarang sukses pasti punya ujian yang sama.

Maka saya memilih untuk mulai berbenah diri. Mulai mengevaluasi diri. Mulai belajar, belajar dan belajar lagi :).

Tidak ada kata menyerah dalam hidup saya. Gagal berarti harus belajar. Itulah motto hidup saya.

Dan satu hal yg pasti kami mulai semua dari nol lagi. Ngajarin reseller dari nol lagi.

Gag perlu baper. Hidup itu adalah bagian dari satu ujian ke ujian yang lain.

Jika memang gagal ya ayo bangkit lagi. Kenapa harus terjatuh pada lubang yang sangat dalam.

Kita udah tau nih bahwa kita salah. Yasudah ayo perbaiki. Ayo belajar lagi. Move on.

Banyak orang yang mengalami kejadian yang sama. Ya memang gitu lah ya resiko membina reseller. Resiko ini jangan sampai membuat kita malah malas membina tim lagi. Malas untuk edukasi tim kita.

Ketika reseller belum bisa apa - apa, maka tugas kita harus mengajarkan reseller tersebut. Ketika reseller kita mempunyai masalah, maka kita harus bisa membantu menyelesaikan masalahnya.

" kalau reseller cuma mau ngambil ilmunya, terus masarin produk lain? "

Ya disitulah seninya. Saya sendiri tidak mempermasalahkan reseller saya jualan produk orang lain. Bahkan ada yang jenis produknya sama seperti punya saya. Gag papa. Gag usah lebay.

Kita tidak bisa mengontrol & mengikat siapapun untuk FOKUS menjualkan produk kita, kalau ternyata dengan menjualkan produk orang lain dia lebih untung.

Fokus kita adalah memiliki reseller & membinanya untuk tumbuh.

Saat kita memimpin para reseller maka kita ibarat mempunyai para murid murid. Maka tanggung jawab kita adalah mensukseskan murid - murid kita.

Saya percaya ketika kita mau berbagi ilmu kepada oranglain maka disitulah letak keberkahan ilmu.

Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa mengajarkan suatu ilmu, maka dia mendapatkan pahala dari orang-orang yang mengamalkannya dengan tidak mengurangi sedikit pun pahala orang yang mengerjakannya itu." (HR Ibnu Majah)

Rasulullah SAW bersabda: "Sungguh Allah, para Malaikat-Nya, serta semua penghuni langit dan bumi termasuk semut dalam lubangnya dan ikan-ikan, sungguh semuanya mendoakan kebaikan bagi orang-orang yang mengajari manusia." (HR Tirmidzi).

Masya Allah. Wallahu a'lam bishawab.

Tri Widayanti
Founder Komunitas Emakpreneur Indonesia
Owner Fabil Group
 
Top