Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Ohhhh... Ternyata Ini Toh

Sambil duduk diam saya merenungi Ayat ini:
“Sesungguhnya Telah Ada pada diri Rosulullah suri Tauladan yang Baik” {Al-Ahzab: 21}
Saya ceklis satu-satu..
Ibadah Udah
Jualan Udah
Berdagang Udah
Reseller Udah
Tapi kenapa Hasilnya Berbeda?

Dulu Rosulullah, sahabat dan pedagang-pedagang arab lainya ko bisa bergelimangan harta yah?



Harta mereka bukan lagi ratusan  juta, tapi miliyaran.
Beberapa sahabat contohnya Umar bin khotob dan Abdurrahman bin Auf bahkan tembus trilliunan.
Umar mewariskan 11 triliyun ketika beliau wafat. Dan Abdurahman bin Auf , di kabarkan hartanya melebihi para sahabat

Bay the way, ini harta loh, bukan omset. Padahal yang dijual gak macam-macam.
Ada yang jual kain, ada yang jual madu, hewan ternak, hasil kebun.

Menariknya itu, mereka gak pakai copywriting, hypnowriting, covertselling dan lain-lain.
belum Ada youtube, belum Ada facebook, instagram, handphone dan tek nology lainya
Ko bisa gitu?

Atau Mungkin mereka gak pakai ilmu itu karena mereka gak jualan online. Hehee

Tapi pencapaian bisnis Rasulullah itu bukanlah pencapaian yang biasa loh.
Luarbiasanya lagi ketika mereka mencetak pencapaian akhirat.

Bayangin saja
Di dunia lapang, di akhirat menang

Siapa sih yang gak ingin seperti ini?
Malah aneh kalau ada yang gak mau,
Apapun itu, semua karena ijin Allah swt

Lama saya merenungi, apakah strategynya, apakah amalnya, apakah managementnya, apakan, apakah,, apakah..
mulai Bingung...
mulai mumet...
Karena keterbatasan ilmu saya

Meskiii...banyak teori yang menjelaskan hal-hal diatas. Dan mungkin juga setiap orang beda-beda menafsirkanya.

Akhirnya saya menemukan kesamaanya saat kumpul bersama Ulama yang menyamar jadi Mastah

Dan memang, apa yang dimiliki rasulullah  dan para sahabat itu tidak dimiliki banyak pedagang dijaman sekarang.

Apakah itu?

Itu adalah “akhlak”

Saat berbisnis, Rasul dan para sahabat memiliki akhlak terpuji.
Di Email ini, bisnis bukan lagi tentang strategy, dan jual beli, tapi juga “akhlak”

Ini juga menjadi Catatan bagi para
Reseller Billionaire Store yang lebih suka gabung via Link Whatsapp ini
http://bit.ly/JoinnViaWA
meskipun Anda di bimbing di grup, meski Anda belajar dari BONUS bukunya,
Bonus videonya, atau mungkin dengan Bonus ebook yang kami bagikan,
Tapi tetap pegang 1 poin ini "Akhlak"

karena benar, , ,
Siapa sih pembeli yang tidak suka jika sikap penjualnya terpuji?

Tidak ada pembeli yang suka sama penjual yang acuh, spmbong, bahkan seenaknya, iyakan?

Kita jualan, yang butuh pembeli itu kita. Jadi jangalah jadi penjual yang sombong, ketus, angkuh, pamer, Allahpun kurang suka, apa lagi mereka

Beli gak beli tetap ramah ke semua orang itu harus jadi sikap kita.
Sekarang...
masya allah, ada yang broadcast sembaragan, nyulik-nyulik orang ke grup semaunya saja, dan hal keji lainya.

Promosi via broadcast boleh, jeblosin orang ke grup boleh tapi ada aturanya.
Bisnis perlu "akhlak"

Kalau menjalankan bisnis kecil saja gak pake akhlak, gimana jalankan bisnis besar.
Dan jangan lah katakan pembeli itu PHP, bisa jadi caranya yang salah.

Jangan caci maki orang yang telat transfer bisa jadi mereka ada keperluan lain kan?
Apalagi sampai menghina pembeli di postingan statusmu. hayoo... ngakuuuu..

Bolehlah punya ribuan strategy jualan tapi libatkan akhlak mulia di strategy jualan anda.
Ada yang lebih bernilai dari omset, yaitu ridho Allah SWT,
katanya mau buka bisnis
biar lebih mandiri
lebih bermanfaat
bisa bantu banyak orang
biar diridhoi Allah, biar disayang Allah
tapi pas jualan malah sombong dan angkuh...
Ahh sudahlah...

Sebenarnya kembali lagi ke niat Awal kita berbisnis
Email ini hanya sebagai pengingat bagi diri saya Pribadi.

Jika berkenan, yuk Tobat Bareng (>_<)
 
Top