Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

JAHITAN BESAR

Narasi utama SSN adalah DESAIN KESEJAHTERAAN. Mendesain kesejahteraan menurut ideologi serikat ada 2 : BESARAN dan SEBARAN.

Di titik besaran, SSN bertekad menjadi enzim yang mempercepat pertumbuhan besaran ekonomi. Di tahun 2017 besaran ekonomi Indonesia di 13.588 T rupiah. Jika tumbuh rata-rata 5%, berarti hanya bertambah 650T per tahun. Sedangkan menuju negara sejahtera, kita perlu besaran di 30.000T. Terdapat selisih 16.500 T yang kemungkinan terkejar lebih dari 20 tahun. Artinya kita butuh PERCEPATAN.

Di titik sebaran, SSN menyoroti ketidak merataan distribusi kesejahteraan. Hari ini yang ngerti bisnis makin mengkapitalisasi kekuatan uangnya. Putaran uang beredar di sedikit orang. Membuka bisnis dengan pendekatan profesional hanya menyedot putaran uang dari bisnis kompetitor sebelumnya. Lagi-lagi yang terjadi adalah sentralistik kekayaan.

Menjawab tantangan besaran dan sebaran, think tank SSN menemukan jalan terang, bahwa sektor Agro adalah kunci menjawab kedua hal tersebut.

Dengan kembali mengaktifkan industri pertanian, perkebunan hingga perikanan, Negeri ini akan mendapatkan sumber PDB baru. Pangan yang semula impor bisa ditekan perlahan lewat produksi dalam negeri. Sudah jelas ini meningkatkan besaran PDB. Dan menekan defisit perdagangan. Bisa jadi surplus. Banyakan ekspor.

Dan dengan kembali menggalakkan sektor Agro baik ON-Farm maupun Off-Farm, SDM yang terserap akan sangat banyak, karena mengaktifkan industri agro ini berarti mengaktifkan sektor dari hulu ke hilir. Akan banyak tercipta lapangan pekerjaan baru, bahkan ruang peluang bisnis baru. Ini berarti dorongan bagi meratanya kekayaan ke banyak orang.

*****

Saat kunjungan ke DIY kemarin, kami diundang oleh PT Natural Nusantara (NASA) yang telah belasan tahun bergerak di bidang Agro Kompleks, terutama dalam pemenuhan nutrisi tanaman dan ternak.

Perusahaan ini ternyata memfokuskan diri pada riset agro kompleks, dimana hasil agro harus memiliki 3K : kualitas, kuantitas dan kelestarian.

Sedikit rangkuman tentang dahsyatnya NASA.

NASA telah mengembangkan teknologi pertanian, dimana 1 hektar panen padi yang semula 4 ton, dapat ditingkatkan menjadi 15 ton, dan cukup menanam benih sekali untuk tiga kali panen.

NASA juga telah mengmbangkan teknologi pendekatan nutrisi, yang semula 1 pohon hanya 1 buah melon, dengan teknologi nutrisi NASA bisa 8 buah. Begitu pun dengan jenis tanaman lainnya, terjadi peningkatan yang cukup signifikan.

NASA juga berhasil melakukan efektifitas penggunaan pupuk, yang semula 1 kg untuk 1 hektar, bisa diolah menjadi untuk 5 hektar dengan aditif tertentu.

NASA berhasil membangun teknologi pertanian di area pesisir pantai. Pasir pantai yang semula tidak mampu menyerap nutrisi, kemudian diolah agar mampu menjadi media tanam yang subur. Dengan pola ini, nelayan dapat membangun penghasilan hybrid, pertama dari mencari ikan dan yang kedua dari perkebunan.

NASA pun sangat agresif dalam melakukan penyuluhan pertanian. Disamping itu, NASA bahkan menyediakan industri hilir berupa network pemasaran untuk produk olahan hasil pertanian dan perkebunan.

NASA telah berinvestasi puluhan miliar pada riset peningkatan kualitas dan kuantitas hasil agro. Salah satunya adalah pengembangan 200 plasma nutfah buah langka yang sedang digarap serius oleh NASA.

Pertemuan dengan NASA berlangsung 3 seri pertemuan dengan 3 direktur yang berbeda. Alhamdulillah kami pun telah berbincang dengan Pak Hana selaku Direktur Utama NASA. Hampir 5 jam kami berbincang tentang potensi industri Agro.

Pertemuan ini tercetus atas narasi-narasi SSN tentang dunia pertanian, yang membawa kami pada dukungan dari pemerhati dunia agro. Terima Kasih atas mediasi Mas Nur Rokhim dan Kak Nirwana Tawil, sehingga terjadi pertemuan yang dahsyat ini.

SSN dan NASA berencana membangun workshop-workshop percontohan tanaman produktif buah langka, yang dapat menjadi pilihan bisnis model bagi petani muda masa depan.

SSN dan NASA juga berencana membangun konsep program penyuluhan pertanian, baik bagi pemilik lahan, pemilik modal hingga para pelaku agro di lapangan.

InsyaAllah, program kolaborasi SSN dan NASA pada sektor agro akan menjadi salah satu agenda di Kopdar Saudagar Nusantara di desember ini. Jauh dari hingar bingar semangat selebrasi, SSN bekerja serius untuk menghadirkan program pemberdayaan yang KONKRET bagi para anggota dan simpatisan.

Kembalinya gemuruh sektor agro ini akan mendaya gunakan lahan yang tidur, mengundang investasi langsung pada lahan, menggerakan serapan pada sektor hulu, dan mendorong naiknya PDB negeri di sektor produksi. Semoga.

*****

Detail isi pertemuan dengan NASA sebenarnya tidak ingin kami posting. Namun akhirnya banyak yang salah faham dengan SSN. SSN disangka hanya bekerja menyelenggarakan acara mentoring gratis yang alakadarnya dan tidak serius secara langsung bekerja mensejahterakan anggota. Pertemuan dengan NASA dan turunan MoU nya adalah bukti keseriusan kami dalam mendukung pertumbuhan ekonomi anggota.

Perusahaan NASA adalah salah satu perusahaan skala T non tbk. Dan setidaknya ada beberapa perusahan skala T lainnya yang sudah membangun komunikasi cukup intens. Relatif semua non tbk. Skala T pada sales, kami gak bicara valuasi. Penilaian sederhana dari revenue saja.

Ini harus kami sampaikan, karena inilah JAHITAN BESAR yang kami kerjakan secara seksama. Perusahaan besar pun ternyata sangat menyambut dan sangat ingin bekerjasama dengan UMKM. Setidaknya belasan bisnis model kerjasama kami rancang dengan NASA secara seksama. Semua untuk mempercepat lahirnya pertumbuhan ekonomi.

Jika UMKM diminta muter-muter di sektor kreatif, pertanyaan akan demand menjadi menantang. Banyak produk yang akhirnya gak jalan.

Di sektor agro, didepan mata kepala kita sendiri, buah-buah dari Thailand menjejali pasar Indonesia, padahal kita bisa menanam hal yang sama. Dan aktivis perkebunan NASA sudah banyak yang menggeser supply buah import di swalayan.

Ini tentang jahitan besar. Gerakan Serikat melayani semua level pengusaha, dari mikro sampai besar, dan mengkolaborasikannya dalam harmoni pertumbuhan ekonomi yang tidak saling makan.

Inilah dedikasi kerja yang sedang kami lakukan sekarang. Perjalanan puluhan kota bukan saja perjalanan "manggung", tetapi juga perjalanan gerilya menggali dan menambang potensi hebat negeri ini. Di pelosok-pelosok negeri, di sudut-sudut nusantara ini... terdapat mutiara berlian anak bangsa yang KURANG terkespose dengan baik. Akhirnya tidak terjahit baik dengan elemen lain.

Inilah ideologi BERJEJARING yang kami tancapkan di fikiran kami.

Jejaring ini dibangun untuk kemudian sama-sama ditumbuhkan dengan yang lain.

Kami membuka diri untuk hadir membersamai perusahaan-perusahaan nasional yang punya KEWARASAN merah putih. Kami siap membantu bertumbuh perusahaan-perusahaan besar nasional yang PUNYA HATI atas cita meratanya kesejahteraan anak bangsa.





Ijinkan kami membangun JAHITAN BESAR untuk negeri...

Berjejaring...
Bertumbuh...
Berdaya...
Semoga Allah ijinkan...

Rendy Saputra
Serikat Saudagar Nusantara (SSN)

Kontak SSN : 081 254 254 69
 
Top