Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Penjelasan Detail tentang MENTAL GRATISAN dari Mas Marsono Internet Marketer

Jaman Now banyak informasi berharga, konten bermanfaat bisa dinikmati dengan GRATIS.

Namun hati-hati, memiliki mental gratisan ternyata juga bisa membuat kita terpuruk dan jatuh. Kenapa? Mari kita coret-coret pagi ini, sambil menikmati ubi jalar ungu dan teh anget buatan istri.. eheeeemm..☺️



Mental gratisan pelan-pelan akan menghancurkan rasa penghargaan kita pada karya orang lain yang telah dibuat dengan kerja keras, susah payah dan keringat bercucuran..

Begitu kita kehilangan rasa menghargai pada karya orang lain, dengan otomatis kita juga membunuh rasa itu pada karya kita sendiri. Dan bisa jadi suatu ketika ini bisa berbalik dalam jejak sejarah hidup kita.

Mental gratisan memburu buku bajakan dalam bentuk PDF. Ini terjadi karena mental gratisannya sudah akut merasuk ke dalam diri. Banyak buku-buku premium berseliweran jadi PDF bahkan dijual dengan harga nyungsep..

Terkadang saya terkejut melihat orang bertanya, Mas buku itu ada PDF gak? Dimana ambil link downloadnya? Heeemm..

Mental gratisan semacam ini tidak akan membuat hidup kita menjadi barokah.
Contoh mental gratisan yang halus, tak berasa..😁

Bisa jadi seperti ini:
Selalu hanya memburu ilmu gratisan. Giliran dibuat premium dan harus bayar, langsung cemberut, muka sedikit kusam, dahi mengkerut.. hehe

Berburu ilmu gratisan memang boleh dan sah-sah saja.

Akan tetapi kalau mental gratisan itu yang terus dipelihara, dipupuk setiap hari, dan kadang dengan sikap memelas ingin meminta yang gratisan terus-menerus lalu pasang muka melas kalau harus berbayar, ini sikap hidup yang kurang elok.

Kenapa? karena menanamkan mental gratisan pelan-pelan tanpa kita sadari bisa masuk ke alam bawah sadar kita, terbawa kebiasaan disemua tindakan, dan akhirnya menciptakan sendiri “Nasib Gratisan”

Maksudnya, nasib dan rezeki kita juga akan sama dengan gratisan, murahan, jadi tidak bisa naik kelas menjadi kelas premium, pertalite, pertamax 92..😁

Pernah baca ini kan? “Investasi Terbaik, Investasi Leher Ke Atas”

Maksutnya Investasi Ilmu Premium, investasi yang memang penting untuk peningkatan otak dan kemampuan kita, sering kali harus ditebus dengan pengeluaran yang premium/ berbayar. Ini nyata!

Misal:
Ada tempat kursus online/ mentoring/ ecourse tentang FB Ads, lengkap video tutorial mulai dari a-z, disampaikan juga tips dan trik khusus berdasar pengalaman si mentor, biaya daftarnya hanya 799rb misalnya, sekali bayar, gratis konsultasi, update materi berkali-kali sesuai perkembangan facebook. Apa yang kita lakukan?

Kalau saya, karna sudah dianggarkan, diniatkan belajar, dan upgrade diri langsung saya sikat..😎

Harga 799rb jadi inget #AdsFormula ini [sinauim.com/ads-formula] saya mah, Makasih Om-om Mentor Ilmunya Jooosss.. #NoTag 😁

Kenapa langsung sikat? Karena materi tentang FB Ads, materi yang hampir wajib dimiliki seorang Internet Marketer, Pebisnis Online dan semua profesi kayaknya perlu untuk memperkenalkan produknya semakin luas via Online..

Dan gak kalah pentingnya, saya yakin Ilmu FB Ads kedepannya akan memberikan dampak yang luar biasa pada diri saya. Ini termasuk illmu YAKIN!

"Tanpa Ilmu Yakin, tindakan kita akan hambar tak berenergi"

Sayangnya, banyak orang yang masih terlalu lama mikir mengeluarkan 799rb itu. Daripada kesempatan dan dampak pada diri sendiri dan tim kedepannya dengan menguasai FB Ads.

Contoh lagi:
Ada buku teknis tentang instagram ini [bit.ly/TeknisIG], materinya komplit, mulai dari buka akun, membuat akun bisnis yang menjual, riset kata kunci yang tertarget, cara posting yg bisa memancing interaksi dan berujung klosing, study kasus pengalaman mentor yang sudah terbukti jualan laris, dll

Biaya ganti ongkos cetak hanya 200an ribu, berisi hal2 diatas misalnya. Apa yang kita lakukan? Kalau saya langsung angkut! gak perlu lama-lama, karena ini ilmu teknis/ tutorial dalam bentuk buku, gak perlu lagi kita cari browsing sana sini, play-stop-play-stop yutub, akhirnya gak dapat ilmu malah dapat kuota internet habis! Bahkan kalau dihitung2 lebih 200an ribu..

Duh biyuuuuuung.. ini salah satu resiko Mental Gratisan, kadang gak untung malah buntung..

Atau mungkin karena banyak orang mikir uang 200an ribu untuk meraih ilmu itu sebagai BIAYA yg kita keluarkan bukan BERINVESTASI.

Mikirnya, sayang ah keluarkan ratusan ribu. Kalau mikirnya gitu, Iya.
Karena fokus pikirannya pada biaya sekarang, bukan pada dampak yang bisa dihasilkan dari INVESTASI ratusan ribu itu.

Kalau orang hebat, mikirnya DAMPAK. Misal dengan hanya ratusan ribu, dia bisa belajar dari buku teknis instagram yang sudah terbukti laris. Dampaknya ilmu itu bagi peningkatan income dia bisa ratusan kali lipat dibanding investasi yang hanya ratusan ribu rupiah itu.

Mental gratisan fokus pada BIAYA. Mental premium/ berkelimpahan akan fokus pada DAMPAK Investasinya.

Praktisnya kita sebaiknya mengalokasikan dana tertentu untuk investasi demi peningkatan kapasitas isi kepala dan kemampuan kita.

Bisa 100rb per bulan atau 300rb per 3 bulan. Lalu kita belanjakan dana itu untuk membeli buku, ikut seminar atau daftar mentoring online, dll yang bermanfaat.

Misalkan suatu ketika nanti, saya merilis produk premium yang berbayar, semoga sudah pada siap semua ya, kan sudah nabung dari sekarang..😊

Itulah Seklumit tentang Mental Gratisan..
Boleh dishare, gak perlu ijin..😅

Salam Hormat,
Marsono [t.me/sinauim]

#40HariBermanfaat
#IndonesiaMenulis
#TulisanMarsono
#Day1
 
Top