Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Penjelasan tentang Workshop atau Pelatihan Bisnis itu Berbayar atau Gratis dari Christina Lie




๐Ÿ”นKenapa Workshop itu kok bayar?
๐Ÿ”นUdah kaya kok nge-charge?
๐Ÿ”นKenapa Pebisnis kok banyak yang buka Workshop?
๐Ÿ”นApa karena duit dari Workshop lebih menghasilkan daripada bisnisnya?

๐Ÿ”นUdah tajir kok menghisap darah Newbie?

๐Ÿ”ป๐Ÿ”ป๐Ÿ”ป๐Ÿ”ป๐Ÿ”ป๐Ÿ”ป

Statement diatas ini sering banget saya temui di timeline, di komentar, dll.

Sebelum status ini dianggap saya membela para penjual Workshop, saya cuma mau bilang bikin WS itu gak gampang, karena tanggung jawab yang dipikul setelahnya itu berat, after sales dll.

Saya juga bukan membela kasus WS berbayar yang ditinggalkan mentornya ditengah jalan yg saat ini lagi ramai dibicarakan, karena menurut saya itu salah total.

Menyoroti pertanyaan diatas saya coba JAWAB dengan PERTANYAAN balik ke yang sering memberikan statement diatas.

๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ

1. kamu sekolah, sampai universitas, apakah setelah lulus SMP, lulus SMA, lulus kuliah, itu Dosennya buka group di WA, telegram, di facebook untuk mentoring kamu hingga maut memisahkan? Nggak kan, lalu apakah kalian komplain? Nggak juga.

๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ

2. Jika kamu sering mengatakan Mastah penghisap darah Newbie, apakah pernah kalian mendengar istilah Newbie penghisap darah Mastah?

๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ

3. Udah tajir kok charge biaya?, baiklah, ini sama saja saya tanya balik -->

"Dagang udah balik modal dan profit kok masih jualan? kenapa gak dikasih gratis aja barang-barang jualannya?" , ATAU

"ih gila kamu ya, drophsip barang dari marketplace terus iklan di Facebook, mark-upnya kok tinggi amat sampai 2 hingga 3 kali lipat, untung dikit aja kan bisa"

๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ

4. Kenapa Workshop kok bayar?, bagi ilmu itu kan berfaedah
๐Ÿ‘‰ kamu sekolah dari kecil sampai gede bayar nggak? meskipun bayar, guru-nya pun tetap kamu sematkan sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, apakah ada yang pernah menyebut guru sekolah, atau dosen kuliahnya sebagai penghisap darah newbie?

๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ

5. Kenapa Workshop kok bayar?, sekarang kalau boleh saya bertanya kembali ke kamu

๐Ÿ‘‰ kamu menuntut ilmu, sekolah tinggi-tinggi, menghabiskan waktu berpuluh-puluh hingga beratus-ratus jam untuk belajar, keluar uang untuk seminar, workshop, buku, ebook, trial error yang menghabiskan banyak biaya

๐Ÿ‘‰ kemudian kamu melamar kerja di suatu perusahaan, apakah kamu rela gak digaji? Apakah kamu rela ilmu dan jerih payah kamu gak dihargai?

๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ

6. Workshop berbayar, apakah si pembuka Workshop memaksa kamu untuk ikut workshop dia? ..  nggak.

Sama saja ketika kamu berjualan, apakah kamu memaksa orang yang melihat iklan atau dagangan kamu itu untuk harus membeli produk tersebut?, nggak.

Semua transaksi dilakukan dalam keadaan sadar dan sifatnya win-win.

Si pembuka workshop dihargai ilmu-nya, kamu memiliki masalah, Mentor memiliki solusinya yang ditukar dengan uang kamu, kamu keberatan dengan biayanya, ya gak usah daftar ya toh.

๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ

7. Kenapa Pebisnis banyak yang buka workshop?

sebenarnya gak banyak, segelintir saja, bisa dibilang gak sampai 10% dari populasi para mastah.

Sekarang saya tanya balik, apa jadinya kalau gak ada workshop sama sekali, semua pebisnis menyimpan dalam-dalam ilmunya, ngapain juga share ilmu toh? nambahin pesaing aja, iya nggak?.

๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ

8. Apa karena duit dari Workshop lebih menghasilkan daripada bisnisnya?

๐Ÿ‘‰ gak bisa dipungkiri, ada, ada loh ya, gak semua, yang memang duitnya lebih gede dari hasil dia buka Workshop, tapi apakah itu salah?,

namanya juga pebisnis, seorang pebisnis akan melihat faktor apa yang menguntungkan, sama saja dengan kamu ketika menjual atau men-test banyak produk untuk dijual, produk mana yang akhirnya kalian sampai stock bahkan produksi sendiri?,

tentunya suatu produk yang bisa memiliki faktor repetisi tinggi, dan paling menguntungkan.

๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ

9. Loh kalau Pebisnis malah dapat duitnya lebih gede dari workshop dan bukan dari bisnisnya, padahal dia ngajarin gimana gedein bisnis, berarti workshopnya hoax dong?

๐Ÿ‘‰ gak juga, seorang pebisnis yang kemudian buka workshop, jika di batch pertama saja sudah banyak menuai kecaman karena ternyata ilmu yang diajarkan ternyata hoax,

tentunya lama kelamaan mati sendiri bisnis workshopnya. Sama saja ketika kalian menghire seorang staff yang resume-nya mengagumkan tapi setelah 1-2 bulan bekerja keliatan performanya ternyata hoax, pecat dong?.

๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ

10. Kenapa Pebisnis men-charge biaya Workshop, padahal sudah tajir?, karena mereka menghargai waktunya.

WAKTU buat orang tajir itu adalah sesuatu yang sangat berharga. Dulu saya pernah menulis bahwa Orang biasa dibayar berdasarkan waktu, lama mereka kerja, berapa mereka dibayar per jam, per bulan.

Mereka mengukur uang itu didapat dengan mereka menjual waktu.

Orang kaya, membeli waktu, karena waktu adalah satu satunya hal yg gak bisa digantikan, 1 menit yg kamu buang buat baca tulisan ini, 1 menit itu gak akan kembali. Kamu gak bisa gantiin waktu yg terbuang itu, Saya juga ga bisa gantiin.

Alasan orang kaya beli waktu, kenapa mereka "beli" talent, "beli" orang ya karena mereka ingin mencari orang yg akhirnya bisa membantu mereka menghemat waktu. bisa dicek tulisan saya di https://www.facebook.com/chistinalie/posts/10156448479313050

๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ

11. Menurut saya, orang yang selalu komentar "seharusnya orang sudah tajir itu bagi ilmunya secara gratis" ๐Ÿ‘‰

adalah orang yang tidak bisa menghargai orang lain

๐Ÿ‘‰ dan boleh dong kalau saya sebut juga sebagai Newbie penghisap Darah Mastah

๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ

12. Yang bagi ilmu gratis saja juga tidak berarti luput dari celaan kok. Dan yang mencela juga biasanya nih, memang hanya mencela, belum tentu juga jika workshop itu digratiskan, dia akan datang juga.

๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ

Akhir kata saya tegaskan.

Bikin Workshop itu tidak gampang, ada tanggung jawab yang dipikul setelahnya.

Dan  sulit menjalankan bisnis bersamaan dengan membuka workshop, kecuali bisnisnya sudah auto pilot. Pasti seiring waktu, akan ada salah satu yang di anak-tirikan.

๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ธ

Maaf jadi panjang,

Salam,
Christina Lie
 
Top