JOIN AGEN FREE

JOIN RESELLER FREE DAN BIMBINGAN SAMPAI BERHASIL

JOIN RESELLER FREE BIMBINGAN SAMPAI BERHASIL

PUSAT DESAIN WEBSITE

JASA WEB DESAIN PROFESIONAL 082226009834 (WA Only)

JASA WEB DESAIN PROFESIONAL 082226009834 (WA Only)

JASA PEMBUATAN WEBSITE MURAH 082226009834 (WA Only)

JASA PEMBUATAN WEBSITE MURAH 082226009834 (WA Only)

JASA DESAIN WEB MULAI 150.000

Follow by Email

Anda bisa mendapatkan FREE Buku di bawah ini


Buku Rahasia Sukses Pelaku Bisnis Online ISBN 978-602-61666-0-9 harga normal Rp 390.000,-

Buku Mahir Jualan Online ISBN 978-602-61666-1-6 harga normal Rp 290.000,-

ISBN Buku Website Gratisan Pencetak Uang 978-602-61666-2-3 harga normal Rp 480.000,-



Translate

FREE DOWNLOAD MODUL




https://api.whatsapp.com/send?phone=6282226009834&text=Saya%20ingin%20belajar%20dan%20konsultasi%20tentang%20panduan%20bisnis%20online%20jangka%20panjang%20ini
Anda bisa mendapatkan ebook karya M. Andis Wiyanto dari hasil praktek dan belajar bagi siapa saja yang ingin belajar memperoleh penghasilan dari internet. Anda memperoleh bimbingan, konsultasi FREE secara private sampai Anda berhasil selama kami dan tim mampu memberikan pelayanan maksimal untuk Anda. Penulis saat ini menjalankan bisnis online dengan beberapa bidang dengan produk antara lain yaitu kaos, percetakan, desain, sepatu, website, kursus, sambel pecel, buku, tikar, kosmetik, suplemen herbal, dan lain-lain. Anda bisa download GRATIS beberapa modul yaitu tentang Cara Mendulang Uang dengan Blog, Kunci Monestisasi Blog, Kunci Sukses Promosi Website, Menghasilkan Dollar Lewat Adsense, Panduan Etika Dalam Berinternet, Panduan Lengkap Agar Blog Anda Sakti dan Perkasa, Promosi Blog Spektakuler, Strategi Pemasaran Lewat Email, Tips agar Blog Disukai Search Engine, Tips Mempopulerkan Blog untuk Pemula, Tips Sukses Menjadi Affiliater, Yang Perlu Disiapkan untuk Bisnis Lewat Blog.

Jasa pembuatan website dan toko online murah mulai Rp 150.000.- sampai 50 juta segera hubungi 082226009834 (WA Only)

Paling Populer

Keuntungan Anda

> Langsung Online dalam 24 Jam
> Respon Cepat
> Tim Berpengalaman dan Profesional
> Keamanan Website Terjamin
> Backup data dan sistem daily
> Harga Terjangkau
> Garansi Uang Kembali 100%
> Desain Custom
> Akses Website Cepat
> SEO Friendly
> Tersedia Panduan Lengkap
> Gratis Konsultasi
> Pelayanan 24 jam

Anda bisa mendapatkan ebook karya M. Andis Wiyanto dari hasil praktek dan belajar bagi siapa saja yang ingin belajar memperoleh penghasilan dari internet. Anda memperoleh bimbingan, konsultasi FREE secara private sampai Anda berhasil selama kami dan tim mampu memberikan pelayanan maksimal untuk Anda. Penulis saat ini menjalankan bisnis online dengan beberapa bidang dengan produk antara lain yaitu kaos, percetakan, desain, sepatu, website, kursus, sambel pecel, buku, tikar, kosmetik, suplemen herbal, dan lain-lain.

Anda bisa download GRATIS beberapa modul di bawah ini.

Cara Mendulang Uang dengan Blog
Kunci Monestisasi Blog
Kuni Sukses Promosi Website
Menghasilkan Dollar Lewat Adsense
Panduan Etika Dalam Berinternet
Panduan Lengkap Agar Blog Anda Sakti dan Perkasa
Promosi Blog Spektakuler
Strategi Pemasaran Lewat Email
Tips agar Blog Disukai Search Engine
Tips Mempopulerkan Blog untuk Pemula
Tips Sukses Menjadi Affiliater
Yang Perlu Disiapkan untuk Bisnis Lewat Blog


Office

Administration
Jl. Ir. Soekarno, no. 183 Kota Blitar, Jawa Timur

Course
Jl. Sentot Prawirodirjo Kota Blitar, Jawa Timur

Nomor Rekening Pembayaran :
Atas Nama Mahasika Yulanda
No.Rek BCA 0901107474
Kode Bank : 014


Nomor Rekening Pembayaran :
Atas Nama M. Andis W
No.Rek BCA 0901171733
Kode Bank : 014

Minggu, 21 Oktober 2018

Penjelasan Lengkap tentang Sipoden Group Sipoden Support System

Penjelasan Lengkap tentang Sipoden Group Sipoden Support System



Sebagian orang mungkin masih belum tahu tentang Sipoden Group. Beberapa orang juga mungkin bertanya apa itu sipoden group? Apa sih arti atau pengertian tentang sipoden support system? Seperti baru mendengarnya. Mungkin ada juga yang ingin tahu manfaat, keistimewaan atau keunggulan atau keutamaan dari sipoden group ini.
























Owner dari Sipoden Group adalah M. Saifudin yang saat ini dalam mengurus beberapa website yang digunakan untuk membantu banyak orang sehingga membantu promosi produk atau jasa banyak orang dan produk atau jasa itu bisa semakin laris terjual. Jika terjual banyak maka perusahaan juga semakin berkembang. Saat ini Sipoden Group dalam proses pengembangan sipoden support system yang bermanfaat untuk membantu mempermudah para peserta yang belajar dan juga praktek memulai bisnis sehingga bisa lebih cepat menghasilkan uang dengan belajar melalui sipoden support system.


Jadi Sipoden Support System adalah tempat belajar untuk belajar orang-orang sehingga bisa menjadi lebih baik dan mampu membantu lebih banyak orang sehingga semakin banyak orang menjadi lebih sejahtera dibandingkan sebelumnya.


Produk dari sipoden group cukup banyak, tidak hanya satu produk saja. Saat ini ada produk website, aplikasi, fashion celana wanita. Untuk produk masih dalam tahap penambahan produk yang bisa bermanfaat bagi banyak orang.


Dengan adanya support system dan produk diharapkan para peserta lebih mudah dan cepat untuk mempraktekkan ilmu yang diperoleh dary sipoden support system.


Beberapa pelatihan di sipoden support system meliputi, internet marketing, public speaker, pelatihan bisnis, dan lain-lain.


Sipoden Support System adalah Program Pembelajaran untuk Meningkatkan Penghasilan dari Internet


Visi :

membantu lebih banyak orang supaya lebih sejahtera


Misi :

1. Setiap Orang bisa Membuat dan Mengelola Website

2. Memberikan Bimbingan Teknis untuk Riset Market

3. Memberikan Peluang untuk Berwirausaha dengan Memanfaatkan Internet


Rencana pengembangan produk dari Sipoden Group yaitu :


1. Sipoden Store (Menyediakan Produk utk Dijual berupa JSK jeans, website, aplikasi atau beberapa produk yang lain)

2. Sipoden Support System adalah Tempat Belajar yang di dalamnya terdapat Program Pembelajaran supaya lebih mudah bisa memulai bisnis online

3. Sipoden Mart, Toko yang isinya untuk bahan bahan makanan pokok dan kebutuhan sehari-hari

4. Sipoden Property, Bisnis Property

5. Sipoden Healthy, Jualan Produk Kesehatan

6. Sipoden Fashion, Produk Fashion

7. Sipoden Collection, Produk souvenir


Fans page facebook ada Sipoden Store dan salah satu tempat belajarnya yaitu SBO Sahabat Bisnis Online Indonesia

Senin, 15 Oktober 2018

FAKTA : SOLUSI MENGATASI ATAU MELUNASI HUTANG SEBESAR 7,7 MILIAR DARI DEWA EKA PRAYOGA

FAKTA : SOLUSI MENGATASI ATAU MELUNASI HUTANG SEBESAR 7,7 MILIAR DARI DEWA EKA PRAYOGA

Pasca tayangan I'm Possible tadi malam (14 Oktober 2018), tak disangka banyak banget orang yang langsung follow akun Facebook dan Instagram Saya. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang langsung curhat mengenai hutang-hutangnya. Misalnya:

"Kang, Saya sedang terpuruk sekali dan hutang Saya banyak, bla bla bla..."

"Sekarang Saya lagi punya utang 100 juta di bank, bla bla bla..."

"Saat ini Saya lagi dalam kondisi terpuruk,  hutang Saya banyak, suami Saya sudah tidak bekerja hampir 10 bulan, bla bla bla..."

...dan sejenisnya.

Ah, gila. Kalau kata kang Rendy Saputra, bener-bener bisa jadi Debt Counselor beneran dah! Tiap hari nerima curhatan hutang. Hahaha ðŸĪĢðŸĪĢðŸĪĢ

Baiklah. Izinkah Saya menyampaikan unek-unek dan pemikiran Saya tentang hutang. Boleh Anda simak, meskipun mayan panjang. Share juga ya. Bismillah...

Jadi gini...

Jika saat ini Anda berada dalam kondisi Debt Free, alias Bebas Hutang, maka hal tersebut harus benar-benar Anda syukuri dan dipertahankan. Saran Saya, jangan pernah sentuh hutang sedikitpun, kecuali Allah benar-benar takdirkan untuk itu. Maksudnya?

Seperti yang mungkin Anda tahu, kasus hutang Saya, sesungguhnya bukan murni hutang Saya.

Ya, ini adalah TANGGUNG JAWAB Saya atas kerugian bisnis yang dialami oleh ratusan orang teman yang menitipkan/menginvestasikan uangnya pada kawan Saya, LEWAT Saya.

Jadi, kejadian dan penyebab hutangnya memang UN-EXPECTED, bukan karena niat dan sengaja utang. Tidak.

Saat itu, Saya bisa saja lepas tanggung jawab dan bilang gini ke para investor, "Kalian tagih aja sana ke si ANU, lha duitnya di dia kok. Saya kan cuma Mediator. Bla bla bla...".

Namun, hal tersebut menunjukkan sikap TAK BERTANGGUNG JAWAB.

Saya diajari guru Saya, untuk TAKE RESPONSIBILITY di setiap kejadian. Apapun kejadiannya, baik atau buruk.

Sekilas, memang itu bukan salah Saya. Lha iya, wong duitnya langsung menuju dan Saya teruskan ke si ANU. Bukti dan data lengkap. Mau laporin Saya pun gak bisa. Weow! ☺️

Tapi, meminjam istilahnya Rendy ReZha, Saya menangkap Pesan Cinta-Nya...

"Wa, ambil tanggung jawab ini. AKU akan menolongmu. AKU akan membantumu...".

Yowis, ta ambil. Tanpa ba bi bu...

"Kawan-kawan, InsyaAllah total kerugian uang kalian yang terkumpul lewat Saya sebanyak Rp 7,7M, akan Saya kembalikan. Kapan? Gak tahu. Doakan..."

Otomatis banyak orang marah dan minta kepastian, "Iya masalahnya kapan?!!!".

Jawab aja, "Gak tahu, doakan. Tenang, Saya gak akan kabur. Ini akun FB Saya. Ini akun Twtter Saya. Ini Email Saya. Ini Nomor HP Saya. Kalau ada apa-apa, kontak aja. Saya gak akan kabur".

Hahaha... Gaya banget ya, belaga jadi pahlawan, aselinya mumet banget itu, sumpah. Hahaha 😅😂ðŸĪĢ

Dari ratusan investor dan puluhan mediator, hampir semuanya mengambil keputusan untuk TIDAK TAKE RESPONSIBILITY, "Pokoknya duit Saya harus balik, gimanapun caranya...".

Ya, hampir semua dari mereka nodong Saya dan minta duitnya balik. Yo jelas duitnya kagak ada di gue, lah...

Teringat seorang kawan yang datang ke Saya dan curhat mengenai hutangnya juga, ceritanya begini:

X: "kang, Saya baru aja bangkrut nih. Utang Saya mayan gede. Nyampe 300 juta. Kasih solusi dong, kang..."

Saya: "innalillahi, turut berduka ya. Itu gimana ceritanya?".

X: "ceritanya hampir mirip sama akang. Saya ditipu partner bisnis Saya, kang. Dia sekarang kabur bawa duit Saya. Kontaknya hilang, susah dihubungi...".

Saya: "oalah, ono ae. Bentar, sebelum Saya kasih solusi, Saya tanya dulu. Menurutmu, yang salah siapa?".

X: "dia lah, kang. Dia awalnya baik sama Saya. Makanya Saya percaya. Tapi lama kelamaan dia malah nusuk dari belakang, dan uang Saya dibawa kabur semuanya. Kesel banget Saya, kang...".

Sampai disini, Saya pun mulai tertawa ngakak di depan dia...

Saya: "Hahaha... ðŸĪĢðŸĪĢðŸĪĢ".
X: "lho, kok akang malah ketawa, sih?"

Rasa-rasanya dia mulai heran dari cara Saya memberikan konsultasi dan solusi...

Saya: "kamu tahu gak kesalahanmu apa?"
X: "lho, emang apa, kang?"
Saya: "kesalahanmu yang terbesar adalah ketika kamu tidak menyadari bahwa kejadian tersebut disebabkan oleh kamu sendiri...".
X: "lho, kok jadi Saya? Jelas-jelas dia yang nipu dan bawa kabur uang Saya, kang...".
Saya: "Nah, itu dia. Pertanyaannya Saya, yang percaya sama dia siapa?"
X: "saya, kang..."
Saya: "Yang naruh duit di dia siapa?"
X: "saya, kang..."
Saya: "Terus, yang mutusin berpartner dan bisnis bareng dia siapa?"
X: "saya, kang..."
Saya: "Sekarang, yang salah siapa?".
X: "Hmmm... saya, kang 😞😞😞😭".

Ya, hampir semua orang, manusiawinya memang pengen nyalahin orang pas ada kejadian yang gak mengenakkan.

Sama seperti kasus Saya 6 tahun lalu...

Saya bisa saja serahkan semua tanggung jawab ke si ANU, tapi hal tersebut tidak menyelesaikan permasalahan. Yang ada, malah nambah masalah baru.

Dicap gak bertanggung jawab...
Dituduh bener-bener penipu...
Dianggap lepas tangan...
Makin dibenci banyak orang...

...dan masalah lainnya.

Makanya, Saya putuskan ambil tanggung jawabnya. Hutang kerugian tersebut akan Saya ganti dalam waktu secepat-cepatnya. Gimana caranya? Teuing, kumaha engke we, lah. Aing mikir heula! 😁

Karenanya Saya salut dengan 2 orang mediator yang punya sikap serupa dengan Saya. Apa itu?

Take responsibility dengan kejadian.
Pasrah dengan keadaan.
Ikhlas gak nuntut ganti rugi.
Ridho duitnya hilang melatang.

Padahal, investnya gak dikit, lho...

Yang satu, sekitar Rp 165 juta-an.
Yang satu, sekitar Rp 300 juta-an.

Tapi dua orang ini gak nagih dan gak nuntut duitnya balik, malah berbalik nolongin Saya saat susah.

Jualan ceker pedas...
Jualan kerupuk pedas...
Ternak kambing, tapi pada mati...

Ah, pokoknya pedesss banget lah pengalamannya, sesuai namanya 🙈

Ya, mereka berdua adalah Mochammad Rizal (CEO Billionaire Store) dan Mirza G. Indralaksana (co-Founder Billionaire Store). Love u guys! 😘 #nggilani ðŸĪŠ

Meskipun mereka sama-sama korban kaya Saya, tapi mereka nrimo dan take responsibility terhadap kejadian.

Inilah bukti konsep keimanan pada Qodho-Nya Allah.

Diucapkan dan dipraktikkan. Kalau ada kejadian buruk, ya imani. Itu bukti bahwa Allah sayang sama kita. Kangen sama kita.

Pengen kita nangis di malam hari.
Pengen kita berlama-lama dalam sujud.
Pengen kita dekat sedekat-dekatnya.

Tak ada yang diduakan...

Tak menuhankan manusia.
Tak menuhankan uang.
Tak menuhankan kemampuan.
Tak menuhankan ikhtiyar.

Hanya Allah yang dituhankan. Titik, tanpa koma. Dan itu dibuktikan...

Buktikan dengan apa?

TAKE RESPONSIBILITY (ambil tanggung jawab) di setiap kejadian.

Bukankah kejadian tersebut tak mungkin terjadi melainkan atas izin-Nya?

Jadi, ridho, pasrah, ikhlas...

Jangan salahkan orang lain, walaupun secara hukum bisa jadi orang lain yang salah. Tapi ingat, kita tidak sedang bicara hukum dunia, tapi kita sedang bicara hukum langit. Allah lagi ngasih sinyal...

So, bersyukurlah bagi Anda yang gak pernah bersentuhan sama sekali dengan hutang ya. Syukuri akan hal itu. Berdoalah sama Allah, semoga Allah menjaga kita. Aaamin...

Lantas, bagaimana kalau seandainya kita udah terlanjur kecebur dalam hutang?

4 TIPE ORANG NGUTANG

Sebelum dijawab, yuk kita tebak-tebakan dulu. Perhatikan 4 tipe orang berikut ini:

1. Susah ngutang, gampang bayar
2. Susah ngutang, susah bayar
3. Gampang ngutang, susah bayar
4. Gampang ngutang, gampang bayar

Menurut Anda, diantara keempat tipe orang tersebut, manakah tipe orang ngutang yang paling berbahaya?

Hayoooo mana hayooooo.... 🧐ðŸĪ”

Sekilas, mungkin Anda akan menjawab tipe ke-3 lah yang paling berbahaya. Betul? Kenapa?

Karena GAMPANG NGUTANG, SUSAH BAYAR. Kan entar susah nagihnya, kang...

Pertanyaannya, apakah benar tipe seperti ini yang paling berbahaya?

Eits, ternyata enggak. Bukan yang itu.

Mari kita bahas satu per satu...

Tipe pertama, Orang yang SUSAH NGUTANG, GAMPANG BAYAR. Bisa jadi mereka tipe orang yang memegang prinsip “anti hutang” dalam hidupnya. Jika sekiranya tidak perlu hutang, kenapa harus berhutang. Jika sekiranya masih bisa diusahakan, sebisa mungkin tidak berhutang. Hidupnya lapang dan berkecukupan. Kalaupun dihadapkan pada kondisi berhutang, mereka akan gampang bayarnya. Mereka adalah orang-orang yang amanah.

Tipe kedua, Orang yang SUSAH HUTANG, SUSAH BAYAR. Mereka adalah orang yang sedang bangrkut, kesulitan, dan berada di titik nadir. Prinsip hidupnya mungkin anti hutang, tapi ketika keadaan memaksa dia berhutang, entar karena ditipu teman, kecelakaan, nanggung hutang keturunan, dll, dia akan kesulitan untuk bayar. Karena memang hidupnya sulit. Orang seperti ini biasanya banyak ditemukan pada mereka yang kena kejadian tak diduga-duga (Un-Expected). Penyebabnya apa? Bisa jadi ujian, bisa jadi cobaan, bisa jadi azab. Wallahu'alam.

Tipe ketiga, Orang yang GAMPANG NGUTANG, SUSAH BAYAR. Mereka adalah orang yang benar-benar hidup susah. Ibarat kata, untuk makan aja susah, dan mesti ngutang. Keadaan ekonominya miskin, mentalnya juga miskin, sehingga mudah hutang. Kalau orang miskin tapi mentalnya kaya, mereka pasti akan berusaha semaksimal mungkin untuk tidak minta-minta dan berhutang. Tapi sayangnya tipe ini bermental miskin, sukanya meminta-minta, termasuk meminta uang dengan berhutang.

Tipe keempat, Orang yang GAMPANG NGUTANG, GAMPANG BAYAR. Mereka adalah orang-orang yang paling diwaspadai. Inilah yang paling berbahaya. Mengapa? Mungkin ketika bayar gampang, tapi bisa jadi hasil dari hutang juga. Prinsipnya, yang penting hutang yang terdahulu lunas, nanti baru memikirkan bagaimana cara melunasi hutang yang baru. Jika Anda memberikan hutang kepada orang seperti ini, hati-hati, siap-siaplah Anda kehilangan uang Anda. Mereka adalah orang-orang bermental ‘penjahat’. Dan tipe ini biasanya yang menghalalkan segala cara untuk bisa bergaya. Hidupnya kebanyakan gaya. Gaya hidupnya lebih gede daripada penghasilannya. Huffh! ðŸ˜Ī

Jadi, sekarang udah jelas ya, mana tipe orang yang paling berbahaya...

Pastikan Anda gak termasuk tipe yang keempat. Maksa ngutang untuk memenuhi keinginan dan gaya hidup.

Kuncinya: SABAR aja. dan TERUS BERJUANG.

Kalau memang belum sanggup beli Mobil, nggak usah maksa Leasing. Motoran aja...

Kalau memang belum sanggup beli Rumah, nggak usah maksa KPR. Ngontrak aja...

Kalau memang belum sanggup beli Kantor, nggak usah maksa Ngutang. Nyewa aja...

Intinya: Jangan pusing dengan penilaian orang. Pusinglah dengan nasibmu di masa depan jika itu semua kamu lakukan.

PENYEBAB HUTANG

Sekarang, mari kita analisa 3 hal yang menyebabkan seseorang berhutang

1. UNDER EARNING

Ini terjadi karena penghasilan mereka yang terlalu kecil dibandingkan pengeluaran untuk kebutuhannya sehari-hari. Kasarnya, untuk makan dan bertahan hidup saja susah, sehingga terpaksa harus berhutang.

Solusinya: Anda harus memperbanyak SUMBER PENGHASILAN ANDA. Jangan hanya mengandalkan satu pipa penghasilan saja. Perbanyak pipanya, per besar incomenya.

2. OVER SPENDING

Boros! Itulah kuncinya. Mereka yang memiliki penghasilan yang cukup tapi pengeluarannya pun cukup besar. Penghasilannya mungkin akan menutupi kebutuhan hidupnya, tapi mereka tidak bisa mengontrol keinginan-keinginan pribadinya yang begitu besar sehingga boros.

Solusinya: Anda harus hidup SEDERHANA. Coba lihat kembali pengeluaran Anda setiap bulannya, mana saja yang bisa Anda hemat.

3. UN-EXPECTED EVENT

Jika penyebab pertama dan kedua terjadi karena kontrol penuh si penghutang, penyebab ketiga ini terjadi di luar kontrol dirinya. Biasanya terjadi karena kecelakaan dan sesuatu yang tidak diduga-duga, seperti kecolongan, ditipu teman, kebanjiran, longsor, dan lain-lain. Karena sesuatu yang tidak diduga-duga itu, mereka harus terpaksa berhutang karena harus menanggung kerugian tersebut.

Cara termudah agar Anda tidak bermental MUDAH HUTANG adalah dengan mengenal dan menghindari tiga penyebab hutang di atas. Karena ketika Anda mengenalinya, Anda akan berusaha semaksimal mungkin untuk tidak melakukan hal-hal yang berpotensi jadi hutang. Misalnya, Anda akan fokus untuk memperbesar pemasukan Anda, melakukan tracking income dari mana saja, melakukan perencanaan keuangan untuk kehidupan pribadi dan bisnis, tidak boros, lebih berhati-hati dalam membuat keputusan, dan lebih mendekat kepada-Nya agar dihindarkan dari bencana besar, dan lain-lain.

CARA LUNASIN HUTANG

"Terus, cara lunasin hutangnya gimana, kang?"

Jawab: BAYAR! 😁👊

"Iya gimana caranya, kang?"

Jawab.
1. Jualan
2. Bisnis
3. Sedekah

Fokusin ke tiga hal itu.

Plus, saran Saya, baca buku 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula. Itu wajib! Supaya Anda gak kena lagi. Ambil pelajaran berharganya. Mahal ilmunya, tapi murah harga bukunya, cuma Rp 70rb.

(Kalau mau beli, bisa hubungi admin website ini

Tapi saran Saya, selain baca buku tersebut, Anda jangan terlalu fokus ke teknisnya dulu. Terus?

Kalau kata Mas Saptuari Sugiharto, Fokus aja PDKT sama Allah. Caranya?

Pertama, Taubat Nasuha.

Apapun alasannya, pastikan kita segera taubat dan menyesali segala dosa yang telah diperbuat, serta berusaha sekuat tenaga untuk tidak mengulanginya lagi. Kenapa? Jangan tanya kenapa, cobalah merenung dan berpikir: sudah berapa banyak dosa yang telah diperbuat selama ini? Renungkan.

Kedua, Pasrah Total.

Dalam kondisi bangkrut dan punya hutang, sadarilah bahwa sungguh Maha Besarnya Allah dan betapa kecilnya kita. Pasrah saja. Ridho dengan keadaan yang ada. Terima segala kemungkinan yang terjadi. Pasrahkan diri kita hanya pada-Nya.

Ketiga, Bantu Orang Lain.

Ingatlah sabda Rasulllah SAW, "Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hambaNya selama hambaNya itu suka menolong saudaranya”. (HR. Muslim). Bantu orang lain dahulu, dibantu Allah kemudian.

Keempat, Tingkatkan Amalan Harian.

Shalat Dhuha, Tahajud, Tadarrus Al-Qur'an, Sholat Tepat Waktu, Shubuh Berjamaah, Dzikir, dan amalan-amalan harian lainnya harus ditingkatkan. Dekati Allah, supaya Allah kasih solusi dari arah yang tidak disangka-sangka.

Kelima, Persering Silaturrahmi.

Dibalik silaturrahmi, ada rezeki. Yakinilah itu. Coba perbaiki hubungan dengan orang tua, pasangan, keluarga, sanak saudara, rekan kerja, dan teman-teman kita. Hubungi mereka jangan pas ada butuhnya saja. Ingat itu. Ingat.

Keenam, Perbanyak Sedekah.

Sedekah itu bukan dari yang kaya ke yang miskin, tapi dari yang mau ke yang membutuhkan. Bahasa langit itu bukan kaya dan miskin, tapi lapang dan sempit. Orang kaya bisa jadi sempit, kalau dia pelit. Orang miskin bisa jadi lapang, kalau dia dermawan.

Ketujuh, Minta Doa Orang Tua.

Doa orang tua bisa langsung tembus ke langit. Jangan sungkan minta doa orang tua agar hutang kita dilunaskan. Ok?

Ya. Fokuskan diri untuk deketin Allah. Gak usah sibuk mikirin gimana teknis dan cara nyelesainnya. Gak akan kepikiran! Biarkan Allah yang bimbing langkah kita...

Rezekinya tak diduga-duga, tahu-tahu LUNAS tak tersisa! Beneran...

Yuk, lunasi hutang kita...

"Berhati-hatilah kamu dalam berhutang, sesungguhnya hutang itu mendatangkan kerisauan di malam hari dan menyebabkan kehinaan di siang hari. (Riwayat Al Baihaqi).

Jangan sampai entar jiwa kita terkatung-katung, hanya gara-gara utang...

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda, "Jiwa seorang mukmin itu terkatung-katung dengan sebab utangnya sampai hutang dilunasi." (HR. Ahmad)

Bahkan, Rasulullah pernah menjelaskan, sekalipun seorang mukmin tersebut mati dalam keadaan syahid, hutangnya akan tetap ditangguhkan.

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash ra, bahwa Rasullah SAW bersabda,

"Orang yang mati syahid diampuni seluruh dosanya, kecuali utang."(HR. Muslim)

Mengingat begitu beratnya perkara hutang ini, semoga sebelum meninggal,  hutang-hutang kita sudah terlunasi. Aamiiiin...

Lemes juga nih nulisnya. Hehe 😁

Jangan lupa baca buku 7KFPP, pesen dengan menghubungi admin, ambil pelajaran disana. Ok? Hehe.

Semoga bermanfaat ya. Maaf kalo kepanjangan... Boleh dishare.

Jumat, 05 Oktober 2018

Rahasia Sukses Jualan dengan Main Facebook Oleh Dewa Eka Prayoga

Rahasia Sukses Jualan dengan Main Facebook Oleh Dewa Eka Prayoga



Kemarin seharian Saya iseng-iseng scrolling Facebook dan beberapa linimasa  personal dari beberapa akun yang Saya follow. MasyaAllah, banyak insight.

Tapi, postingan ini gak bermaksud untuk bahas insight tersebut, justru malah sebaliknya, Saya pengen share catatan-catatan penting yang bisa Anda jadikan referensi atau rujukan ketika ingin posting status di Facebook. Bismillah...

Begini. Terkadang, bahkan seringkali, kita ini ngepost status yang menurut kita penting, padahal aslinya gak penting-penting banget buat teman-teman di FB. Misal, ngepost aktivitas atau kegiatan terupdate. Atau, ngepost semua hal tentang diri kita di FB. Hmm. Facebook berbeda DNA-nya dengan Instagram. Kalau Instagram, daily activity seperti itu memang cocok banget, bagus malah. Tapi kalau Facebook, jangan heran kalau engagementnya dikit. Lha apa pentingnya bagiku? Kata teman-temanmu.

Namun bagi Saya, itu masih wajar. Gak masalah, wong itu akun Facebookmu. Mau eksis, mau gak eksis, mau post apapun, terserah. Karena yang punya akun kan kamu. Sakarepmu!

Tapi.... coba jaga perasaan teman-temanmu, jangan sampai melukai hati dan perasaan mereka.

Tanyakan pada diri kita sendiri sebelum pencet tombol share dan ngepost:

"Apakah postinganku akan menyakiti hati orang lain?"

"Apakah postinganku nanti akan melukai perasaan teman-temanku?"

"Apakah postinganku nanti akan membuat mereka terluka?"

...dan sejenisnya.

JANGAN ASAL POSTING

Bukan kenapa-napa, sayang, kalau punya akun Facebook hanya digunakan untuk memposting hal-hal yang membuat orang lain tersakiti dan menebarkan kebencian. Daripada begitu, mending diam. Scrolling aja udah, atau share postingan orang lain yang lebih bermanfaat dan menebarkan kebaikan.

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” (HR. Bukhari).

Ingat, mulutmu mungkin diam, tapi jempolmu itu suatu saat akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat kelak.

Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu pernah berkata, "Seseorang mati karena tersandung lidahnya. Dan seseorang tidak mati karena tersandung kakinya. Tersandung mulutnya akan menambah (pening) kepalanya. Sedang tersandung kakinya akan sembuh perlahan.”

Noted ✍️

Saya pribadi banyak belajar terkait hal ini.

Postingan "jadul" Saya di tahun sekian, seringkali menyulut emosi orang lain. Saya mohon maaf akan hal itu. Saya minta maaf kalau banyak yang tersakiti. Saya banyak salah... 😭

Makin kesini, Saya makin belajar untuk menjaga perasaan orang, walaupun terkadang blak-blakan juga. Hahaha. Karakter bawaan oroknya emang udah gini sih, duh ya Allah. Astagfirullah...

Kemarin Saya lihat postingan seseorang, gak cuma sekali, tapi berkali-kali, seringkali orang ini mencounter bisnis atau pribadi tertentu.

Kok tahu? Ya jelas tahu, karena tiba-tiba banyak yang japri Saya, nanyain maksud postingannya dan arahnya kemana.

Nah bagi siapapun yang baca, saran Saya jangan suka baperan. Jangan suka merasa postingan orang lain itu spesial untukmu. Kalaupun benar, anggap aja itu kritikan dan evaluasian buat kita kedepan agar lebih baik. Kalau memang salah, ya gak usah baper. Respon dengan positif.

Kalau kata kang Harri Firmansyah R, kualitas hidup kita tergantung kualitas respon kita.

Makin bagus responnya, InsyaAllah makin baik buat kitanya. Keep positive aja.

Salah satu sosok yang bagi Saya luar biasa amazing adalah Ownernya B ERL Cosmetics. Saya gak mau mention orangnya, takut kepedean. Haha.

Kenapa salut? Karena sesering apapun orang yang nyoba nyepet-nyepet dia, beliau tetap respon dengan sikap positif. Dan hal tersebut terpancar ke seluruh tim penjualannya, walaupun pada dasarnya mereka bersaing, tapi mereka saling dukung, saling doakan, dan saling mengapresiasi satu sama lain.

Di satu sisi, karena Saya pun punya banyak klien dan kerjasama sama bisnis-bisnis lain, terkadang kalau ada orang yang nyinyir gitu, mereka malah berkomplot untuk menyerang. Auranya negatif. Dendaman. Huhh... Nah kalau Ownernya B ERL Cosmetics beda. Buat campaign promosi pun fokus ke benefit produknya, gak pernah jelek-jelekin produk orang lain. Salut!

Back to topic lagi...
Lantas, apa yang sebaiknya kita post?

Saya punya beberapa tips, ini hanya sebagian kecil isi buku terbaru Saya nanti lanjutan #GaraGaraFacebook. Boleh Anda coba, silakan catat, dan InsyaAllah bisa langsung dipraktikkan. Apa aja itu?

Pertama, CURHAT POSITIF.

Ya, curhat positif.

Anda bisa share curhat Anda di Facebook, tapi hanya yang positif. Misal, pengalaman belanja produk tertentu, atau testimoni dari produk yang baru Anda beli.

Intinya: pilih-pilih topik.

Mana yang mau dicurhatkan ke publik, mana yang mesti disimpan baik-baik.

Gak semua curahan hati harus dipost di Facebook, biarlah Allah menjadi tempat terbaik untuk curhat. Catat baik-baik...

Kedua, KISAH INSPIRATIF.

Ya, kisah inspiratif.

Kalau Anda punya pengalaman pribadi yang inspiratif, atau kisah orang lain yang pernah Anda dengar dan memang inspiratif, Anda bisa membagikan kisah tersebut di Facebook.

Harapannya, ketika Anda membagikan kisah tersebut di postingan, maka akan ada banyak orang yang terinspirasi dan tergerakkan hatinya untuk jadi lebih baik.

Tentu, ketika orang lain bisa berubah menjadi lebih baik, dan itu lewat wasilah postingan kita yang inspiratif, maka kita pun bakal kecipratan pahalanya. InsyaAllah...

"Barangsiapa menunjukkan kebaikan maka baginya pahala yang serupa seperti yang ditunjukkinya"

Ketiga, TIPS & TRIK.

Ya, tips & trik.

Kalau Anda punya tips & trik terhadap topik tertentu atau punya cara menyelesaikan permasalahan tertentu, jangan ragu untuk membagikan itu semua di Facebook.

Jangan takut ilmu dicuri orang. Justru semakin dibagikan, semakin berkah.

Jangan pelit berbagi tips, trik, dan pengalaman. Bisa jadi itu menjadi ajang kita untuk berbagi manfaat antar sesama.

"Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya"

Keempat, ULASAN KEJADIAN.

Ya, ulasan kejadian.

Kalau Anda baru aja ngalamin kejadian tertentu, atau baru aja nonton film, baca buku, ngobrol sama temen, dan sejenisnya, maka Anda pun bisa jadikan iu semua sebagai bahan postingan di Facebook.

Anda bisa ulas hikmahnya.

Apa sekiranya ibroh, hikmah, atau pelajaran yang bisa Anda ambil dan bisa dishare ke teman-teman Facebook Anda?

Share aja di Facebook. Bahas. Ulas. InsyaAllah bermanfaat juga buat mereka.

Kelima, UNEK-UNEK & MASUKAN.

Ya, unek-unek & masukan.

Kalau Anda punya unek-unek atau masukan yang ingin disampaikan tentang situasi ekonomi, politik, negara, agama, dan lain-lainnya, bisa Anda sampaikan di postingan Facebook Anda.

Inilah yang dilakukan kang Rendy Saputra akhir-akhir ini hingga mendapatkan ratusan bahkan ribuan share di setiap postingannya. Narasi kebangsaan!

Selama unek-unek dan masukannya baik, InsyaAllah akan ada banyak orang yang dukung dan share. Cobain.

Keenam, DOA & MENDOAKAN.

Ya, doa & mendoakan.

Apa salahnya sih mendoakan teman-teman kita di Facebook. Bukankah kita harus saling mendoakan satu sama lain?

Selain niatnya baik, engagement di Facebookpun akan tinggi. Gak percaya? Coba aja. Postingan-postingan Saya dengan topik ini direspon oleh ribuan orang, sampai-sampai yang komenpun nyampe ribuan. Kenapa? Karena baik. Mendoakan orang lain itu baik.

Ketujuh, AJAKAN.

Ya, ajakan.

Ajakan untuk lebih baik.
Ajakan untuk berbuat baik.

Inilah peran kita sebagai penda'wah. Bagi muslim, Da'wah itu wajib. Maka jangan sungkan untuk menjadikan Facebook sebagai wadah da'wah (ajakan) kita.

Jangan jualan melulu.

“Kalian adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.” (QS: Ali Imron 110)

Ingat, da'wah itu wajib, bisnis itu pilihan.

Jangan sampai yang wajib dilupakan, yang pilihan malah diprioritaskan. Kebalik.

...DAN MASIH BANYAK LAGI.

Ingat, perkataanmu di Facebook kelak akan dipertanggungjawabkan.

Kalau sekiranya postinganmu itu gak bermanfaat, mending diem aja, atau cukup share status-status yang memang baik dan menebar manfaat.

Rasulullah pernah bersabda:

"Barangsiapa bisa memberikan jaminan kepadaku (untuk menjaga) sesuatu yang ada di antara dua janggutnya dan dua kakinya, kuberikan kepadanya jaminan masuk surga.” (HR. Bukhari)

Saling mengingatkan ya!
Boleh dishare, untuk saling mengingatkan.

Oh ya, sebelum lupa, kalau mau belajar cara nulis postingan yang ada faedahnya PLUS menjual, Saya ada workshop bulan depan.

Infonya cek disini ya: http://supersoniccopywriting.com. Semoga bermanfaat :)

Interested for our works and services?
Get more of our update !